Istri yang Tak Menikah Lagi untuk Merawat Anak, Mendapat Keutamaan di Akhirat

Selasa, 01 Desember 2020 - 08:25 WIB
Seorang istri yang memilih untuk tidak menikah lagi, dan menafkahi anak-anaknya dengan tangannya sendiri sampai mereka dewasa atau dia meninggal, maka ia akan diberikan pahala yang besar dan kelak di surga akan didekatkan dengan Rasulullah SAW. Foto ilust
Seorang perempuan yang ditinggal wafat suaminya, kemudian memilih single parent untuk merawat anak-anaknya, ternyata memiliki keutamaan yang besar di akhirat kelak. Kenapa demikian dan apa keistimewaannya sehingga mendapat keutamaan?

(Baca juga : Jadikan Sifat Tawadhu sebagai Modal Kebahagiaan )

Tugas merawat anak adalah tanggung jawab suami dan istri. Maka bila salah satu pihak meninggal dunia, tugas akan dibebankan kepada istri atau suami. Merawat anak sendirian, tentu saja bukan hal yang mudah, bahkan sangat berat jika dilakukan oleh seorang istri sendirian. Maka dari itu, jika perempuan tersebut berkenan untuk menikah kembali agar ada yang memberi nafkah sang anak, hal itu diperbolehkan.

Namun jika perempuan akhirnya memilih untuk tak menikah lagi, dengan kesetiaannya kepada sang suami. Juga atas kekhawatirannya jika menikah lagi, perhatian kepada anak-anaknya akan berkurang. Saat itulah perjuangan seorang istri sebagai orangtua tunggal benar-benar diuji oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

(Baca juga : Doa Mau Tidur dan Bangun Tidur Sesuai Sunnah )

Apabila seorang perempuan atau istri yang mampu bertahan dalam situasi seperti ini akan mendapat keutamaan di akhirat kelak. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat ‘Auf bin Malik, Rasulullah bersabda:

أَنَا وَامْرَأَةٌ سَفْعَاءُ الْخَدَّيْنِ كَهَاتَيْنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَأَوْمَأَ يَزِيدُ بِالْوُسْطَى وَالسَّبَّابَةِ امْرَأَةٌ آمَتْ مِنْ زَوْجِهَا ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ حَبَسَتْ نَفْسَهَا عَلَى يَتَامَاهَا حَتَّى بَانُوا أَوْ مَاتُوا

“Kelak pada hari kiamat aku bersama wanita yang kedua pipinya kehitam-hitaman (karena sibuk bekerja dan tidak sempat berhias) seperti ini -memberi isyarat dengan jari tengah dan jari telunjuk-. Yaitu seorang wanita janda yang ditinggal mati oleh suaminya, mempunyai kedudukan dan berwajah cantik, ia menahan dirinya (tidak menikah) untuk merawat anak-anaknya hingga mereka dewasa atau meninggal.” (HR. Abu Daud)

(Baca juga : Meski Bercadar, Hati-hati Memasang Foto di Medsos )

Oleh karenanya, seorang istri yang memilih untuk tidak menikah lagi, dan menafkahi anak-anaknya dengan tangannya sendiri sampai mereka dewasa atau dia meninggal, maka ia akan diberikan pahala yang besar dan kelak di surga akan didekatkan dengan Rasulullah SAW, sebagaimana yang terdapat dalam perumpamaan hadis di atas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!