Gus Qayyum: Jaga Ukhuwah Islamiyah di Tengah Perbedaan

loading...
Gus Qayyum: Jaga Ukhuwah Islamiyah di Tengah Perbedaan
Gus Qayyum: Jaga Ukhuwah Islamiyah di Tengah Perbedaan
Ulama asal Rembang, Jawa Tengah, KH Abdul Qayyum Mansur (Gus Qayyum) mengajak umat Islam agar menjaga ukhuwah Islamiyah di tengah fitnah perbedaan yang terjadi saat ini.

Dalam ceramahnya di Masjid Raya Bintaro Tangerang Selatan, belum lama ini, Gus Qayyam meminta umat Islam meminimalkan konflik sebagai wujud ukhuwah yang diharapkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW).

Gus Qayyum mengatakan, ukhuwah itu adalah persaudaraan yang muncul dari panggilan iman dan kemudian panggilan iman ini menjadi energi yang menyadarkan bahwa kita ini di bawah sahabat kita. Di dalam Alqur'an , saudara dalam kata jamak ikhwan berulang sebanyak 28 kali. Kata ikhwah itu terdapat hanya 7 kali.

Alqur'an berbicara tentang saudara bahwa persaudaraan itu bisa menjadi saudara ukhuwah yang kuat karena nikmat. Nikmat membawa persaudaraan sebagaimana firman-Nya:



"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allaah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk." (QS. Ali-'Imran: 103)

"Kita menjadi saudara karena nikmat Allah Ta'ala. Biasanya orang kalau sama-sama mendapat nikmat tidak bermusuhan. Kenapa kita mudah tersinggung? Karena kurangnya waktu kita mengingat nikmat Allah. Perbuatan yang mengundang dimusuhi manusia juga dibenci oleh Allah Ta'ala," kata Gus Qayyum yang juga Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Lasem Rembang itu.

Allah Ta'ala berbicara tentang manusia bukan hanya di dunia. Ketika perkara itu bersifat ukhrawi, Alqur'an masih bicara penyakit manusia. Penyakit dendam dicabut sampai ke akarnya ketika masuk surga sebagaimana Allah berfirman:
وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِمْ مِنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَىٰ سُرُرٍ مُتَقَابِلِينَ

"Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan." (QS. Al-Hijr: 47)

"Orang dibersihkan dari dendam 100% kalau sudah masuk surga. Logikanya kalau mau bersaudara harus mengurangi rasa dendam," terang Gus Qayyum.

Ada seorang ahli tafsir dari Mesir, Syeikh Mutawali Asy-Sya'rawi mengatakan, Sayyidina Ali bin Abi Thalib pernah berperang dengan sahabat. Ada yang bilang Thalhah bin Ubaidillah gak akan masuk surga bersamamu. Ada orang yang memanas-manasi Sayyidina Ali.
halaman ke-1
cover top ayah
صِرَاطِ اللّٰهِ الَّذِىۡ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الۡاَرۡضِ‌ؕ اَلَاۤ اِلَى اللّٰهِ تَصِيۡرُ الۡاُمُوۡرُ
(Yaitu) jalan Allah yang milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, segala urusan kembali kepada Allah.

(QS. Asy-Syura:53)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video