Keutamaan Syafa'at dan Cara Mendapatkannya
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 07:20 WIB
Karena itu, siapapun di antara kita yang ingin mendapatkan syafa’at Rasulullah dengan izin dari Allah, maka penuhilah syaratnya. Yaitu kita tidak mempersekutukan Allah sedikitpun juga, menjauhkan berbagai macam kesyirikan-kesyirikan yang itu merupakan dosa yang terbesar, yang tak akan pernah Allah ampuni.
(Baca juga : Tak Perlu Khawatir, Bank Syariah Dilebur Layanan Nasabah Tetap Sama )
Allah berfirman:
إِنَّ اللَّـهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّـهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا ﴿٤٨﴾
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An-Nisa : 48)
Adapun syirik, Allah tak akan pernah mengampuni pelakunya apabila ia wafat di atasnya. Dan selama-lamanya ia tidak akan pernah masuk ke dalam surga. Allah mengatakan:
إِنَّهُ مَن يُشْرِكْ بِاللَّـهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّـهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ ۖ
“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka,” (QS. Al-Maidah : 72)
(Baca juga : Antisipasi Demo, 8 KA Jarak Jauh Keberangkatan Stasiun Gambir Berhenti di Jatinegara )
Demikianlah, meminta syafa’at hanyalah kepada Allah. Kita senantiasa berusaha mendapatkan syafa’at dengan cara menjalankan syariat-syariat Allah dan mengikuti Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam.
Wallahu A'lam
(Baca juga : Tak Perlu Khawatir, Bank Syariah Dilebur Layanan Nasabah Tetap Sama )
Allah berfirman:
إِنَّ اللَّـهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّـهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا ﴿٤٨﴾
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An-Nisa : 48)
Adapun syirik, Allah tak akan pernah mengampuni pelakunya apabila ia wafat di atasnya. Dan selama-lamanya ia tidak akan pernah masuk ke dalam surga. Allah mengatakan:
إِنَّهُ مَن يُشْرِكْ بِاللَّـهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّـهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ ۖ
“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka,” (QS. Al-Maidah : 72)
(Baca juga : Antisipasi Demo, 8 KA Jarak Jauh Keberangkatan Stasiun Gambir Berhenti di Jatinegara )
Demikianlah, meminta syafa’at hanyalah kepada Allah. Kita senantiasa berusaha mendapatkan syafa’at dengan cara menjalankan syariat-syariat Allah dan mengikuti Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :