Berhati-hatilah Muslimah, Harummu Bisa Jadi Itu Harammu!
Sabtu, 29 Mei 2021 - 05:00 WIB
Wangi dan harumnya tubuh perempuan atau seorang istri justru tatkala di dalam rumah dan dipersembahkan untuk suaminya. Bukan malah diumbar ketika akan pergi keluar rumah. Foto ilustrasi/ist
Saat ini, banyak dari kaum perempuan ketika keluar rumah dengan aroma wangi tubuh yang luar biasa. Sebaliknya, ketika di dalam rumah dan di hadapan suaminya sendiri justru parfumnya jarang dipakai atau bahkan tidak pernah dia pakai sama sekali. Padahal, kebiasaan ini justru mengundang keharaman bagi perempuan itu sendiri.
Baca juga: Pentingnya Memiliki Amal Ibadah Rahasia
Wangi dan harumnya tubuh perempuan atau seorang istri justru tatkala di dalam rumah dan dipersembahkan untuk suaminya. Bukan malah ketika akan pergi keluar rumah, yang aromanya bisa dicium oleh semua orang bahkan bisa membangkitkan syahwat para lelaki yang mencium aromanya.
Perhatikan sabda Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam berikut:
“Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” (HR. An-Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad)
Baca juga: Perjalanan Ruh Seorang Mukmin Setelah Kematiannya Ternyata Sangat Indah
Islam sangat menjunjung tinggi martabat seorang perempuan. Allah Ta'ala dan RasulNya yang menentukan sendiri bagaimana Islam menjaga kaum perempuan muslimah ini. Dalam hal berbicara, berperilaku, hingga aturan berpakaian pun, Islam mengatur dengan detail terhadap pribadi muslimah. Hal ini demi menjaga kehormatan wanita, termasuk dalam hal memakai wangi-wangian untuk tubuhnya ini.
Al-Munawi rahimahullah dalam kitabnya "Faidhul Qadir' menjelaskan, wanita jika memakai parfum kemudian melewati majelis (sekumpulan) laki-laki maka ia bisa membangkitkan syahwat laki-laki dan mendorong mereka untuk melihat kepadanya. Setiap yang melihat kepadanya maka matanya telah berzina. Wanita tersebut mendapat dosa karena memancing pandangan kepadanya dan membuat hati laki-laki tidak tenang. Jadi, ia adalah penyebab zina mata dan ia termasuk pezina.” (Faidhul Qadir)
Baca juga: Pentingnya Memiliki Amal Ibadah Rahasia
Wangi dan harumnya tubuh perempuan atau seorang istri justru tatkala di dalam rumah dan dipersembahkan untuk suaminya. Bukan malah ketika akan pergi keluar rumah, yang aromanya bisa dicium oleh semua orang bahkan bisa membangkitkan syahwat para lelaki yang mencium aromanya.
Perhatikan sabda Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam berikut:
“Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” (HR. An-Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad)
Baca juga: Perjalanan Ruh Seorang Mukmin Setelah Kematiannya Ternyata Sangat Indah
Islam sangat menjunjung tinggi martabat seorang perempuan. Allah Ta'ala dan RasulNya yang menentukan sendiri bagaimana Islam menjaga kaum perempuan muslimah ini. Dalam hal berbicara, berperilaku, hingga aturan berpakaian pun, Islam mengatur dengan detail terhadap pribadi muslimah. Hal ini demi menjaga kehormatan wanita, termasuk dalam hal memakai wangi-wangian untuk tubuhnya ini.
Al-Munawi rahimahullah dalam kitabnya "Faidhul Qadir' menjelaskan, wanita jika memakai parfum kemudian melewati majelis (sekumpulan) laki-laki maka ia bisa membangkitkan syahwat laki-laki dan mendorong mereka untuk melihat kepadanya. Setiap yang melihat kepadanya maka matanya telah berzina. Wanita tersebut mendapat dosa karena memancing pandangan kepadanya dan membuat hati laki-laki tidak tenang. Jadi, ia adalah penyebab zina mata dan ia termasuk pezina.” (Faidhul Qadir)
Lihat Juga :