Sekte Hashashin, Pembunuh yang Ditakuti Dunia Islam dan Eropa

Selasa, 23 November 2021 - 19:34 WIB
loading...
Sekte Hashashin, Pembunuh...
Hashashin, sekte ini merupakan sekte kecil, namun mereka memiliki kemampuan membunuh dengan trik dan akurasi yang sangat tinggi. (Ilustrasi : Ist)
A A A
Pada tahun 1091 menjadi masa berkabung bagi Dinasti Seljuk. Perdana Menteri Nizam al-Mulk , terbunuh pada tahun itu. Pembunuhnya diduga adalah sebuah sekte rahasia yang bernama Hashashin.

Hampir semua imperium besar masa itu pernah menjadi korban dari sekte Hashashin, di antaranya dinasti Abbasiyah , Fatimiyah, Mongolia, Inggris, hingga Yerusalem.

Baca juga: Kisah Hulagu Khan, Pembantai Ribuan Muslim yang Menghapus Dinasti Abbasiyah

Lalu siapa sejatinya Hashashin itu? Tidak banyak informasi detail soal sekte yang didirikannya sekitar tahun 1090 M ini. Bagi tentara salib Eropa mereka dikenal sebagai Assassin. Sekte ini merupakan sekte kecil, namun mereka memiliki kemampuan membunuh dengan trik dan akurasi yang sangat tinggi.

Keberadaan para anggotanya pun misterius, dalam setiap operasi pembunuhan yang mereka lakukan, biasanya mereka menyamar terlebih dahulu. Perdana Menteri Nizam al-Mulk dibunuh oleh seorang anggota Hashashin yang menyamar sebagai sufi.

Hashashin, walaupun mereka bermadzhab sama dengan Dinasti Syiah Fatimiyah di Kairo, yaitu Syiah Ismailiyah, namun pada kenyataannya di kemudian hari beberapa tokoh Dinasti Fatimiyah juga turut menjadi korban pembunuhan dari sekte Hashashin.

Beberapa tokoh Dinasti Fatimiyah yang dibunuh oleh Hashashin adalah Al-Afdal Shahanshah, seorang Perdana Menteri, dibunuh tahun 1122 M; dan Al Amir, seorang khalifah, dibunuh tahun 1130 M.

Hampir semua imperium besar masa itu pernah menjadi korban dari sekte Hashashin, di antaranya dinasti Abbasiyah, Fatimiyah, Mongolia, Inggris, hingga Yerusalem.

Penghisap Candu
Nama Hashashin bukanlah sekte ini sendiri yang menyebutkan. Melainkan nama yang diberi dan dikenal orang-orang pada masa itu, sebagaimana Hasan Sabbah, sang pendiri, yang hanya dikenal dengan nama “orang tua dari gunung”.

Sylverstre de Sacy berpendapat bahwa nama Hashashin diambil dari nama hashish (dalam Bahasa India disebut bhang), yang menunjukkan kebiasaan mereka menghisap candu.

Informasi yang mirip dengan laporan Sacy adalah laporan Marco Polo, seorang penjelajah asal Venesia, yang mengaku pernah tinggal sebagai tamu di istana Sabbah.

Menurutnya, tradisi menghisap candu ini digunakan dalam upacara perekrutan calon anggota baru. Mereka akan dibuai oleh kenikmatan semu, dan dijanjikan akan kenikmatan yang lebih besar di akhirat, bila bersedia mengabdikan hidupnya pada misi sekte ini.

Setelah menyatakan baiat atau janji setia pada pemimpin, para calon pembunuh ini dididik dengan metode khusus. Mereka diajarkan banyak bahasa, serta adat kebiasaan yang dianut berbagai kebudayaan.

Soal metode pembunuhan, mereka dididik untuk mengenal racun, teknik menggunakan banyak senjata, serta nilai kesetiaan pada misi dan pimpinan.

Namun menurut penulis Lebanon Amin Maalouf, berdasarkan teks dari Alamut, asal kata Assassin sebenarnya merujuk pada ungkapan Hassan Sabbah yang cenderung memanggil murid-muridnya Asāsīyūn, yang berarti “orang-orang yang setia kepada fundamental keimananan”.

Munculnya istilah hashish adalah kesalahpahaman wisatawan asing (Marcopolo) dalam memahami maksud aslinya.

Secara politik, kata hashish (penghisap candu) memang dipilih oleh masyarakat yang membenci sekte ini. Dan benar saja, konotasi buruk ini sangat efektif dalam mereduksi tujuan aksi dan propaganda mereka.

Baca juga: Shalahuddin Al Ayyubi Mengubah Mesir dari Negeri Syiah Menjadi Sunni

Pendiri Hashashin
Pemimpin dan sekaligus pendiri sekte ini adalah Hasan Ibn Muhammad Sabbah Himyari, atau lebih dikenal dengan nama Hasan Sabbah.

Namanya begitu ditakuti dan dibenci pada abad pertengahan masehi oleh masyarakat Barat maupun Islam. Namun bagi pengikutnya, ia dipanggil dengan sebutan “Sayyidina” (Tuan Kami).

