Cara Mengangkat Tangan Ketika Takbiratul Ihram Menurut 4 Mazhab

Rabu, 15 Januari 2020 - 17:54 WIB
Cara Mengangkat Tangan...
Cara Mengangkat Tangan Ketika Takbiratul Ihram Menurut 4 Mazhab
A A A
Dalam fiqih salat dijelaskan tata cara mengangkat kedua tangan ketika Takbiratul Ihram dalam salat . Berikut penjelasan Ustaz Muhammad Ajib , pengajar di Rumah Fiqih Indonesia (RFI) dalam bukunya berjudul "Masalah Khilafiyah 4 Mazhab Terpopuler". Berikut penjelasannya:

1. Mazhab Hanafi.
Mazhab Hanafi berpendapat bahwa mengangkat kedua tangan disunnahkan sejajar dengan kedua telinga. Minimal jempolnya menyentuh daun telinganya.

Dalam masalah ini, Madzhab Hanafi menggunakan dalil yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:
عَنْ بْنِ عُمَرَ  أَنَّهُ  كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلاَةَ،».
Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah SAW mengangkat kedua tangannya setinggi pundaknya saat memulai shalatnya. (Muttafaqun 'Alaihi)

Selain itu menggunakan dalil yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
عن مالك بن الحويرث أن النبي صلى الله عليه وسلم " كان إذا كبر رفع يديه حتى يحاذي بهما أذنيه وفي رواية فروع أذنيه " رواه مسلم.
Dari Malik bin Huwairits: Sesungguhnya Nabi SAW. Ketika bertakbir mengangkat kedua tangannya sampai menyentuh Telinganya. (HR. Muslim. Shahih)

Juga dalil yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad & Imam Ad-Daruquthni:
عَنِ البَرَّاءِ بْنِ عَازِبِ  كَانَ رَسُولُ اللهِ  إِذَا صَلىَّ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتىَّ تَكُوْنَ إِبهَامُهُ حِذَاءَ أُذُنَيْهِ.
Dari Al-Barra' bin Azib bahwa Rasulullah SAW bila shalat mengangkat kedua tanggannya hingga kedua jempol tangannya menyentuh kedua ujung telinganya. (HR. Ahmad, Ad-Daruquthni)

2. Mazhab Maliki.
Mazhab Maliki berpendapat bahwa mengangkat kedua tangan disunnahkan sejajar dengan bahu atau pundaknya.
Dalam masalah ini, Mazhab Maliki menggunakan dalil yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:
عَنْ بْنِ عُمَرَ  أَنَّهُ  كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلاَةَ،».
Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah SAW mengangkat kedua tangannya setinggi pundaknya saat memulai salatnya. (Muttafaqun 'Alaihi)

3. Madzhab Syafi'i.
Mazhab Syafi'i berpendapat bahwa mengangkat kedua tangan disunnahkan sejajar dengan kedua telinga. Minimal jempolnya menyentuh daun telinganya. Pendapat Madzhab Syafi'i ini sama seperti pendapat Mazhab Hanafi.

Dalam masalah ini, Mazhab Syafi'i menggunakan dalil yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim:
عَنْ بْنِ عُمَرَ  أَنَّهُ  كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلاَةَ،».
Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah SAW mengangkat kedua tangannya setinggi pundaknya saat memulai shalatnya. (Muttafaqun 'Alaihi)

Selain itu menggunakan dalil yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
عن مالك بن الحويرث أن النبي صلى الله عليه وسلم " كان إذا كبر رفع يديه حتى يحاذي بهما أذنيه وفي رواية فروع أذنيه " رواه مسلم.
Dari Malik bin Huwairits: Sesungguhnya Nabi SAW ketika bertakbir mengangkat kedua tangannya sampai menyentuh telinganya. (HR. Muslim, Shahih)

