Tiga Cincin Permata Pembuka Pintu Harta Karun

Rabu, 08 Juli 2020 - 06:29 WIB
loading...
Tiga Cincin Permata...
Harta karun.Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
PADA zaman dahulu, ada seorang bijaksana dan sangat kaya yang mempunyai seorang anak laki-laki. Ia berkata kepada anaknya, "Anakku, ini cincin permata. Simpanlah sebagai bukti bahwa kau pewarisku, dan kelak wariskan kepada anak-cucumu. Cincin ini mahal harganya, bentuknya indah, dan juga memiliki kemampuan untuk membuka pintu kekayaan." (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Berharga dan Tak Berharga )

Beberapa tahun kemudian, orang kaya itu mempunyai seorang anak laki-lakl lagi. Ketika anak itu sudah cukup umur, Si Bijaksana memberinya cincin pula, disertai nasihat yang sama.

Hal yang sama juga terjadi atas anaknya yang ketiga, yang terakhir. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Saudagar dan Darwis Kristen )

Tatkala Si Tua sudah meninggal dan anak-anaknya tumbuh dewasa, masing-masing merasa lebih berhak menjadi pewaris sebab memiliki cincin pemberian sang ayah. Tak ada seorang pun yang bisa meyakinkan cincin mana yang paling berharga.

Masing-masing anak memiliki pengikut, yang menyatakan cincinnya lebih bernilai dan paling indah.(Baca juga: Air Surga dari Orang Badui untuk Baginda Harun Al-Rasyid )

Namun, hal yang mengherankan adalah bahwa 'pintu kekayaan' itu masih tertutup bagi pemilik kunci itu dan juga pengikutnya yang terdekat. Mereka semua terlampau sibuk soal hak yang lebih tinggi, kepemilikan cincin, nilai, dan keindahannya.

Hanya beberapa orang saja yang mencari pintu kekayaan Si Tua. Tetapi, cincin-cincin itu memilki kekuatan magis pula. Meskipun disebut kunci, cincin-cincin itu tidak dapat langsung digunakan membuka pintu kekayaan.

Cukup dengan mengamati satu atau lain keindahannya saja, tanpa perbantahan atau rasa ingin yang berlebihan. Kalau hal itu telah dilakukan, orang yang melihatnya akan bisa mengetahui letak harta karun itu, dan bisa membuka pintunya dengan hanya memantulkan lingkaran cincin itu. Harta itu pun mempunyai sifat lain. Tak ada habis-habisnya. Baca juga: Jalan Gunung: Ahli Logika Cenderung Buram Matanya, Benarkan?

Sementara itu, para pendukung ketiga cincin itu mengulang-ulang kisah leluhurnya mengenai kegunaannya, masing-masing dengan cara yang sedikit berbeda.

Kelompok pertama beranggapan bahwa mereka telah menemukan harta karun itu. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Membawa Sepatu )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Afrika Mulai Terbagi...
Afrika Mulai Terbagi Menjadi Dua dan Membentuk Samudra Keenam di Bumi
Siapakah Penemu Sim...
Siapakah Penemu Sim Card Pertama di Dunia? Simak Penjelasannya
Fakta Gunung Bergerak,...
Fakta Gunung Bergerak, Berikut Penjelasan Al-Qur'an dan Sains
Artikel Terkini
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
6 Keistimewaan Masjidil...
6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji
Menjaga Kemabruran Haji:...
Menjaga Kemabruran Haji: Inilah Amalan setelah Pulang dari Tanah Suci
Infografis
Harta Karun Langka Uni...
Harta Karun Langka Uni Soviet Jatuh ke Tangan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved