Menteri PDT gelar tarawih keliling desa tertinggal
Kamis, 02 Agustus 2012 - 21:57 WIB
Menteri PDT gelar tarawih keliling desa tertinggal
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) menggelar tarawih ke sejumlah daerah tertinggal.
"Kita ingin kombinasikan kegiatan rohani sekaligus kegiatan Kementerian dalam mengentaskan daerah tertinggal. Makanya dalam tiap kunjugan kita lakukan tarawih bersama sekaligus memberikan program-program KPDT," ujar Menteri PDT Helmy Faishal Zaini saat safari Ramadhan di Liwa, Lampung Barat, Kamis (2/8/2012).
Dalam safari Ramadan kali ini, KPDT membawa Ustadz Zein Rizikin yang menjadi penceramah tarawih. Selain itu, juga ikut jajaran deputi KPDT yang kemudian melaksanakan program kementerian secara lebih teknis.
Pada safari Ramadan di Liwa, fokus program dilaksanakan di kecamatan tebu yang merupakan kawasan produsen kopi Lampung. Pada kesempatan tersebut, KPDT menyerahkan bantuan program dengan nilai total Rp8,959 miliar.
Meliputi program di Deputi Bidang Infrastruktur sebesar Rp775 juta, Deputi Bidang Pembinaan Ekonomi dan Dunia Usaha sebesar Rp4,636 miliar, Deputi Bidang Lembaga Sosial dan Budaya Rp155 juta, Deputi Bidang Pengembangan Daerah Khusus Rp1 miliar, serta DAK SPDT Rp1,349.
"Semua program ini kita serahkan dalam rangka mempercepat pembangunan daerah tertinggal. Target kita adalah mengentaskan 50 daerah tertinggal pada tahun 2014 dari jumlah total 185 daerah tertinggal yang ada saat ini," terang menteri dari PKB ini.
"Kita ingin kombinasikan kegiatan rohani sekaligus kegiatan Kementerian dalam mengentaskan daerah tertinggal. Makanya dalam tiap kunjugan kita lakukan tarawih bersama sekaligus memberikan program-program KPDT," ujar Menteri PDT Helmy Faishal Zaini saat safari Ramadhan di Liwa, Lampung Barat, Kamis (2/8/2012).
Dalam safari Ramadan kali ini, KPDT membawa Ustadz Zein Rizikin yang menjadi penceramah tarawih. Selain itu, juga ikut jajaran deputi KPDT yang kemudian melaksanakan program kementerian secara lebih teknis.
Pada safari Ramadan di Liwa, fokus program dilaksanakan di kecamatan tebu yang merupakan kawasan produsen kopi Lampung. Pada kesempatan tersebut, KPDT menyerahkan bantuan program dengan nilai total Rp8,959 miliar.
Meliputi program di Deputi Bidang Infrastruktur sebesar Rp775 juta, Deputi Bidang Pembinaan Ekonomi dan Dunia Usaha sebesar Rp4,636 miliar, Deputi Bidang Lembaga Sosial dan Budaya Rp155 juta, Deputi Bidang Pengembangan Daerah Khusus Rp1 miliar, serta DAK SPDT Rp1,349.
"Semua program ini kita serahkan dalam rangka mempercepat pembangunan daerah tertinggal. Target kita adalah mengentaskan 50 daerah tertinggal pada tahun 2014 dari jumlah total 185 daerah tertinggal yang ada saat ini," terang menteri dari PKB ini.
(hyk)
Lihat Juga :