Tradisi padusan di Clereng & Glagah sepi pengunjung

Senin, 08 Juli 2013 - 16:35 WIB
Tradisi padusan di Clereng...
Tradisi padusan di Clereng & Glagah sepi pengunjung
A A A
Sindonews.com – Tradisi padusan, jelang puasa tahun ini, tidak semeriah tahun sebelumnya. Dua lokasi yang biasa menjadi tempat Padusan, Pemandian Clereng, Pengasih, dan Pantai Glagah, Temon, terlihat sepi pengunjung. Ini turut dipengaruhi kemungkinan perbedaan awal puasa.

Petugas di Pemandian Clereng mencatat, hanya aada 150 pengunjung yang mendatangi tempat itu hingga siang hari. Padahal, saat penentuan awal puasa berbarengan, tingkat kunjungan mencapai 500 orang hingga siang dan berlipat hingga 1.500 hingga malam hari.

“Yang sekarang beda, sepi sekali. Ini karena dua versi awal puasa kan sudah menyebar luas di masyarakat. Dampaknya, tingkat kunjungan turun drastis,” kata Kepala Unit Pemandian Clereng dan Produksi Air Minum PDAM Kulonprogo Santoso, Senin (8/7/2013).

Dengan kondisi seperti ini, Santoso mengaku pesimistis tingkat kunjungan bisa menyentuh angka 1.000 orang. Karena itu, pihaknya tidak memberlakukan tiket khusus melainkan seperti hari biasa. Untuk anak-anak dibebani tiket Rp3.000 dan dewasa Rp4.000.

Angka ini dibawah tarif khusus yang biasa diberlakukan saat padusan. Di mana setaiap pengunjung ditarik Rp5.000 baik anak-anak maupun dewasa. Selain itu, pengelola juga menyuguhkan hiburan bagi pengujung dengan menghadirkan organ tunggal.

“Karena sekarang harga tiket tidak naik, hiburan organ tunggal juga ditiadakan. Sponsor juga tidak berminat lagi, karena alasan itu juga,” tegasnya.

Kondisi di Pantai Glagah, tak jauh berbeda. Tidak ada kenaikan kunjungan untuk padusan secara signifikan di obyek wisata andalan tersebut. Penjaga tempat pemungutan retribusi (TPR) Pantai Glagah Cipto Riyono menyebut, angka kunjungan hanya meningkat 10 persen saja dibanding hari biasa.

Hingga pukul 13.00 WIB, Cipto mencatat hanya 300 tiket retribusi yang keluar. Dia menambahkan, kebetulan tradisi padusan kali ini berbarengan dengan liburan semesteran.

"Sejumlah pengunjung yang datang sejak tadi kebanyakan rombongan keluarga. Sepertinya datang ke sini lebih untuk memanfaatkan masa liburan," terangnya.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ramadhan, Bulan Menjaga...
Ramadhan, Bulan Menjaga Lisan dan Mencuci Dosa-dosa
Muhammadiyah: Puasa...
Muhammadiyah: Puasa Ramadhan Mulai 13 April
Hakikat Kesabaran
Hakikat Kesabaran
3 Waktu Terkabulnya...
3 Waktu Terkabulnya Doa di Bulan Ramadhan
Marhaban Ya Syahru Siyam,...
Marhaban Ya Syahru Siyam, Ini 15 Keutamaan Ramadhan dan Dalilnya
9 Nama Julukan Ramadhan...
9 Nama Julukan Ramadhan yang Tidak Dimiliki Bulan Lain
Rekomendasi
Ini Wilayah di Bumi...
Ini Wilayah di Bumi dengan Udara Terbersih, Berikut Penjelasan Lengkapnya
Surat Pribadi Tokoh...
Surat Pribadi Tokoh Dunia: dari Hitler Cuti hingga Da Vinci Lamar Kerja
Erdogan: Kekuatan Gempa...
Erdogan: Kekuatan Gempa Turki 3 Kali Lebih Kuat dari Marmara
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved