Sekte Hashashin, Pembunuh yang Ditakuti Dunia Islam dan Eropa

Selasa, 23 November 2021 - 19:34 WIB
3. Al-Afdal Shahanshah (1122 M) – Wazir dinasti Fatimiyah, terbunuh saat perayaan Idul Adha.

4. Bursuqui dari Mosul (1126 M)--Pengganti Mawdud dari Mosul juga dibunuh oleh anggota Hashashin.

5. Al Amir (1130 M) – Khalifah dinasti Fatimiyah.

6. Mustarshid Billah (1135 M) – Khalifah Abbasiyah, Raja ke-29. Setelah terbunuh, pembunuhnya memotong telinga Khalifah tersebut.

7. Raymond II dari Tripoli (1152 M) – seorang raja pasukan Salib Frank, terbunuh di gerbang Tripoli.

8. Marquis Conrad dari Montferrat (1192 M) – Seorang Raja Pasukan Salib dan juga Penguasa Yerusalem, dibunuh oleh dua orang anggota sekte Hashishin yang menyamar sebagai pendeta.

9. Chatagai Khan (1242 M) – seorang pangeran kerajaan Mongolia, Putra kedua Genghis Khan kaisar Kekaisaran Mongolia.

Meski begitu, sejarah juga mencatat nama-nama yang berhasil lolos atau selamat dari upaya pembunuhan sekte Hashashin, di antara mereka yang selamat, yaitu:

1. Edward I dari Inggris (1271) – Raja pasukan Salib dari Inggris. Ia sempat ditikam dengan pisau beracun di Inggris, dan mengalami sakit parah selama beberapa bulan.

2. Salahuddin Al Ayubbi (1174-1176) – Sultan dari Dinasti Ayyubiyah. Ia beberapa kali mendapat ancaman dan teror pembunuhan dari kelompok Hashashin pada waktu melawan tentara Salib, namun masih bisa selamat dan bertahan.

3. Richard I dari Inggris – Raja pasukan Salib dari Inggris. Ia selamat dari dua upaya pembunuhan yang dilakukan oleh kelompok Hashashin.

Riwayat sekte ini berakhir pada 1256 M dalam invasi tentara Mongol, yang dipimpin Hulagu Khan. Dikabarkan, Hulagu menghancurkan sekte Hashashin yang bermarkas di Alamut (sekarang Iran), dengan membawa 150.000 pasukan.

Baca juga: Tenggelamnya Jihad Laut di Masa Daulah Abbasiyah
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!