Sweeping, FPI sinergi dengan polisi
Minggu, 29 Juli 2012 - 11:45 WIB
Sweeping, FPI sinergi dengan polisi
A
A
A
Sindonews.com - Ormas Front Pembela Islam (FPI) Bandung Raya akan bersinergi dengan pihak kepolisian dalam setiap sweeping. Koordinasi ini dilakukan demi mengilangkan opini FPI anarkis.
"Demi menjaga keamanan dan ketertiban, kita tidak bisa main hakim sendiri. Kita akan selalu koordinasi dengan aparat," kata Ketua Dewan Syuro dan Keamanan Ketertiban FPI Bandung Raya, Soirin Ahmad Abdullah di sela-sela aksinya, Sabtu (28/7/2012).
Selain itu, FPI mengklaim tempat-tempat yang di-sweeping merupakan tempat maksiat, seperti menjual barang minuman keras yang dilarang agama. Kemudian, masih banyak tempat yang seharusnya tutup di bulan Ramadan, namun malah sebaliknya.
"Bulan Ramadan, bulan yang mulia dan diridhoi Allah, tapi masih banyak tempat maksiat yang beroperasi, dan kami prihatin," keluhnya.
Sweeping dimulai dari kawasan Babakan Ciparay menggunakan motor dan mobil. Anggota FPI yang menggunakan warna putih sebagai warna kebesarannya menyisir Jalan Pasir Koja, Moch Toha, Laswi, Stasiun Bandung, Pasirkaliki, Sudirman, Saritem, dan Jamika.
Dalam aksinya kurang lebih selama tiga jam itu, FPI mendapatkan penjagaan ketat oleh pihak kepolisian. (mhr)
"Demi menjaga keamanan dan ketertiban, kita tidak bisa main hakim sendiri. Kita akan selalu koordinasi dengan aparat," kata Ketua Dewan Syuro dan Keamanan Ketertiban FPI Bandung Raya, Soirin Ahmad Abdullah di sela-sela aksinya, Sabtu (28/7/2012).
Selain itu, FPI mengklaim tempat-tempat yang di-sweeping merupakan tempat maksiat, seperti menjual barang minuman keras yang dilarang agama. Kemudian, masih banyak tempat yang seharusnya tutup di bulan Ramadan, namun malah sebaliknya.
"Bulan Ramadan, bulan yang mulia dan diridhoi Allah, tapi masih banyak tempat maksiat yang beroperasi, dan kami prihatin," keluhnya.
Sweeping dimulai dari kawasan Babakan Ciparay menggunakan motor dan mobil. Anggota FPI yang menggunakan warna putih sebagai warna kebesarannya menyisir Jalan Pasir Koja, Moch Toha, Laswi, Stasiun Bandung, Pasirkaliki, Sudirman, Saritem, dan Jamika.
Dalam aksinya kurang lebih selama tiga jam itu, FPI mendapatkan penjagaan ketat oleh pihak kepolisian. (mhr)
(hyk)
Lihat Juga :