Kunjungan Umrah Dihentikan, Begini Tanggapan Aa Gym

loading...
Kunjungan Umrah Dihentikan, Begini Tanggapan Aa Gym
Kunjungan Umrah Dihentikan, Begini Tanggapan Aa Gym
Pengasuh Ponpes Daarut Tauhiid Bandung KH Abdullah Gymnastiar (AA Gym) buka suara terkait penghentian sementara kunjungan Umrah ke Tanah Suci. Aa Gym meminta masyarakat Indonesia tidak perlu gelisah dan kecewa berlebihan.

"Tenang saja, kalau tidak tenang juga tidak merubah apa-apa. Tidak perlu malu apalagi kecewa. Menyikapi seperti ini, kita seyogyianya harus ingat kepada Allah Ta'ala," kata A a Gym dalam rekaman video yang diunggahnya di akun IG @aagym, Jumat (28/2/2020).

Aa Gym yang baru tiba dari Tanah Suci kemarin mengaku mendengar kabar bahwa umrah untuk sementara waktu ditutup karena dikhawatirkan virus Corona menyebar. Lalu, bagaimana yang sudah daftar umrah, atau bahkan visanya sudah keluar dan tinggal berangkat?

"Ingat Surah Al-Baqarah ayat 216, Allah Ta'ala berfirman: '...boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui," terang Aa Gym memberi nasihatnya.



Kata Aa Gym , tugas kita hanya meluruskan niat dan menyempurnakan ikhtiar. Bagi yang sudah punya keinginan, atau sudah berniat umrah harus periksa niatnya Lillahi Ta'ala. Apapun yang terjadi itu sudah dicatat sebagai kebaikan. Allah itu Maha Tahu niat yang ada di hati seserang.

Kemudian sempurnakan ikhtiar di jalan Allah dan amalan yang Allah ridhai. Maka daftar sudah, manasik sudah, olahraga dan menjaga kesehatan sudah, siapin barang sudah. Berarti sudah begitu banyak amal yang kita lakukan. "Tugas kita adalah pasrah dengan tawakkal. Mana yang terbaik buat kita hanya Allah yang tahu. Kita tidak tahu apapun yang terbaik dalam perhitungan Allah. Kita tahunya apa yang terbaik menurut kita saja. Dan yang menurut kita baik, belum tentu menurut Allah yang terbaik," papar Aa Gym.
Oleh karena itu, mintalah apapun yang paling baik menurut Allah. Mau cocok atau tidak dengan keinginan kita tidak ada masalah. Yang penting mana yang paling Allah ridhoi.

Aa Gym juga mengingatkan agar tidak perlu malu dengan penilaian manusia. Rasululah SAW telah mengajarkan mukmin menyikapi sebuah masalah. Kata Rasulullah, semua urusan mukmin itu sungguh menakjubkan. Jika ia mendapat kesenangan, dia bersyukur, maka itu baik baginya. Sebaliknya jika tertimpa kesusahan dia bersabar, maka itu pun baik baginya.

"Oleh karena itu, orang yang tidak mendapat kebaikan adalah orang yang tidak bersyukur dan bersabar. Semua ada waktunya di sisi Allah. Tidak usah kecewa, tidak usah mendramatisir masalah. Jangan sampai Allah marah kepada kita karena takdir seperti ini. Insya Allah bila sudah waktunya ada di Tanah Suci itu pasti akan terjadi, tanpa bisa dihalangi oleh siapa pun," kata Aa Gym.

Ladang Melatih Kesabaran

Adapun terkait masalah ini diharapkan menjadi ladang amal saleh dan ladang untuk melatih kesabaran. Memang diakui tugas pemerintah Saudi Arabia adalah melindungi rakyatnya dan jamaah umrah dari berbagai negara.

Harus diakui banyak dari penjuru dunia yang datang untuk menjalankan ibadah umrah. Peluang masuknya virus Corona dari berbagai negara sangat memungkinkan. Kebijakan ini juga tidak melanggar syariat karena memang di dalam Islam kesempurnaan keyakinan berbuah kesempurnaan ikhtiar.

"Mudah-mudahan kejadian apapun menjadi ladang amal saleh bagi kita, menjadi ladang dakwah dan menjadi ladang latihan kesabaran bagi kita saling sabar dan saling mengingatkan. Semoga Allah yang Maha Mendengar mengaruniakan kepada kita niat yang ikhlas dan membimbing dalam menyempurnakan ikhtiar di jalan Allah," kata Aa Gym memanjatkan doa.

Untuk diketahui, dari informasi yang dihimpun, sekitar 90 jamaah umrah MQTravel yang dikelola Aa Gym terancam batal berangkat ke Tanah Suci setelah adanya pelarangan Umrah dari pemerintah Arab Saudi. Rencananya jamaah umrah yang dikelola Aa Gym ini akan berangkat pada Maret 2020.
(rhs)
cover top ayah
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوۡرِ عِنۡدَ اللّٰهِ اثۡنَا عَشَرَ شَهۡرًا فِىۡ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوۡمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ مِنۡهَاۤ اَرۡبَعَةٌ حُرُمٌ‌ ؕ ذٰ لِكَ الدِّيۡنُ الۡقَيِّمُ ۙ فَلَا تَظۡلِمُوۡا فِيۡهِنَّ اَنۡفُسَكُمۡ‌ ؕ وَقَاتِلُوا الۡمُشۡرِكِيۡنَ كَآفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوۡنَكُمۡ كَآفَّةً‌  ؕ وَاعۡلَمُوۡۤا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الۡمُتَّقِيۡنَ
Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzhalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.

(QS. At-Taubah:36)
cover bottom ayah
preload video