Doa Setelah Makan Ini Faedahnya Luar Biasa

Kamis, 10 Oktober 2024 - 12:29 WIB
Seorang muslim hendaknya memperhatikan adab-adab ketika makan, salah satunya mengawalinya dengan berdoa kemudian menutupnya dengan pujian syukur dan doa. Foto ilustrasi/SINDOnews
Seorang muslim hendaknya memperhatikan adab-adab ketika makan , salah satunya mengawalinya dengan berdoa kemudian menutupnya dengan pujian syukur dan doa .

Dalam Kitab Risalatul Mu'awanah karya Al-Imam As-Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad, beliau menjelaskan:

وإذا أكلت عند قوم فاثن عليهم وادع لهم بخير


"Ketika engkau makan di tempat orang lain, maka pujilah dan doakan kebaikan bagi mereka."

وقل بعد الفراغ من الأكل : الحمد لله. اللهم كما أطعمتني طيباً فاستعملني صالحاً، الحمد لله الذي أطعمني هذا الطعام ورزقنيه من غير حول مني ولا قوة


Sesudah makan, bacalah doa berikut:

اَلْحَمْدُلِلَّهِ اَللَّهُمَّ كَمَاأَطْعَمْتَنِىْ طَيِّبًافَاسْتَعْمِلْنِىْ صَالِحًا, اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِىْ أَطْعَمَنِىْ هَذَاالطَّعَامَ وَرَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِحَوْلٍ مِنِّىْ وَلَا قُوَّةٍ


Alhamdulillaahi Allahumma Kamaa Ath'amtani Thoyyiban Fasta'milnii Shoolihan. Alhamdulillaahil ladzi Ath'amanii Hadzat tho'aama wa razaqanihi ghairi haulin Minnii wa laa Quwwah.

Artinya: "Segala puji bagi Allah. Ya Allah, sebagaimana Engkau memberi aku makanan dengan makanan yang baik, maka jadikanlah aku orang yang saleh. Segala puji bagi Alalh, Zat yang telah memberi makan dan memberi rezeki padaku tanpa upaya dan kekuatan dariku."

Faedah Doa :

فمن قال ذلك غفر له ما تقدم من ذنبه وما تأخر


Artinya: "Barangsiapa membaca doa tadi, maka Allah ﷻ mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan akan datang."

Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad mengingatkan, jangan jadikan makanan-makanan yang lezat sebagai tujuan untuk mengumbar syahwat. Bila tujuanmu seperti itu, berarti engkau termasuk golongan yang disebutkan dalam Hadits Nabi ﷺ berikut:

شِرَارُ أُمَّتِى الَّذِيْنَ غُذُوْابِالنَّعِيْمِ وَنَبَتَتْ عَلَيْهِ أَجْسَادُهُمْ وَإِنَّمَاهِمَّتُهُمْ أَلْوَانُ الطَّعَامِ وَأَلْوَانُ الثِّيَابِ وَيَتَشَدَّقُوْنَ فِىْ الْكَلَامِ


"Sejelek-jelek umatku adalah mereka yang memakan makanan yang lezat-lezat (saja) dan tubuh mereka tambah (gemuk). Dan cita-cita hidup mereka hanyalah aneka makanan, aneka pakaian, dan senang berbicara panjang lebar (yang tidak ada manfaatnya)."



Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari 'Urwah bahwa Aisyah telah mengabarkan kepadanya bahwa dalam shalatnya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sering berdoa: ALLAHUMMA INNI 'AUUDZUBIKA MIN 'ADZAABIL QABRI WA A'UUDZUBIKA MIN FITNATIL MASIIHID DAJJAL WA A'UUDZUBIKA MIN FITNATIL MAHYA WAL MAMAATI, ALLAHUMMA INNI A'UUDZUBIKA MINAL MA'TSMI WAL MAGHRAMI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, aku berlindung dari fitnah Dajjal, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian, ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan dosa dan lilitan hutang). Maka seseorang bertanya kepada beliau, Alangkah seringnya anda memohon perlindungan diri dari lilitan hutang. Beliau bersabda: Sesungguhnya apabila seseorang sudah sering berhutang, maka dia akan berbicara dan berbohong, dan apabila berjanji, maka dia akan mengingkari.

(HR. Sunan Abu Dawud No. 746)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More