Pemerintahan Jazirah Arab Pra-Islam: Badwi Dipimpin Syaikh
Selasa, 10 September 2024 - 15:02 WIB
Di luar itu, syaikh tidak berkuasa mengatur anggota kabilahnya.
Ahmad Syalabi dalam "Sejarah dan Kebudayaan Islam" (Jakarta: Pustaka Al Husna, 1983) mengatakan akibat peperangan terus-menerus, kebudayaan mereka tidak berkembang, karena itu bahan-bahan sejarah Arab pra-Islam sangat langka didapatkan di dunia Arab.
"Sejarah mereka hanya dapat diketahui dari masa kira-kira 150 tahun menjelang lahirnya agama Islam," ujarnya.
Meskipun begitu, kata Syalabi, hampir seluruh penduduk Arab adalah penyair. Maka tidak mengherankan bila seni sastra, terutama puisi sangat berkembang.
Para penyair memiliki kedudukan terhormat di kalangan sukunya. Melalui puisi-puisi merekalah, sejarah bangsa Arab sebelum Islam dapat ditelusuri. Karena para penyair itu selain pemberi nasihat dan juru bicara suku, dia juga ahli sejarah dan intelektual sukunya.
Baca juga: Epos Jazirah Arab: Kisah Cinta Pra-Islam Urwa dan Afra
Ahmad Syalabi dalam "Sejarah dan Kebudayaan Islam" (Jakarta: Pustaka Al Husna, 1983) mengatakan akibat peperangan terus-menerus, kebudayaan mereka tidak berkembang, karena itu bahan-bahan sejarah Arab pra-Islam sangat langka didapatkan di dunia Arab.
"Sejarah mereka hanya dapat diketahui dari masa kira-kira 150 tahun menjelang lahirnya agama Islam," ujarnya.
Meskipun begitu, kata Syalabi, hampir seluruh penduduk Arab adalah penyair. Maka tidak mengherankan bila seni sastra, terutama puisi sangat berkembang.
Para penyair memiliki kedudukan terhormat di kalangan sukunya. Melalui puisi-puisi merekalah, sejarah bangsa Arab sebelum Islam dapat ditelusuri. Karena para penyair itu selain pemberi nasihat dan juru bicara suku, dia juga ahli sejarah dan intelektual sukunya.
Baca juga: Epos Jazirah Arab: Kisah Cinta Pra-Islam Urwa dan Afra
(mhy)
Lihat Juga :