Pengikutnya biasa disebut sebagai Isma’iliyah Timur (untuk membedakannya dengan Ismailiyah Barat yaitu dinasti Fatimiyah, yang juga mereka musuhi).

Hasan merupakan putera seorang ulama Syiah dan tinggal di kota Khoi, Persia. Sebagaimana terlihat dari namanya, ia merupakan keturunan Arab.

Ia mempelajari segala ilmu pengetahuan yang ada pada zamannya secara mendalam. Diceritakan bahwa ia pernah menjadi teman Nizam Al Mulk dan juga menjadi teman dari Umar Khayam, penyanyi mistis yang masyur itu.

Setelah 35 tahun memimpin sekte Hashashin, Hasan Sabbah meninggal dunia sekitar tahun 1124 M, di dalam Istana Alamut. Meski sudah ditinggalkan oleh pendirinya, namun sekte ini masih sangat aktif dan semakin berhasil melancarkan aksi-aksinya.

Saking melegendanya Hashashin, bahkan sampai hari ini kata “Hashashin” diserap ke dalam bahasa Inggris menjadi “Assassin”, yang artinya adalah orang yang membunuh orang-orang penting demi tujuan politik atau agama.

Beberapa korban yang berhasil dibunuh, dan tercatat dalam sejarah antara lain:

1. Nizam al-Mulk (1092 M) – seorang Wazir di kekaisaran Saljuk, dibunuh oleh seorang anggota Hashashin yang menyamar sebagai sufi.

2. Mawdud dari Mosul (1113 M) – Wazir dinasti Fatimiyah, dibunuh saat dia meninggalkan sebuah masjid setelah sholat.

3. Al-Afdal Shahanshah (1122 M) – Wazir dinasti Fatimiyah, terbunuh saat perayaan Idul Adha.

4. Bursuqui dari Mosul (1126 M)--Pengganti Mawdud dari Mosul juga dibunuh oleh anggota Hashashin.

5. Al Amir (1130 M) – Khalifah dinasti Fatimiyah.

6. Mustarshid Billah (1135 M) – Khalifah Abbasiyah, Raja ke-29. Setelah terbunuh, pembunuhnya memotong telinga Khalifah tersebut.

7. Raymond II dari Tripoli (1152 M) – seorang raja pasukan Salib Frank, terbunuh di gerbang Tripoli.

8. Marquis Conrad dari Montferrat (1192 M) – Seorang Raja Pasukan Salib dan juga Penguasa Yerusalem, dibunuh oleh dua orang anggota sekte Hashishin yang menyamar sebagai pendeta.

9. Chatagai Khan (1242 M) – seorang pangeran kerajaan Mongolia, Putra kedua Genghis Khan kaisar Kekaisaran Mongolia.

Meski begitu, sejarah juga mencatat nama-nama yang berhasil lolos atau selamat dari upaya pembunuhan sekte Hashashin, di antara mereka yang selamat, yaitu:

1. Edward I dari Inggris (1271) – Raja pasukan Salib dari Inggris. Ia sempat ditikam dengan pisau beracun di Inggris, dan mengalami sakit parah selama beberapa bulan.

2. Salahuddin Al Ayubbi (1174-1176) – Sultan dari Dinasti Ayyubiyah. Ia beberapa kali mendapat ancaman dan teror pembunuhan dari kelompok Hashashin pada waktu melawan tentara Salib, namun masih bisa selamat dan bertahan.

3. Richard I dari Inggris – Raja pasukan Salib dari Inggris. Ia selamat dari dua upaya pembunuhan yang dilakukan oleh kelompok Hashashin.

Riwayat sekte ini berakhir pada 1256 M dalam invasi tentara Mongol, yang dipimpin Hulagu Khan. Dikabarkan, Hulagu menghancurkan sekte Hashashin yang bermarkas di Alamut (sekarang Iran), dengan membawa 150.000 pasukan.

Baca juga: Tenggelamnya Jihad Laut di Masa Daulah Abbasiyah
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Mengapa Iran Menjadi...
Mengapa Iran Menjadi Negara Islam Syiah? Inilah Penyebabnnya
Selain Syiah, Ternyata...
Selain Syiah, Ternyata Ini 4 Agama Resmi di Iran, Apa Saja?
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Agama Islam Sunni dan Syiah di Suriah Berdasarkan Persentasenya
Sejarah Daulah Safawiyah...
Sejarah Daulah Safawiyah di Persia: Bermula dari Gerakan Tarekat
Imam Mahdi Menurut Paham...
Imam Mahdi Menurut Paham Ahmadiyah: Isa dan al-Mahdi Adalah Satu Pribadi
Rekomendasi
Cerro El Cono Diyakini...
Cerro El Cono Diyakini Piramida yang Tersembunyi di Hutan Amazon
Petir dan Guntur, Bukti...
Petir dan Guntur, Bukti Keajaiban Ciptaan Allah Ta'ala
Seperti Amuba! Inilah...
Seperti Amuba! Inilah Jenis Virus Purba yang Dihidupkan Kembali
Artikel Terkini
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Infografis
5 Pasukan Elite Rusia...
5 Pasukan Elite Rusia yang Disegani dan Ditakuti Musuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved