Keutamaan Mukmin, Semua Urusannya Baik dan Menakjubkan
Senin, 14 November 2022 - 22:05 WIB
loading...
Beruntunglah jadi seorang mukmin, semua urusannya diganjar kebaikan. Jika mendapat musibah ia bersabar dan apabila diberi nikmat dia bersyukur kepada Allah. Foto/ist
A
A
A
Menjadi mukmin merupakan nikmat terbesar dari sekian banyak nikmat Allah. Bersyukurlah ketika Allah menjadikan kita orang yang beriman (mukmin).
Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman yang artinya: "Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Rabb-nyalah mereka melihat." (QS Al-Qiyamah ayat 22-23)
Keutamaan Mukmin juga dipuji oleh Rasulullah SAW dalam sabda beliau. Perlu diketahui, status mukmin lebih tinggi dari sekadar muslim. Muslim artinya orang yang beragama Islam dan berserah diri kepada Allah.
Sedangkan mukmin artinya orang Islam yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka beriman dan beramal saleh. Jadi tidak semua muslim disebut mukmin. Sebaliknya seorang mukmin sudah pasti seorang muslim.
Berikut ini keutamaan seorang mukmin dan ganjaran yang diperolehnya. Rasulullah SAW bersabda:
وَعَنْ أبي يَحْيَى صُهَيْبِ بْنِ سِنَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «عَجَباً لأمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ ، وَلَيْسَ ذَلِكَ لأِحَدٍ إِلاَّ للْمُؤْمِن : إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خيْراً لَهُ » رواه مسلم
Dari Abu Yahya yaitu Shuhaib bin Sinan radhiyallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh menakjubkan keadaan seorang Mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang Mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya." (HR Muslim, 2999)
1. Bersyukur Saat Mendapat Nikmat
Seorang mukmin ketika mendapat nimat ia bersyukur. Ketika diberi nikmat berupa kesehatan, kecukupan harta, keselamatan dan kedudukan, ia bersyukur kepada Allah. Sikap syukur ini pun mendapat pujian dari Allah.
Imam Qurthubi menceritakan kisah Nabi Dawud bertanya kepada Allah bagaimana cara bersyukur. "Ya Rabb, bagaimana caraku bersyukur kepada-Mu atas nikmat-Mu yang selalu ada setiap saat?"
"Sekarang kamu sedang bersyukur wahai Dawud," jawab Allah.
Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman yang artinya: "Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Rabb-nyalah mereka melihat." (QS Al-Qiyamah ayat 22-23)
Keutamaan Mukmin juga dipuji oleh Rasulullah SAW dalam sabda beliau. Perlu diketahui, status mukmin lebih tinggi dari sekadar muslim. Muslim artinya orang yang beragama Islam dan berserah diri kepada Allah.
Sedangkan mukmin artinya orang Islam yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka beriman dan beramal saleh. Jadi tidak semua muslim disebut mukmin. Sebaliknya seorang mukmin sudah pasti seorang muslim.
Berikut ini keutamaan seorang mukmin dan ganjaran yang diperolehnya. Rasulullah SAW bersabda:
وَعَنْ أبي يَحْيَى صُهَيْبِ بْنِ سِنَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «عَجَباً لأمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ ، وَلَيْسَ ذَلِكَ لأِحَدٍ إِلاَّ للْمُؤْمِن : إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خيْراً لَهُ » رواه مسلم
Dari Abu Yahya yaitu Shuhaib bin Sinan radhiyallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh menakjubkan keadaan seorang Mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang Mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya." (HR Muslim, 2999)
1. Bersyukur Saat Mendapat Nikmat
Seorang mukmin ketika mendapat nimat ia bersyukur. Ketika diberi nikmat berupa kesehatan, kecukupan harta, keselamatan dan kedudukan, ia bersyukur kepada Allah. Sikap syukur ini pun mendapat pujian dari Allah.
Imam Qurthubi menceritakan kisah Nabi Dawud bertanya kepada Allah bagaimana cara bersyukur. "Ya Rabb, bagaimana caraku bersyukur kepada-Mu atas nikmat-Mu yang selalu ada setiap saat?"
"Sekarang kamu sedang bersyukur wahai Dawud," jawab Allah.
Lihat Juga :