Dan juga menggunakan dalil yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Ad-Daruquthni:
عَنِ البَرَّاءِ بْنِ عَازِبِ  كَانَ رَسُولُ اللهِ  إِذَا صَلىَّ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتىَّ تَكُوْنَ إِبهَامُهُ حِذَاءَ أُذُنَيْهِ.
Dari Al-Barra' bin Azib bahwa Rasulullah SAW bila salat mengangkat kedua tanggannya hingga kedua jempol tangannya menyentuh kedua ujung telinganya. (HR. Ahmad, Ad-Daruquthni)

4. Mazhab Hanbali.
Mazhab Hanbali berpendapat bahwa mengangkat kedua tangan boleh dengan 2 cara. Boleh sejajar dengan bahu atau pundaknya. Dan juga boleh sejajar dengan kedua telinga. Minimal jempolnya menyentuh daun telinganya.

Dalam masalah ini, Mazhab Hanbali menggunakan dalil yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:
عَنْ بْنِ عُمَرَ  أَنَّهُ  كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلاَةَ،».
Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah SAW mengangkat kedua tangannya setinggi pundaknya saat memulai salatnya. (Muttafaqun 'Alaihi)

Kemudian menggunakan dalil yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
عن مالك بن الحويرث أن النبي صلى الله عليه وسلم " كان إذا كبر رفع يديه حتى يحاذي بهما أذنيه وفي رواية فروع أذنيه " رواه مسلم.
Dari Malik bin Huwairits: Sesungguhnya Nabi SAW Ketika bertakbir mengangkat kedua tangannya sampai menyentuh telinganya. (HR. Muslim, Shahih)

Kemudian menggunakan dalil yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Ad-Daruquthni:
عَنِ البَرَّاءِ بْنِ عَازِبِ  كَانَ رَسُولُ اللهِ  إِذَا صَلىَّ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتىَّ تَكُوْنَ إِبهَامُهُ حِذَاءَ أُذُنَيْهِ.
Dari Al-Barra' bin Azib bahwa Rasulullah SAW bila salat mengangkat kedua tanggannya hingga kedua jempol tangannya menyentuh kedua ujung telinganya. (HR. Ahmad, Ad-Daruquthni)

Demikian penjelasan tata cara mengangkat kedua tangan ketika bertakbir menurut 4 mazhab populer. Di Indonesia yang mayoritas menggunakan mazhab Syafi'i, disunnahkan mengangkat kedua tangan sejajar dengan kedua telinga. Minimal jempolnya menyentuh daun telinganya.

Wallahu A'lam Bisshowab
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gerakan Pemurnian Islam...
Gerakan Pemurnian Islam Versus Ilmu Fiqih
Takbiratul Ihram Berulang-ulang,...
Takbiratul Ihram Berulang-ulang, Sahkah Sholatnya?
16 Syarat Takbiratul...
16 Syarat Takbiratul Ihram, Apa Saja?
Ini Alasan Kenapa Sahabat...
Ini Alasan Kenapa Sahabat Nabi Tidak Bermazhab
Bolehkah Menjulurkan...
Bolehkah Menjulurkan Pakaian Melebihi Mata Kaki Ketika Salat?
Sifat Shalat Nabi yang...
Sifat Shalat Nabi yang Rajih, Menurut Tarjih Siapa? (2)
Rekomendasi
Arkeolog Temukan Bukti...
Arkeolog Temukan Bukti Baru tentang Koloni Roanoke yang Hilang
Viral! Pesawat Tiba-tiba...
Viral! Pesawat Tiba-tiba Berhenti Bergerak di Langit Australia
Struktur Kuno Berukuran...
Struktur Kuno Berukuran 2 Kali Lipat Burj Khalifa Ditemukan di Dasar Samudra Pasifik
Artikel Terkini
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Tradisi Lebaran Anak...
Tradisi Lebaran Anak Yatim di Hari Asyura, Dari Mana Asalnya?
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Infografis
5 Negara Mayoritas Islam...
5 Negara Mayoritas Islam Hancur Karena Campur Tangan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved