Kisah Amr bin Ash Berusaha Menguasai Benteng Umm Dunain dan Babilon
Selasa, 25 Juni 2024 - 13:06 WIB
Pasukan Romawi yang berada di dalam benteng Babilon itu tidak berencana hendak menghadapinya. Mereka sudah belajar dari pengalaman Panglima Perang Romawi Atrabun yang kalah dan tewas karena melakukan perang terbuka.
Tetapi orang-orang bersenjata dalam benteng Umm Dunain kadang keluar bertempur kemudian kembali lagi ke dalam benteng kendati tak dapat mengalahkan pasukan Muslimin.
Baca juga: Kisah Amr bin Ash Memasuki Mesir, Begini Kondisi Sungai Nil Waktu Itu
Selama berminggu-minggu keadaan tidak berubah, walaupun pihak Muslimin tidak gelisah karena segala bahan makanan berada di tangan mereka.
Sementara dalam keadaan demikian itu tiba-tiba datang berita tentang kedatangan bala bantuan pertama yang sudah hampir tiba. Mereka pun merasa bertambah kuat. Dan tatkala bala bantuan tiba dan dilihat oleh garnisun dari pasukan Heraklius di benteng itu, mereka sangat terkejut dan jarang keluar untuk menghadapi pasukan Muslimin.
Melihat semua itu, Amr yang sudah mengenal benar keadaan luar benteng itu, tinggal mencari waktu untuk memerintahkan anak buahnya semua sekaligus menyerbu serentak ke dalam benteng itu. Ia sendiri memelopori di depan sampai di pintunya. Setelah terjadi pertempuran sengit benteng itu pun jatuh ke tangan mereka dan musuh yang masih hidup ditawan.
Menurut Haekal, kalangan sejarawan tidak merinci lebih jauh mengenai pertempuran sengit yang terjadi pada hari itu. Butler berpendapat bahwa Amr waktu itu merasa kesal terhadap anak buahnya dengan mendasarkan pada cerita yang dibawa oleh para sejarawan Arab bahwa Amr melihat mereka masih maju-mundur untuk berperang. Maka lalu ia berteriak membangkitkan dan mendorong mereka.
Salah seorang di antara mereka berkata: Kami tidak diciptakan dari besi.
Amr naik pitam dan membentak: "Diam! Kau pembohong!"
Orang itu membalas: "Kau pemimpin anjing!"
Amr pun meninggalkan orang itu. Ia memanggil sahabat-sahabat Rasulullah seraya mengatakan kepada mereka: "Majulah kalian, Allah akan memberikan kemenangan kepada kalian."
Baca juga: Kisah Pembebasan Mesir: Dialog Amr bin Ash dengan Para Uskup Utusan Muqauqis
Maka mereka pun terjun ke medan laga diikuti oleh yang lain. Dan Allah pun memberikan kemenangan kepada pasukan Muslimin.
Ibn Asir menyinggung cerita ini ketika ia bercerita tentang pertempuran Ain Syams. Apa pun yang terjadi yang telah melahirkan cerita itu, yang pasti datangnya bala bantuan itu berpengaruh besar terhadap keberhasilan pasukan Muslimin menguasai Umm Dunain setelah terlambat sekali penaklukannya, dan bahwa setelah diduduki Amr bersama pasukannya menyeberangi Sungai Nil dengan kapal-kapal yang berlabuh di sana.
Ia memimpin mereka menyeberang padang pasir itu dengan melintasi piramid-piramid alĀ Jizah.
Tetapi orang-orang bersenjata dalam benteng Umm Dunain kadang keluar bertempur kemudian kembali lagi ke dalam benteng kendati tak dapat mengalahkan pasukan Muslimin.
Baca juga: Kisah Amr bin Ash Memasuki Mesir, Begini Kondisi Sungai Nil Waktu Itu
Selama berminggu-minggu keadaan tidak berubah, walaupun pihak Muslimin tidak gelisah karena segala bahan makanan berada di tangan mereka.
Sementara dalam keadaan demikian itu tiba-tiba datang berita tentang kedatangan bala bantuan pertama yang sudah hampir tiba. Mereka pun merasa bertambah kuat. Dan tatkala bala bantuan tiba dan dilihat oleh garnisun dari pasukan Heraklius di benteng itu, mereka sangat terkejut dan jarang keluar untuk menghadapi pasukan Muslimin.
Melihat semua itu, Amr yang sudah mengenal benar keadaan luar benteng itu, tinggal mencari waktu untuk memerintahkan anak buahnya semua sekaligus menyerbu serentak ke dalam benteng itu. Ia sendiri memelopori di depan sampai di pintunya. Setelah terjadi pertempuran sengit benteng itu pun jatuh ke tangan mereka dan musuh yang masih hidup ditawan.
Menurut Haekal, kalangan sejarawan tidak merinci lebih jauh mengenai pertempuran sengit yang terjadi pada hari itu. Butler berpendapat bahwa Amr waktu itu merasa kesal terhadap anak buahnya dengan mendasarkan pada cerita yang dibawa oleh para sejarawan Arab bahwa Amr melihat mereka masih maju-mundur untuk berperang. Maka lalu ia berteriak membangkitkan dan mendorong mereka.
Salah seorang di antara mereka berkata: Kami tidak diciptakan dari besi.
Amr naik pitam dan membentak: "Diam! Kau pembohong!"
Orang itu membalas: "Kau pemimpin anjing!"
Amr pun meninggalkan orang itu. Ia memanggil sahabat-sahabat Rasulullah seraya mengatakan kepada mereka: "Majulah kalian, Allah akan memberikan kemenangan kepada kalian."
Baca juga: Kisah Pembebasan Mesir: Dialog Amr bin Ash dengan Para Uskup Utusan Muqauqis
Maka mereka pun terjun ke medan laga diikuti oleh yang lain. Dan Allah pun memberikan kemenangan kepada pasukan Muslimin.
Ibn Asir menyinggung cerita ini ketika ia bercerita tentang pertempuran Ain Syams. Apa pun yang terjadi yang telah melahirkan cerita itu, yang pasti datangnya bala bantuan itu berpengaruh besar terhadap keberhasilan pasukan Muslimin menguasai Umm Dunain setelah terlambat sekali penaklukannya, dan bahwa setelah diduduki Amr bersama pasukannya menyeberangi Sungai Nil dengan kapal-kapal yang berlabuh di sana.
Ia memimpin mereka menyeberang padang pasir itu dengan melintasi piramid-piramid alĀ Jizah.
(mhy)
Lihat Juga :