Muhammad Ali Pasha (4-Habis): Buta Huruf Peletak Dasar Mesir Modern

Selasa, 02 November 2021 - 05:15 WIB
Selanjutnya sekolah kedokteran (1827 M), sekolah apoteker (1829 M), sekolah pertambangan (1834 M), sekolah

pertanian (1836 M), dan sekolah penerjemahan (1836 M).

Sementara itu, untuk tenaga pengajarnya Muhammad Ali Pasha mengambil guru dari Eropa terutama Prancis, Inggris dan Italia.

Sedangkan untuk mengetahui ilmu pengetahuan Barat, Muhammad Ali Pasha mengirimkan beberapa pelajar ke luar negeri. Pada tahun 1813 M sampai 1849 M, Muhammad Ali Pasya mengirim 311 orang mahasiswa yang belajar di Italia, Prancis, Inggris, Austria atas biaya pemerintah.

Begitu pula dengan para cerdik pandai yang dipimpin oleh Rifa’ah AtTahtawi. Berbagai ilmu pengetahuan dipelajari mereka, seperti ilmu politik, filsafat dan beberapa ilmu sosial lainnya.

Selain itu, ia juga mengadakan pembaruan dalam bidang administrasi dan birokrasi yang dianggap sangat penting pengaruhnya bagi masyarakat Mesir, karena dikelompokkan dalam suatu pola budaya, tipe, dan organisasi.

Sedangkan dalam bidang pertanian, Muhammad Ali Pasha menyuplai para petani dengan bibit-bibit pertanian, alat-alat pertanian dan pupuk untuk dikembangkan oleh para petani.

Hasil pertanian kemudian diperdagangkan dengan keuntungan yang banyak. Adapun berbagai pabrik yang didirikannya, seperti pabrik besi, pabrik gula, pabrik kertas, pabrik sabun dan pabrik kaca.

Dengan beberapa pembaruan yang dilaksanakan oleh Muhammad Ali Pasha di Mesir yang telah banyak membawa kemajuan di berbagai bidang.

Meskipun mungkin usahanya itu belum mampu menandingi kejayaan bangsa Eropa di kala itu, setidaknya ia telah menunjukkan prestasi yang gemilang terhadap pembaruan di Mesir.

Baca juga: Kaisar Napoleon Berjuluk Ali Bonaparte karena Biayai Acara Maulid Nabi di Mesir
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!