Kisah Sufi: Pelajaran untuk Putra Raja

Sabtu, 17 Desember 2022 - 13:37 WIB
loading...
A A A
Pemuda itu harus mengadakan perjalanan ke sebuah negara bernama Misr, dengan menyamar. Oleh karena itu, ia diberi petunjuk-petunjuk untuk pengembaraannya itu, dan berpakaian sesuai dengan samarannya, yang sama sekali tak menunjukkan bahwa ia putra seorang raja. Tugasnya adalah membawa pulang batu permata tertentu dari Misr, yang dijagai oleh raksasa yang menakutkan.

Ketika para pengawalnya meninggal, tinggallah Dhat sendirian, namun tak lama kemudian ia bertemu dengan seorang lain yang mempunyai tujuan sama dengannya, dan mereka berdua pun bersama-sama mempertahankan ingatan tentang asal-usul mereka yang mulia. Tetapi, karena pengaruh udara dan makanan di negeri itu, rasa kantuk pun mulai menyerang keduanya, dan Dhat pun melupakan tujuannya.

Bertahun-tahun lamanya pangeran itu hidup di Misr, melakukan pekerjaan rendah demi mencari nafkah tampaknya, ia tak lagi sadar tentang tugas yang harus dikerjakannya.

Dengan suatu cara yang lazim bagi mereka namun tak diketahui orang lain, orang-orang Sharq bisa mengetahui keadaan menakutkan yang dialami Dhat, dan mereka itu pun bekerja sama untuk membebaskannya dari 'tidur' dan memampukannya terus bertekun mencapai tujuannya. Sebuah pesan pun disampaikan secara gaib kepada Sang Pangeran Muda, isinya, "Bangun! Sebab kau ini putra seorang raja, disuruh mengambil batu permata tertentu, dan kepada kami kau harus kembali."

Baca juga: Kisah Sufi: Berharga dan Tak Berharga

Pesan tersebut membangunkan Sang Pangeran, yang segera pula melanjutkan perjalanannya. Ketika ia telah berhadapan dengan Penjaga Berlian, dipergunakannya suara-suara gaib untuk menidurkannya; dan putra raja pun berhasil mengambil dari penjagaan Si Raksasa, batu mutiara yang tak ternilai harganya itu.

Kemudian, Dhat, yang dipimpin oleh Suara, berganti pakaian dan menelusuri kembali langkahnya sampai ke negeri Sharq.

Dalam waktu yang sangat singkat, Dhat pun telah mengenakan lagi jubahnya yang lama, dan kembali ke negeri ayahnya, rumahnya. Tetapi kali ini, lewat pengalaman-pengalamannya, ia bisa menyaksikan bahwa negeri itu kini lebih megah daripada sebelumnya, suatu tempat yang aman baginya; lalu, ia menyadari bahwa kerajaan ayahnya itu merupakan tempat yang diketahui secara samar-samar oleh orang-orang Misr sebagai Salamat: yang mereka artikan Kepatuhan, namun yang Sang Pangeran kini sadari maknanya adalah kedamaian.

Baca juga: Kisah Sufi: Keperluan yang Kian Mendesak
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
5 Fenomena Astronomi...
5 Fenomena Astronomi Bukti Keindahan Alam Semesta
Total Jarak Tempuh Jika...
Total Jarak Tempuh Jika Bumi Dilubangi hingga Tembus
Anomali Magnetik Aneh...
Anomali Magnetik Aneh Ditemukan di Peta Baru Danau Rotorua
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
Peter Carey: Raja Islam...
Peter Carey: Raja Islam Jawa dengan Turki Utsmani Tak Ada Hubungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved