Turki Utsmani Bebaskan Tunisia dari Cengkraman Spanyol, 238 Kapal Dikerahkan

Kamis, 02 Februari 2023 - 05:10 WIB
loading...
Turki Utsmani Bebaskan...
Ilustrasi armada laut Turki Utsmani saat pertempuran Lepanto. Saat penaklukan Tunisia, Sultan Turki Utsmani, Salim II mengerahkan 238 kapal laut untuk membebaskan Tunisia dari cengkraman Spanyol. Foto/Ist
A A A
Tunisia merupakan negara di Afrika yang pernah ditaklukkan dan dibebaskan Kesultanan Turki Utsmani dari cengkraman Spanyol dan kekaisaran Romawi. Pada zaman kuno, Tunisia dihuni oleh Suku Berber dan kekaisaran Romawi pernah memperkenalkan Agama Kristen.

Penaklukan Tunisia oleh Dinasti Turki Utsmani pada Tahun 1534 mengubur cita-cita Spanyol untuk menguasai Afrika Utara. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 238 kapan dikerahkan berikut puluhan ribu pasukannya. Dinasti Turki Utsmani berhasil menguasai Tunisia selama lebih dari 300 tahun. Kemenangan pasukan Utsmaniyah ini memberi pengaruh besar dalam membentuk peradaban Islam dan komunitas Turki di Tunisia.

Tunisia adalah negara paling utara di Afrika yang berbatasan dengan Aljazair dan Libya. Populasi Tunisia terdiri dari sebagian besar orang Arab, Turki dan Berber. Negara ini mayoritas berpenduduk muslim (sekitar 98%).

Dalam "Dinasti Turki Utsmani di Masa Pemerintahan Sultan Salim II" karya Ummy Nadhifah diceritakan kisah Kesultanan Turki Utsmani membebaskan Tunisia dari cengkraman Spanyol. Penaklukan ini terjadi pada masa Sultan Salim II menjadi pemimpin Dinasti Utsmaniyah.

Setelah wafatnya Sultan Sulaiman I, kepemimpinan Dinasti Turki Utsmani dilanjutkan oleh anaknya, Sultan Salim II. Pemerintahan Sultan Salim II terbilang singkat yaitu 8 tahun. Dinasti ini bermula dari salah satu kabilah yang hidup di wilayah Turkistan di bawah kepemimpinan Sulaiman Shah. Suku ini awalnya berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain untuk menghindari serbuan Mongol.

Perpindahan suku ini sampai ke wilayah Asia Tengah saat kepemimpinan dipegang oleh Utsman bin Ertugrul bin Sulaiman Shah yang merupakan pendiri Dinasti Turki Utsmani. Seiring waktu, Turki Utsmani menjadi imperium besar yang pernah berjaya selama enam abad lebih (Tahun 1281-1924 M).

Turki Utsmani merupakan Dinasti Islam paling lama dan terluas dalam sejarah Islam. Kerajaan Islam ini menguasai wilyah meliputi Eropa, Afrika Utara, dan Timur Tengah. Tak hanya merebut negeri-negeri Arab, wilayah kekuasaan Turki Utsmani sampai Wina, bahkan Balkan. Pusat-pusat Islam juga tumbuh di Trace, Macedonia, Thessaly, Bosnia, Herzegovina, Bulgaria, Albania, dan sekitarnya. Bahkan raja-raja Islam di Indonesia (abad ke-17), seperti Aceh dan Banten pernah berhubungan dengan kerajaan Turki Utsmani.
Turki Utsmani Bebaskan Tunisia dari Cengkraman Spanyol, 238 Kapal Dikerahkan

Setelah wafatnya Sulaiman I Al-Qanuni pada Tahun 1566 M, kepemimpinan Turki Utsmani dilanjutkan oleh putranya Sultan Salim II. Sultan Salim II merupakan sultan yang kurang tertarik dengan kemiliteran dan lebih banyak menyerahkan kekuasaan kepada para menterinya. Pada usia 18 tahun sebelum ditetapkan menjadi sultan, ia sempat beberapa kali menjabat gubernur di berbagai provinsi di antaranya di Konya, wilayah Anatolia.

Sultan Salim II merupakan putra ke-3 dari Sultan Sulaiman I Al-Qanuni (wafat 1566 M). Beliau lahir di Konstantinopel pada 28 Mei 1524 M. Sultan Salim II memiliki empat anak, yaitu Murad III yang merupakan penerus dari Sultan Salim II, Ismihan Sultan, Gevherhan Sultan, dan Sah Sultan.

Sultan Salim II kurang memiliki kemampuan dalam melakukan penaklukan. Tidak seperti ayahnya yang sangat cakap dalam urusan perang. Untung saja dalam memimpin negara ia dibantu oleh para wazir yang mumpuni.

Pembebasan Tunisia dari Cengkraman Spanyol
Menukil keterangan Ali Muhammad Ash-Shallabi, sebelum Perang Lepanto pada Tahun 1569 M, Tunisia berada di bawah penguasaan Turki Utsmani. Setelah kemenangan Kristen pada pertempuran Lepanto, Don John, berhasil merebut Tunisia pada Oktober 1573 M.

Karena seringnya terjadi pemberontakan di Tunisia, Sultan Hafashi Abdul Abbas Asy-Syadzili yang saat itu memerintah Tunisia meminta tolong kepada Raja Spanyol Phillip II untuk melindungi dan memadamkan pemberontakan yang ada di Tunisia dengan imbalan memberikan hak-hak istimewa.

Mereka diperkenankan tinggal di wilayah Tunisia semau mereka. Raja Phillip kemudian meminta daerah Binzarat dan Halq al-Wadi. Setelah itu, Don John berangkat dengan armadanya dari kepulauan Sisilia pada Oktober 1573 M dengan membawa 138 kapal dan 20.000 pasukan. Dia mendarat di Halq al-Wadi yang sebelumnya diduduki Spanyol.

Don John menduduki Tunisia dan penduduk asli Tunisia keluar meninggalkan Tunisia akibat kekejian pasukan Spanyol. Setelah kekalahan Turki Utsmani pada Perang Lepanto, kepala staf Angkatan Laut Qalj Ali, membangun kembali Angkatan Laut Turki Utsmani untuk mempersiapkan penaklukan selanjutnya, yaitu mengambil alih Tunisia kembali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengenal Imarethane...
Mengenal Imarethane : Jejak Sejarah Dapur Umum di Zaman Khilafah Ustmani
Jelang Runtuhnya Turki...
Jelang Runtuhnya Turki Utsmani: 27 Sultan Tidak Dapat Diandalkan
Kisah Sultan Salim I...
Kisah Sultan Salim I Menyerang Daulah Abbasiyah Ambil Gelar Khalifah
Kisah Muhammad Al-Fatih...
Kisah Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk: Masa Kejayaan Turki Utsmani
Kisah Kekalahan Turki...
Kisah Kekalahan Turki Utsmani Melawan Bangsa Mongol: Membuat Eropa Bersyukur
Terbentuknya Daulah...
Terbentuknya Daulah Utsmaniyah: Pada Mulanya Mengabdi ke Turki Seljuk
Rekomendasi
Arus Atlantik Melemah,...
Arus Atlantik Melemah, Ilmuwan Ungkap Kondisi Berbahaya di Laut
Ilmuwan Menemukan Penyebab...
Ilmuwan Menemukan Penyebab Terjadinya Supernova
Mengapa Laut Mediterania...
Mengapa Laut Mediterania dan Samudra Atlantik Tidak Menyatu? Ini Penjelasan Lengkapnya
Artikel Terkini
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Infografis
Ilmuwan Sebut Luar Angkasa...
Ilmuwan Sebut Luar Angkasa Dipadati Gas Metana dari Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved