Kisah Penghafal Al-Qur'an yang Murtad di Akhir Hayatnya
Rabu, 20 Juli 2022 - 18:30 WIB
خَتَمَ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ وَعَلَى سَمْعِهِمْ وَعَلَى أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Artinya: "Allah telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat." (QS. Al-Baqarah: 7)
Pesona wanita Romawi itu telah mengubur imannya di dasar samudera. Demi tubuh cantik nan fana itu ia rela meninggalkan Islam.
Abdah pun menikahi prempuan itu di dalam benteng Romawi. Kaum Muslimin yang menyaksikan ini sangat terguncang.
Bagaimana bisa seorang hafiz yang hatinya dipenuhi Al-Qur'an meninggalkan Allah? Ketika dibujuk untuk bertaubat, ia tak bisa.Ketika ditanyakan kepadanya: "Di mana Al-Qur'an mu yang dulu?"
Ia menjawab: "Aku telah lupa semua isi Al-Qur'an kecuali dua ayat saja."
Dua ayat itu adalah:
Artinya: "Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di Akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang Muslim."
Artinya: "Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang, dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong). Maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka)." (QS. Al Hijr: Ayat 2-3)
Seolah ayat ini adalah hujjah untuk dirinya. Kutukan sekaligus peringatan Allah yang terakhir, namun tak digubrisnya. Dan ia bahagia hidup berlimpah harta dan keturunan bersama kaum Nasrani.
Dalam keadaan seperti itulah akhirnya ajal datang menjemputnya. Ia Mati dalam keadaan murtad.
Astaghfirullah, seorang hafiz dan Mujahid saja bisa kehilangan imannya, bagaimana dengan kita yang kurang amalan ini.
Artinya: "Allah telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat." (QS. Al-Baqarah: 7)
Pesona wanita Romawi itu telah mengubur imannya di dasar samudera. Demi tubuh cantik nan fana itu ia rela meninggalkan Islam.
Abdah pun menikahi prempuan itu di dalam benteng Romawi. Kaum Muslimin yang menyaksikan ini sangat terguncang.
Bagaimana bisa seorang hafiz yang hatinya dipenuhi Al-Qur'an meninggalkan Allah? Ketika dibujuk untuk bertaubat, ia tak bisa.Ketika ditanyakan kepadanya: "Di mana Al-Qur'an mu yang dulu?"
Ia menjawab: "Aku telah lupa semua isi Al-Qur'an kecuali dua ayat saja."
Dua ayat itu adalah:
رُبَمَا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ كَانُوا مُسْلِمِينَ
Artinya: "Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di Akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang Muslim."
ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الْأَمَلُ ۖفَسَوْفَ يَعْلَمُونَ
Artinya: "Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang, dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong). Maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka)." (QS. Al Hijr: Ayat 2-3)
Seolah ayat ini adalah hujjah untuk dirinya. Kutukan sekaligus peringatan Allah yang terakhir, namun tak digubrisnya. Dan ia bahagia hidup berlimpah harta dan keturunan bersama kaum Nasrani.
Dalam keadaan seperti itulah akhirnya ajal datang menjemputnya. Ia Mati dalam keadaan murtad.
Astaghfirullah, seorang hafiz dan Mujahid saja bisa kehilangan imannya, bagaimana dengan kita yang kurang amalan ini.
Lihat Juga :