Keutamaan Mukmin, Semua Urusannya Baik dan Menakjubkan

loading...
Keutamaan Mukmin, Semua Urusannya Baik dan Menakjubkan
Beruntunglah jadi seorang mukmin, semua urusannya diganjar kebaikan. Jika mendapat musibah ia bersabar dan apabila diberi nikmat dia bersyukur kepada Allah. Foto/ist
Menjadi mukmin merupakan nikmat terbesar dari sekian banyak nikmat Allah. Bersyukurlah ketika Allah menjadikan kita orang yang beriman (mukmin).

Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman yang artinya: "Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Rabb-nyalah mereka melihat." (QS Al-Qiyamah ayat 22-23)

Keutamaan Mukmin juga dipuji oleh Rasulullah SAW dalam sabda beliau. Perlu diketahui, status mukmin lebih tinggi dari sekadar muslim. Muslim artinya orang yang beragama Islam dan berserah diri kepada Allah.

Sedangkan mukmin artinya orang Islam yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka beriman dan beramal saleh. Jadi tidak semua muslim disebut mukmin. Sebaliknya seorang mukmin sudah pasti seorang muslim.

Berikut ini keutamaan seorang mukmin dan ganjaran yang diperolehnya. Rasulullah SAW bersabda:

وَعَنْ أبي يَحْيَى صُهَيْبِ بْنِ سِنَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «عَجَباً لأمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ ، وَلَيْسَ ذَلِكَ لأِحَدٍ إِلاَّ للْمُؤْمِن : إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خيْراً لَهُ » رواه مسلم

Dari Abu Yahya yaitu Shuhaib bin Sinan radhiyallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh menakjubkan keadaan seorang Mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang Mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya." (HR Muslim, 2999)

1. Bersyukur Saat Mendapat Nikmat
Seorang mukmin ketika mendapat nimat ia bersyukur. Ketika diberi nikmat berupa kesehatan, kecukupan harta, keselamatan dan kedudukan, ia bersyukur kepada Allah. Sikap syukur ini pun mendapat pujian dari Allah.

Imam Qurthubi menceritakan kisah Nabi Dawud bertanya kepada Allah bagaimana cara bersyukur. "Ya Rabb, bagaimana caraku bersyukur kepada-Mu atas nikmat-Mu yang selalu ada setiap saat?"

"Sekarang kamu sedang bersyukur wahai Dawud," jawab Allah.

Inilah hakikat dari bersyukur, mengakui bahwa nikmat berasal dari Allah, bukan karena usaha kita atau lainnya. Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik doa adalah mengucapkan Alhamdulillah (segala puji bagi Allah)." (HR Tirmidzi 3383)

2. Bersabar Saat Sulit atau Ditimpa Musibah
Keutamaan seorang Mukmin berikutnya adalah bersabar jika mendapat musibah atau hal yang tidak menyenangkan. Seperti pesan Nabi di atas, "Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya."

Mukmin yang bersabar merupakan golongan yang dicintai Allah sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an: "Dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan, mereka itulah orang-orang yang benar (imannya), dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa." (QS Al-Baqarah ayat 177)

Disebutkan dalam Hadis, Rasulullah SAW apabila menghadapi masalah berat, beliau sholat". (HR Ahmad)

Itulah keutamaan orang Mukmin yang sangat menakjubkan sebagaimana pesan Rasulullah SAW. Hikmah yang dapat kita petik ialah pentingnya bersabar dan syukur dalam semua keadaan. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: Ini Perbedaan Muslim dan Mukmin, Kamu Pilih Mana?
(rhs)
cover top ayah
وَحُشِرَ لِسُلَيۡمٰنَ جُنُوۡدُهٗ مِنَ الۡجِنِّ وَالۡاِنۡسِ وَالطَّيۡرِ فَهُمۡ يُوۡزَعُوۡنَ (١٧) حَتّٰٓى اِذَاۤ اَتَوۡا عَلٰى وَادِ النَّمۡلِۙ قَالَتۡ نَمۡلَةٌ يّٰۤاَيُّهَا النَّمۡلُ ادۡخُلُوۡا مَسٰكِنَكُمۡ‌ۚ لَا يَحۡطِمَنَّكُمۡ سُلَيۡمٰنُ وَجُنُوۡدُهٗۙ وَهُمۡ لَا يَشۡعُرُوۡنَ‏ (١٨) فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّنۡ قَوۡلِهَا وَقَالَ رَبِّ اَوۡزِعۡنِىۡۤ اَنۡ اَشۡكُرَ نِعۡمَتَكَ الَّتِىۡۤ اَنۡعَمۡتَ عَلَىَّ وَعَلٰى وَالِدَىَّ وَاَنۡ اَعۡمَلَ صَالِحًـا تَرۡضٰٮهُ وَاَدۡخِلۡنِىۡ بِرَحۡمَتِكَ فِىۡ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيۡنَ (١٩)
Dan untuk Sulaiman dikumpulkan bala tentaranya dari jin, manusia dan burung, lalu mereka berbaris dengan tertib. Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari. Maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih.

(QS. An-Naml Ayat 17-19)
cover bottom ayah
preload video