Adakah Pemimpin Sewibawa Rasulullah SAW?

loading...
Adakah Pemimpin Sewibawa Rasulullah SAW?
Adakah Pemimpin Sewibawa Rasulullah SAW?
KH Miftah el-Banjary
Pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Alqur'an

Entah mengapa, betapa bercampur aduknya hati ini dikala mengingat seorang makhluk teragung di muka bumi ini, Sayyidil Musthafa Muhammad shallallahu alaihi wa sallam (SAW).

Hanya sosoknya yang mampu mendamaikan hati ini, dikala pupus harapan akan kehadiran sosok pemimpin yang benar-benar tegas menegakkan keadilan, memperjuangkan kebenaran, meninggikan martabat orang-orang nan jujur dan saleh, meluruskan penyimpangan dan menghinakan kezhaliman.

Rasulullah betapa agung dan berwibawanya pribadinya. Pemimpin agung mana dalam catatan sejarah yang bukan saja kepemimpinannya diakui kawan dan lawan. Namun, setiap gerak geriknya diperhatikan, ditiru dan diamalkan.



Mulai dari cara berjalannya, cara berdirinya, cara duduknya, cara makannya, cara minumnya, cara tidurnya, cara berbicaranya, cara diamnya, cara tersenyumnya, hingga kedipan matanya tak luput dari perhatian para sahabatnya. Adakah pemimpin di dunia ini yang sedemikian hebat itu? Adakah Nabi semulia itu?

Nabi Isa bagi umat Islam. Jesus bagi umat Kristiani. Nabi Musa bagi umat Islam. Moses, Saul, David, King Solomon, Raja Israel bagi bangsa Yahudi. The Great Alexander bagi bangsa Yunani. Octavius Augustus atau Heraclius bagi bangsa Romawi. Mereka pemimpin teragung bagi setiap bangsa yang dipimpinnya.

Namun, seagung-agungnya pemimpin itu, adakah orang Nasrani tahu bagaimana detilnya tingkah laku Jesus dalam kesehariannya? Adakah kitab yang mengabadikannya sebagaimana kaum muslimin memiliki Kitab 'Syamail Muhammadiyah' yang dikodifikasikan oleh Imam at-Turmudzi?



Tahukah bangsa Yahudi bagaimana setiap gerak-gerik David dan King Solomon? Sehebat dan semulia itukah mereka memposisikan nabi-nabi mereka, sebagaimana kaum muslimin memuliakan Rasulullah SAW?
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
اَلَمۡ يَاۡنِ لِلَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اَنۡ تَخۡشَعَ قُلُوۡبُهُمۡ لِذِكۡرِ اللّٰهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الۡحَـقِّۙ وَلَا يَكُوۡنُوۡا كَالَّذِيۡنَ اُوۡتُوا الۡكِتٰبَ مِنۡ قَبۡلُ فَطَالَ عَلَيۡهِمُ الۡاَمَدُ فَقَسَتۡ قُلُوۡبُهُمۡ‌ؕ وَكَثِيۡرٌ مِّنۡهُمۡ فٰسِقُوۡنَ
Belum tibakah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk secara khusyuk mengingat Allah dan mematuhi kebenaran yang telah diwahyukan (kepada mereka), dan janganlah mereka (berlaku) seperti orang-orang yang telah menerima kitab sebelum itu, kemudian mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik.

(QS. Al-Hadid:16)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video