Tangisan yang Membuat Mata Terhindar dari Api Neraka
Rabu, 19 Oktober 2022 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Imam Ibnul Jauzi mengatakan, Tidakkah kalian menangis karena takut akan kehausan di Hari Kiamat!? Saat segenap manusia dikumpulkan, sedang bibir mereka pun telah kering, tetapi mereka tidak bisa untuk mendapatkan air kecuali dari telaga Nabi. Suatu kaum dibolehkan minum dari padanya, sedang yang lainnya dilarang. Ketahuilah, bahwa seseorang yang menangis karena takut kehausan pada hari itu akan diberi minum dari mata air (Surga) Firdaus.”
Menangis yang mendapat Rahmat Allah Ta'ala tangisan cinta kepada-Nya. Saking cintanya, seorang hamba takut jika Allah murka kepadanya lalu dia kerap menangis karena Allah.
Tangisan yang mendapat balasan ampunan adalah tangisan ilahiah. Bukan tangisan melankolis dan meratap karena memikirkan hal-hal duniawi. Juga bukan tangis karena sedih melihat film-flim atau drama yang penuh tipuan.
Seorang mukmin akan menangis ketika ayat Al-Quran dibacakan dan ketika membaca perjuangan para Nabi dan Sahabat membela Islam kita sulit menangis dan tersentuh. Mukmin tidak akan mudah tersentuh ketika menonton film yang notabenenya sandiwara dan ketika membaca cerita fiktif. Tangisan seorang mukmin bukan tangisan remeh seperti itu melainkan tangisan keimanan.
Orang yang menangis karena hanya Allah Ta'ala semata maka akan mendapat kedudukan terhormat di sisi Allah. Karena orang seperti itu telah mengikuti jejak para nabi yang telah diberi nikmat oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Allah Ta'ala berfirman :
"Mereka itulah orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu dari (golongan) para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang yang Kami bawa (dalam kapal) bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil (Ya'qub), dan dari orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pengasih kepada mereka, maka mereka tunduk sujud dan menangis." (QS. Maryam : 58)
Baca juga: Keutamaan Menangis Karena Allah Ta'ala
Wallahu A'lam
Menangis yang mendapat Rahmat Allah Ta'ala tangisan cinta kepada-Nya. Saking cintanya, seorang hamba takut jika Allah murka kepadanya lalu dia kerap menangis karena Allah.
Tangisan yang mendapat balasan ampunan adalah tangisan ilahiah. Bukan tangisan melankolis dan meratap karena memikirkan hal-hal duniawi. Juga bukan tangis karena sedih melihat film-flim atau drama yang penuh tipuan.
Seorang mukmin akan menangis ketika ayat Al-Quran dibacakan dan ketika membaca perjuangan para Nabi dan Sahabat membela Islam kita sulit menangis dan tersentuh. Mukmin tidak akan mudah tersentuh ketika menonton film yang notabenenya sandiwara dan ketika membaca cerita fiktif. Tangisan seorang mukmin bukan tangisan remeh seperti itu melainkan tangisan keimanan.
Orang yang menangis karena hanya Allah Ta'ala semata maka akan mendapat kedudukan terhormat di sisi Allah. Karena orang seperti itu telah mengikuti jejak para nabi yang telah diberi nikmat oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Allah Ta'ala berfirman :
اُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ مِّنَ النَّبِيّٖنَ مِنْ ذُرِّيَّةِ اٰدَمَ وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوْحٍ ۖ وَّمِنْ ذُرِّيَّةِ اِبْرٰهِيْمَ وَاِ سْرَآءِيْلَ ۖ وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَا جْتَبَيْنَا ۗ اِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِمْ اٰيٰتُ الرَّحْمٰنِ خَرُّوْا سُجَّدًا وَّبُكِيًّا
"Mereka itulah orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu dari (golongan) para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang yang Kami bawa (dalam kapal) bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil (Ya'qub), dan dari orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pengasih kepada mereka, maka mereka tunduk sujud dan menangis." (QS. Maryam : 58)
Baca juga: Keutamaan Menangis Karena Allah Ta'ala
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :