Tadabur Surat Yusuf Ayat 3-4: Inilah Kisah Terbaik di Dalam Al-Qur'an
Selasa, 12 Oktober 2021 - 22:49 WIB
"(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: 'Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku." (QS Yusuf: 4)
Pesan dan Hikmah
1. Kisahpun dimulai dengan mimpinya Yusuf remaja yang melihat sebelas bintang, matahari dan bulan, yang semuanya sujud kepadanya. Sebuah mimpi yang diketahui tafsirnya oleh ayahnya Nabi Ya’kub, sehingga dia berpesan kepada Yusuf agar jangan menceritakan kepada saudaranya yang lain.
2. Mimpi nabi itu suatu kebenaran. Mimpi baik orang beriman bisa mengandung kebenaran. Seperti dalam hadits, "Mimpi yang baik dari orang yang saleh adalah satu bagian dari 46 bagian kenabian."
3. Anjuran untuk tidak menceritakan mimpi ke sembarang orang.
4. Pentingnya mengajarkan adab yang baik kepada anak dalam hal memanggil orang tuanya. Seperti yang dicontohkan oleh Yusuf dengan memanggil ayahnya "Ya Abati", sebuah panggilan yang menunjukkan rasa hormat dan kagum serta betapa dekat dan berartinya kedudukan ayahnya bagi Yusuf.
5. Adab ketika mimpi buruk adalah jangan diceritakan kepada orang lain. Adapun mimpi baik boleh diceritakan kepada orang yang amanah dan atau ahli mimpi.
6. Orang jahatpun bisa mengalami mimpi, seperti Mimpi Fir'aun yang bermimpi mahkotanya di copot oleh anak kecil laki-laki. Juga mimpinya pemabuk khamer yang akhirnya taubat.
7. Selalu berbaik sangka dan memotivasi pada kebaikan dalam menafsirkan mimpi.
Wallahu A'lam
Pesan dan Hikmah
1. Kisahpun dimulai dengan mimpinya Yusuf remaja yang melihat sebelas bintang, matahari dan bulan, yang semuanya sujud kepadanya. Sebuah mimpi yang diketahui tafsirnya oleh ayahnya Nabi Ya’kub, sehingga dia berpesan kepada Yusuf agar jangan menceritakan kepada saudaranya yang lain.
2. Mimpi nabi itu suatu kebenaran. Mimpi baik orang beriman bisa mengandung kebenaran. Seperti dalam hadits, "Mimpi yang baik dari orang yang saleh adalah satu bagian dari 46 bagian kenabian."
3. Anjuran untuk tidak menceritakan mimpi ke sembarang orang.
4. Pentingnya mengajarkan adab yang baik kepada anak dalam hal memanggil orang tuanya. Seperti yang dicontohkan oleh Yusuf dengan memanggil ayahnya "Ya Abati", sebuah panggilan yang menunjukkan rasa hormat dan kagum serta betapa dekat dan berartinya kedudukan ayahnya bagi Yusuf.
5. Adab ketika mimpi buruk adalah jangan diceritakan kepada orang lain. Adapun mimpi baik boleh diceritakan kepada orang yang amanah dan atau ahli mimpi.
6. Orang jahatpun bisa mengalami mimpi, seperti Mimpi Fir'aun yang bermimpi mahkotanya di copot oleh anak kecil laki-laki. Juga mimpinya pemabuk khamer yang akhirnya taubat.
7. Selalu berbaik sangka dan memotivasi pada kebaikan dalam menafsirkan mimpi.
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :