Asbabun Nuzul dan Arti Al-Qur'an Surat Al Maidah Ayat 48
Jum'at, 18 November 2022 - 09:34 WIB
loading...
Asbabun nuzul dan arti Al-Quran surat Al Maidah ayat 48 patut kita ketahui untuk mempertebal keimanan kita kepada kitab-kitab Allah SWT. Foto/Ilustrasi: Dok. SINDOnews
A
A
A
Asbabun nuzul dan arti Al-Qur'an surat Al Maidah ayat 48 patut kita ketahui untuk mempertebal keimanan kita kepada kitab-kitab Allah SWT. Dalam ayat tersebut Allah SWT menegaskan bahwa sebelum Al-Qur'an , telah diturunkan kitab-kitab lain seperti Zabur, Taurat , dan Injil.
Ayat ini turun karena adanya penyelewengan dan tindakan menyembunyikan kebenaran ajaran syariat dari kitab-kitab yang dibawa oleh nabi dan rasul sebelum Nabi Muhammad SAW . Orang-orang ini menyembunyikan ajaran yang benar dan menggantinya sesuai kepentingan mereka.
Diriwayatkan, kala itu, ulama-ulama Yahudi mencoba menghilangkan hukum rajam dari kitab mereka untuk pelaku zina. Lalu mereka menguji Rasulullah SAW agar mengadili kasus perzinaan dari kalangan mereka. Rasulullah pun mengadili berdasar kitab suci Yahudi, Taurat.
Baca juga: Surat Al Maidah: Ayat Al-Qur'an yang Terakhir Kali Turun
Allah SWT berfirman:
وَاَنۡزَلۡنَاۤ اِلَيۡكَ الۡكِتٰبَ بِالۡحَـقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهِ مِنَ الۡكِتٰبِ وَمُهَيۡمِنًا عَلَيۡهِ فَاحۡكُمۡ بَيۡنَهُمۡ بِمَاۤ اَنۡزَلَ اللّٰهُ وَلَا تَتَّبِعۡ اَهۡوَآءَهُمۡ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ الۡحَـقِّؕ لِكُلٍّ جَعَلۡنَا مِنۡكُمۡ شِرۡعَةً وَّمِنۡهَاجًا ؕ وَلَوۡ شَآءَ اللّٰهُ لَجَـعَلَـكُمۡ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰـكِنۡ لِّيَبۡلُوَكُمۡ فِىۡ مَاۤ اٰتٰٮكُمۡ فَاسۡتَبِقُوا الۡخَـيۡـرٰتِؕ اِلَى اللّٰهِ مَرۡجِعُكُمۡ جَمِيۡعًا فَيُنَبِّئُكُمۡ بِمَا كُنۡتُمۡ فِيۡهِ تَخۡتَلِفُوۡنَۙ
Artinya: Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.
Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan. ( QS Al-Maidah : 48)
Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan setelah Allah SWT menyebutkan perihal kitab Taurat yang diturunkanNya kepada Nabi Musa. Lalu Allah SWT menyebutkan perihal kitab Injil dan memujinya serta memerintahkan kepada para pemegangnya untuk mengamalkannya dan mengikuti apa yang terkandung di dalamnya.
Kemudian Allah SWT menyebutkan tentang Al-Qur’an yang Dia turunkan kepada hamba dan Rasul-Nya, yaitu Nabi Muhammad SAW. Kitab ini membawa kebenaran, tiada keraguan di dalamnya; dan bahwa Al-Qur'an itu diturunkan dari sisi Allah SWT.
