23 Tips Menjadi Suami Romantis Ala Rasulullah, Nomor 7 Paling Disukai Istri
Rabu, 17 Agustus 2022 - 06:30 WIB
Rasulullah SAW datang pada malam hari, kemudian beliau mengajak Aisyah berjalan-jalan dan berbincang-bincang. (HR Muslim)
14. Panggilan Khusus pada Istri
Di antara keelokan budi pekerti Rasulullah SAW dan keharmonisan rumah tangga beliau ialah memanggil istri-istrinya dengan panggilan sayang. Dan beliau sering mengabarkan kepada istri-istrinya berita yang menggembirakan, bahkan membuat jiwa serasa melayang-layang.
Beliau memanggil Aisyah dengan Humairah yang artinya kemerah-merahan pipinya. Terkadang beliau juga suka memanggil sebutan "Aisy/Aisyi", dalam buaya Arab pemenggalan huruf terakhir menunjukan panggilan manja/tanda sayang. Mungkin serupa dengan kata 'sayang' yang terkadang diucapkan 'Say'.
Aisyah radhiyallahu 'anha menuturkan: "Pada suatu hari Rasulullah SAW berkata kepadanya: "Wahai 'Aisy (panggilan kesayangan Aisyah), Malaikat Jibril 'alaihissalam tadi menyampaikan salam buatmu." (Muttafaq 'Alaih)
15. Memberi Sesuatu yang Menyenangkan Istri
Dari Said bin Yazid, bahwa ada seorang wanita datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian Nabi bertanya kepada Aisyah: "Wahai Aisyah, apakah engkau kenal dia?" Aisyah menjawab: "Tidak, wahai Nabi Allah." Lalu, Rasulullah bersabda: "Dia itu Qaynah dari Bani Fulan, apakah kamu mau ia bernyanyi untukmu?", maka kemudian bernyanyilah qaynah itu untuk Aisyah." (HR. An-Nasai)
16. Memperhatikan Perasaan Istri
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya ketika seorang suami memandang istrinya dan begitu pula dengan istrinya, maka Allah memandang mereka dengan penuh rahmat. Manakala suaminya merengkuh telapak tangan istrinya dengan mesra, berguguranlah dosa-dosa suami istri itu dari sela jemarinya." (HR Maisarah dari Abu Sa'id Alkhudzri)
17. Segera Menemui Istri Jika Tergoda
Dari Jabir, sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wanita, kalau menghadap, ia menghadap dalam rupa (godaan) setan. Bila seseorang di antara kamu melihat seorang wanita yang menarik, hendaklah ia datangi istrinya, karena pada diri istrinya ada hal yang sama dengan yang ada pada wanita itu." (HR at-Tirmidzi)
18. Membantu Pekerjaan Rumah Tangga
Sayyidah Aisyah pernah ditanya: "Apa yang dilakukan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di rumahnya?" Aisyah menjawab: "Beliau ikut membantu melaksanakan pekerjaan keluarganya." (HR Al-Bukhari)
19. Mendinginkan Kemarahan Istri dengan Kata-kata Mesra
Nabi shollallahu 'alaihi wasallam biasa memijit hidung Aisyah jika ia marah dan beliau berkata: "Wahai 'Aisy, bacalah do’a: 'Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan." (HR Ibnu Sunni)
20. Mandi Bersama Istri
Sayyidah Aisyah radhiyallahu 'anha berkata: "Aku biasa mandi berdua bersama dari satu bejana." (HR Al-Bukhari)
21. Makan dan Minum Bergantian pada Tempat yang Sama
Dari Aisyah, dia berkata: "Saya biasa minum dari muk yang sama ketika haidh, lalu Nabi mengambil muk tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau minum. Kemudian saya mengambil muk, lalu saya menghirup isinya, kemudian beliau mengambilnya dari saya, lalu beliau meletakkan mulutnya pada tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau pun menghirupnya." (HR Abdurrazaq)
Riwayat lain, Aisyah berkata: "Suatu ketika aku minum, dan aku sedang haidh, lantas aku memberikan gelasku kepada Rasulullah dan beliau meminumnya dari mulut gelas tempat aku minum. Pada kesempatan lain aku memakan sepotong daging, lantas beliau mengambil potongan daging itu dan memakannya tepat di tempat aku memakannya." (HR. Muslim)
14. Panggilan Khusus pada Istri
Di antara keelokan budi pekerti Rasulullah SAW dan keharmonisan rumah tangga beliau ialah memanggil istri-istrinya dengan panggilan sayang. Dan beliau sering mengabarkan kepada istri-istrinya berita yang menggembirakan, bahkan membuat jiwa serasa melayang-layang.
Beliau memanggil Aisyah dengan Humairah yang artinya kemerah-merahan pipinya. Terkadang beliau juga suka memanggil sebutan "Aisy/Aisyi", dalam buaya Arab pemenggalan huruf terakhir menunjukan panggilan manja/tanda sayang. Mungkin serupa dengan kata 'sayang' yang terkadang diucapkan 'Say'.
Aisyah radhiyallahu 'anha menuturkan: "Pada suatu hari Rasulullah SAW berkata kepadanya: "Wahai 'Aisy (panggilan kesayangan Aisyah), Malaikat Jibril 'alaihissalam tadi menyampaikan salam buatmu." (Muttafaq 'Alaih)
15. Memberi Sesuatu yang Menyenangkan Istri
Dari Said bin Yazid, bahwa ada seorang wanita datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian Nabi bertanya kepada Aisyah: "Wahai Aisyah, apakah engkau kenal dia?" Aisyah menjawab: "Tidak, wahai Nabi Allah." Lalu, Rasulullah bersabda: "Dia itu Qaynah dari Bani Fulan, apakah kamu mau ia bernyanyi untukmu?", maka kemudian bernyanyilah qaynah itu untuk Aisyah." (HR. An-Nasai)
16. Memperhatikan Perasaan Istri
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya ketika seorang suami memandang istrinya dan begitu pula dengan istrinya, maka Allah memandang mereka dengan penuh rahmat. Manakala suaminya merengkuh telapak tangan istrinya dengan mesra, berguguranlah dosa-dosa suami istri itu dari sela jemarinya." (HR Maisarah dari Abu Sa'id Alkhudzri)
17. Segera Menemui Istri Jika Tergoda
Dari Jabir, sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wanita, kalau menghadap, ia menghadap dalam rupa (godaan) setan. Bila seseorang di antara kamu melihat seorang wanita yang menarik, hendaklah ia datangi istrinya, karena pada diri istrinya ada hal yang sama dengan yang ada pada wanita itu." (HR at-Tirmidzi)
18. Membantu Pekerjaan Rumah Tangga
Sayyidah Aisyah pernah ditanya: "Apa yang dilakukan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di rumahnya?" Aisyah menjawab: "Beliau ikut membantu melaksanakan pekerjaan keluarganya." (HR Al-Bukhari)
19. Mendinginkan Kemarahan Istri dengan Kata-kata Mesra
Nabi shollallahu 'alaihi wasallam biasa memijit hidung Aisyah jika ia marah dan beliau berkata: "Wahai 'Aisy, bacalah do’a: 'Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan." (HR Ibnu Sunni)
20. Mandi Bersama Istri
Sayyidah Aisyah radhiyallahu 'anha berkata: "Aku biasa mandi berdua bersama dari satu bejana." (HR Al-Bukhari)
21. Makan dan Minum Bergantian pada Tempat yang Sama
Dari Aisyah, dia berkata: "Saya biasa minum dari muk yang sama ketika haidh, lalu Nabi mengambil muk tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau minum. Kemudian saya mengambil muk, lalu saya menghirup isinya, kemudian beliau mengambilnya dari saya, lalu beliau meletakkan mulutnya pada tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau pun menghirupnya." (HR Abdurrazaq)
Riwayat lain, Aisyah berkata: "Suatu ketika aku minum, dan aku sedang haidh, lantas aku memberikan gelasku kepada Rasulullah dan beliau meminumnya dari mulut gelas tempat aku minum. Pada kesempatan lain aku memakan sepotong daging, lantas beliau mengambil potongan daging itu dan memakannya tepat di tempat aku memakannya." (HR. Muslim)
Lihat Juga :