Perang Salib: Kerajaan Surga Yerusalem, Ketika Katolik Ingin Menyaingi Kejayaan Islam

Minggu, 18 Agustus 2024 - 19:48 WIB
Bohemond.

Buktinya keempat-empatnya memegang peranan penting dalam pendirian dan semuanya menjadi raja di keempat wilayah tersebut, kecuali Godfrey.

Baca juga: Perang Salib II: Bukan Hanya Perang Katolik dengan Islam

Meniru Islam

Makna penting pendirian Kerajaan Surga yang berpusat di Yerusalem adalah Katolik atas restu Kepausan di Roma berhasil mendirikan pemerintahan.

Hal tersebut menunjukkan kekuatan Katolik di dunia terutama kepada Islam. Katolik ingin meniru kejayaan yang ada pada Islam.

Islam telah melahirkan banyak dinasti besar maupun kecil di seluruh dunia atas nama pemerintahan mereka. Islam yang berasal dari Makkah di tengah-tengah Hijaz yang tidak pernah terjamah oleh Kerajaan Persia dan Kerajaan Byzantium karena kegersangan dan minimnya kekayaan sumber daya alam, akhirnya menjadi penguasa di Timur Tengah, bahkan di Eropa tepatnya di Andalusia.

Sementara itu Kristen yang lahir jauh sebelum Islam belum dapat mendirikan kerajaan.

Kristen hanya masuk dalam kehidupan kerajaan, kemudian Kristen dijadikan agama resmi kerajaan dan akhirnya diikuti oleh penduduk di Eropa. Tanpa bantuan dari Raja Konstantin, Kristen tidak akan pernah menjadi agama yang besar di dunia.

Baca juga: Begini Kondisi Kekhalifahan Islam Menjelang Perang Salib I
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!