Baca juga: Asbabun Nuzul Surat Al Waqiah Lengkap
Diturunkannya Al-Qur'an sesuai dengan apa yang telah diberitakan oleh kitab-kitab terdahulu merupakan faktor yang menambah kepercayaan di kalangan para pemilik kitab-kitab sebelum Al-Qur'an dari kalangan orang-orang yang mempunyai ilmu dan taat kepada perintah Allah, mengikuti syariat-syariat Allah serta membenarkan rasul-rasul Allah, seperti yang disebutkan oleh Allah melalui firman-Nya:
إِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ مِنْ قَبْلِهِ إِذَا يُتْلَى عَلَيْهِمْ يَخِرُّونَ لِلأذْقَانِ سُجَّدًا وَيَقُولُونَ سُبْحَانَ رَبِّنَا إِنْ كَانَ وَعْدُ رَبِّنَا لَمَفْعُولا
Ayat ini turun karena adanya penyelewengan dan tindakan menyembunyikan kebenaran ajaran syariat dari kitab-kitab yang dibawa oleh nabi dan rasul sebelum Nabi Muhammad SAW . Orang-orang ini menyembunyikan ajaran yang benar dan menggantinya sesuai kepentingan mereka.
Diriwayatkan, kala itu, ulama-ulama Yahudi mencoba menghilangkan hukum rajam dari kitab mereka untuk pelaku zina. Lalu mereka menguji Rasulullah SAW agar mengadili kasus perzinaan dari kalangan mereka. Rasulullah pun mengadili berdasar kitab suci Yahudi, Taurat.
Baca juga: Surat Al Maidah: Ayat Al-Qur'an yang Terakhir Kali Turun
Allah SWT berfirman:
وَاَنۡزَلۡنَاۤ اِلَيۡكَ الۡكِتٰبَ بِالۡحَـقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهِ مِنَ الۡكِتٰبِ وَمُهَيۡمِنًا عَلَيۡهِ فَاحۡكُمۡ بَيۡنَهُمۡ بِمَاۤ اَنۡزَلَ اللّٰهُ وَلَا تَتَّبِعۡ اَهۡوَآءَهُمۡ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ الۡحَـقِّؕ لِكُلٍّ جَعَلۡنَا مِنۡكُمۡ شِرۡعَةً وَّمِنۡهَاجًا ؕ وَلَوۡ شَآءَ اللّٰهُ لَجَـعَلَـكُمۡ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰـكِنۡ لِّيَبۡلُوَكُمۡ فِىۡ مَاۤ اٰتٰٮكُمۡ فَاسۡتَبِقُوا الۡخَـيۡـرٰتِؕ اِلَى اللّٰهِ مَرۡجِعُكُمۡ جَمِيۡعًا فَيُنَبِّئُكُمۡ بِمَا كُنۡتُمۡ فِيۡهِ تَخۡتَلِفُوۡنَۙ
Artinya: Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.
Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan. ( QS Al-Maidah : 48)
Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan setelah Allah SWT menyebutkan perihal kitab Taurat yang diturunkanNya kepada Nabi Musa. Lalu Allah SWT menyebutkan perihal kitab Injil dan memujinya serta memerintahkan kepada para pemegangnya untuk mengamalkannya dan mengikuti apa yang terkandung di dalamnya.
Kemudian Allah SWT menyebutkan tentang Al-Qur’an yang Dia turunkan kepada hamba dan Rasul-Nya, yaitu Nabi Muhammad SAW. Kitab ini membawa kebenaran, tiada keraguan di dalamnya; dan bahwa Al-Qur'an itu diturunkan dari sisi Allah SWT.
Baca juga: Asbabun Nuzul Surat Al Waqiah Lengkap
Diturunkannya Al-Qur'an sesuai dengan apa yang telah diberitakan oleh kitab-kitab terdahulu merupakan faktor yang menambah kepercayaan di kalangan para pemilik kitab-kitab sebelum Al-Qur'an dari kalangan orang-orang yang mempunyai ilmu dan taat kepada perintah Allah, mengikuti syariat-syariat Allah serta membenarkan rasul-rasul Allah, seperti yang disebutkan oleh Allah melalui firman-Nya:
إِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ مِنْ قَبْلِهِ إِذَا يُتْلَى عَلَيْهِمْ يَخِرُّونَ لِلأذْقَانِ سُجَّدًا وَيَقُولُونَ سُبْحَانَ رَبِّنَا إِنْ كَانَ وَعْدُ رَبِّنَا لَمَفْعُولا
Lihat Juga :