Parcel Ramadhan, Senyumkan Portir Stasiun

Rabu, 21 April 2021 - 11:19 WIB
loading...
Parcel Ramadhan, Senyumkan...
Parcel Ramadhan, Senyumkan Portir Stasiun/Dompet Dhuafa
A A A
Hiruk pikuk para pemudik di Stasiun Senen sudah mulai terlihat, para pemudik cenderung untuk mudik lebih awal saat masih puasa Ramadhan . Senyum semringah terlihat dari raut wajah. Pak Sukiman dengan keramahannya menawarkan jasa ke para penumpang. Dari kardus hingga koper diangkutnya, bahkan beberapa penumpang memesan makanan melalui dirinya.

Sukiman, dengan kerut raut wajah serta rambutnya yang telah memutih, tidak menghalangi semangat Pak Sukiman untuk terus membantu penumpang kereta api, mengangkut barang bawaannya yang banyak dan berat, meski urat menonjol di lengannya kian terlihat. Ia lakoni setiap hari selama 12 jam per shift, yang terbagi dalam waktu pagi pukul 07.00-19.00 WIB dan malam 19.00-07.00 WIB.

“Kalau hari ini shift pagi, besoknya gantian jadwal malam. Liburnya bebas tergantung kemauan kita. Tapi saya jarang ambil libur, biar ada pemasukan, paling ya libur kalau ingin istirahat saja. Saya tetap yakin sama takdir Allah, rezeki ya ada saja,” sebut Pak Sukiman pada tim Dompet Dhuafa, ditemuinya Senin (19/4/2021).

Baca Juga: Ramadhan Bulan Kebaikan

Dari pengalamannya mencari nafkah selama 15 tahun di Stasiun Gambir dan 15 tahun di Stasiun Senen, barulah sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, ia dan Portir lainnya mengalami hal yang berbeda. Pak Sukiman dan Porter lain di sana, mengalami penurunan drastis pada pendapatannya bahkan sempat berhenti dari rutinitasnya itu.

Padahal, menurut Pak Sukiman, pendapatan utama sebagai Portir pun tidak menentu. Ia akui, “Mendapat Rp100,000 per-hari pun sekarang jarang, itu sudah bagus. Jika sampai Rp200,000 per-hari, itu lagi sangat beruntung,” candanya, “Kelebihan hari ini, itu jadi penutup kekurangan hari kemarin”.

“Ada Corona tahun kemarin, saya sempat berhenti lima bulan. Jarang kan orang bepergian. Sepi karena penumpang diharuskan tes rapid atau swab yang mungkin menambah biaya perjalanan. Dan banyak penumpang yang tidak mau dibantu bawakan barangnya karena khawatir jika tersentuh orang lain. Selama itu ya tidak ada pemasukan, kerja serabutan saja biar perut tetap makan,” ujar Sukiman.

Sesekali keramahan Sukiman menceritakan pengalaman indahnya ketika bertugas. Ada penumpang yang memang sengaja memilih dan memanggil namanya di antara puluhan portir lain yang menawarkan jasanya. Bahkan tak jarang, penumpang menggunakan jasanya meskipun barang bawaannya ringan dan sedikit.

“Sepertinya dia (penumpang) memang ingin bersedekah. Barangnya ringan kok, sedikit, tapi kasih uangnya lebih. Pernah ada juga yang sampai minta foto bareng setelah dibawakan barangnya,” sebut Pak Sukiman melempar tawa.

Tak sekadar menawarkan jasa angkut barang. Petugas portir di Stasiun wajib juga memperhatikan kebersihan lingkungan. Terkadang menerima tugas lain dari penumpang yang sudah berada di dalam peron, seperti membelikan makanan ke toko yang ada di luar peron, dan sebagainya. Mereka lakoni demi pemasukan tambahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Salurkan 300 Mushaf Al-Qur'an ke Masjid Al Aqsa dalam Bentuk Wakaf
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Dai Ambassador Dompet...
Dai Ambassador Dompet Dhuafa Hadapi Perbedaan Perhitungan Zakat di Australia
Dai Ambassador Dompet...
Dai Ambassador Dompet Dhuafa Warnai Kehidupan Muslim Jawa di Kaledonia Baru
Mengembalikan Kemuliaan...
Mengembalikan Kemuliaan Nuzulul Qur'an dengan Kesalehan Ritual dan Sosial
Ramadan 1446 H, Dompet...
Ramadan 1446 H, Dompet Dhuafa-Yayasan Indonesia Setara Kerja Sama Pengelolaan Zakat
Rekomendasi
Bentuk Kesetiaan, Sepasang...
Bentuk Kesetiaan, Sepasang Kecoa Saling Kanibalisme Usai Kawin
Gudang Es Pertama di...
Gudang Es Pertama di Dunia Ditemukan, Ilmuwan: Ini Penyelamat Iklim Bumi
Kereta dan Kota Emas...
Kereta dan Kota Emas Firaun Ditemukan, Ahli Gali Keberadaan Tongkat Nabi Musa
Artikel Terkini
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Adakah Hak atas Harta...
Adakah Hak atas Harta bagi Anak dan Istri Siri Bila Terjadi Perceraian?
Sah Tapi Beresiko, Ini...
Sah Tapi Beresiko, Ini Dampak Nikah Siri bagi Istri dan Anak
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved