Dahsyatnya Fadhillah Salawat dan Keagungan Rasulullah SAW

loading...
Dahsyatnya Fadhillah Salawat dan Keagungan Rasulullah SAW
Dahsyatnya Fadhillah Salawat dan Keagungan Rasulullah SAW
Sesungguhnya Allah beserta para malaikat-Nya senantiasa bersalawat atas Nabi. Wahai orang-orang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

Penggalan ayat di atas merupakan firman Allah Ta'ala yang diabadikan dalam Surah Al-Ahzab. Salawat begitu penting bagi setiap muslim karena fadhillah (keutamaan)-nya bisa mendatangkan kebaikan dan keselamatan.

Membaca salawat untuk Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam (SAW) memiliki makna mendoakan atau memohon berkah kepada Allah untuk Nabi melalui ucapan, pernyataan serta pengharapan kesejahteraan untuk beliau SAW dan keluarganya.

"Salawat Allah adalah pujian-Nya kepada beliau shallallahu 'alaihi wa sallam di hadapan para Malaikat." (HR. Al-Bukhari)



Dalam Kitab Qurrotul 'Uyun karya Syeikh Muhammad at-Tahami Ibnu Madani yang kemudian ditulis sebagai syarah (uraian penjelasan) oleh Ibnu Yamun juga disinggung tentang keutamaan bersalawat. Imam Qusayri (rahimahullah) mengatakan, keberadaan Rasulullah SAW itu sendiri merupakan nikmat dari Allah. Maka Allah memerintahkan kepada umat Islam untuk selalu membaca salawat kepadanya.

Kemudian Allah mencukupkan pahala orang yang membaca salawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana sabda Nabi: "Barang siapa membaca salawat kepadaku sekali, maka Allah akan memberi rahmat kepadanya sepuluh kali".

Imam Busyairi di dalam syairnya berkata: "Bekalilah dirimu dengan takwa, jika hal itu tidak mampu engkau lakukan maka dengan membaca salawat kepada Nabi Muhammad."

Sesungguhnya bacaan salawat dari orang yang membaca salawat kepadanya, akan jadi simpanan yang tidak akan habis.

Berkata Imam Abulais Assamarkandi: Apabila Anda ingin mengetahui bahwa salawat atas Nabi Muhammad SAW itu lebih utama dari semua ibadah, maka renungkanlah firman Allah dalam Surah Al Ahzab ayat 56.
halaman ke-1
cover top ayah
اَمَّنۡ هٰذَا الَّذِىۡ يَرۡزُقُكُمۡ اِنۡ اَمۡسَكَ رِزۡقَهٗ‌ ۚ بَلۡ لَّجُّوۡا فِىۡ عُتُوٍّ وَّنُفُوۡرٍ
Atau siapakah yang dapat memberimu rezeki jika Dia menahan rezeki-Nya? Bahkan mereka terus-menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri (dari kebenaran).

(QS. Al-Mulk:21)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video