12 Hari Menjelang Ramadan, Begini Sejarah Disyariatkannya Puasa

Jum'at, 10 Maret 2023 - 05:10 WIB
loading...
12 Hari Menjelang Ramadan,...
Perintah puasa diturunkan pada bulan Syaban tahun ke-2 Hijriyah, ketika Nabi Muhammad SAW mulai membangun pemerintahan di Madinah. Foto/Ist
A A A
Puasa Ramadan 1444 Hijriyah segera tiba yang insya Allah jatuh pada Hari Kamis, 23 Maret 2023. Umat muslim perlu mengetahui sejarah dan asal usul disyariatkannya puasa Ramadan.

Untuk diketahui, Ramadan adalah bulan ke-9 dalam kalender Hijriyah. Ramadan berasal dari kata Romadh (رمض) yang artinya panas menyengat atau membakar. Dinamakan seperti itu karena memang matahari pada bulan itu jauh lebih menyengat dibanding bulan-bulan lain.

Menurut Imam Al-Qurthubi dalam tafsirnya, dinamakan bulan Ramadan karena ia menggugurkan (membakar) dosa-dosa dengan amal saleh. Dalam Hadis yang sahih, Rasulullah SAW mengabarkan keutamaan bulan Ramadan.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: "Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni." (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Sejarah Disyariatkannya Puasa
Puasa adalah ibadah yang sangat bernilai di sisi Allah. Tidak hanya diwajibkan kepada umat Islam yang beriman, namun juga diwajibkan kepada umat terdahulu. Artinya, para Nabi sebelum diutusnya Rasulullah SAW juga menjalankan puasa.

Sejarah disyariatkannya puasa hingga diwajibkan kepada umat Islam sebenarnya melalui tiga fase (tahapan). Perintah berpuasa diturunkan pada bulan Sya'ban tahun ke-2 Hijriyah, ketika Nabi Muhammad SAW mulai membangun pemerintahan di Madinah.

Disyariatkannya puasa ini bermula saat Rasulullah SAW tiba di Madinah. Beliau berpuasa tiga hari setiap bulannya, juga puasa Asyura. Kemudian Allah mewajibkan puasa melalui firman-Nya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa --sampai dengan firman-Nya-- Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin..." (Al-Baqarah: 183-184).

Pada mulanya orang yang menghendaki puasa, ia boleh puasa; dan orang yang tidak ingin puasa, maka ia memberi makan seorang miskin sebagai ganti dari puasanya. Kemudian Allah menurunkan ayat lain yang artinya: (beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an --sampai dengan firman-Nya--. Karena itu, barangsiapa di antara kalian hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. (Al-Baqarah: 185)

Maka Allah menetapkan kewajiban puasa atas orang mukim yang sehat, dan memberikan keringanan kepada yang sakit dan orang yang sedang bepergian. Serta ditetapkan memberi makan orang miskin bagi lansia yang tidak kuat lagi melakukan puasa (fidyah).

Demikianlah dua tahapan pensyariatan puasa. Pada mulanya mereka masih boleh makan, minum, dan mendatangi istri selagi mereka belum tidur; tetapi apabila telah tidur, mereka dilarang melakukan hal tersebut. Kemudian ada seorang lelaki dari kalangan Anshar yang dikenal dengan nama Sirmah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ramadan, Waktu yang...
Ramadan, Waktu yang Tepat Mendulang Berbagai Pahala
Syafana Ramadhan Boarding...
Syafana Ramadhan Boarding Camp Bentuk Karakter Pemimpin Islam
Lintasarta Salurkan...
Lintasarta Salurkan Program Sosial Ramadan bagi Lebih dari 1.500 Penerima Manfaat di Berbagai Kota
Memasuki 10 Hari Terakhir...
Memasuki 10 Hari Terakhir Ramadan dan 10 Amalan Terbaiknya, Umat Muslim Wajib Tahu!
Muhammadiyah Tetapkan...
Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 pada Jumat 20 Maret
Bolehkah Menjalankan...
Bolehkah Menjalankan Puasa Ramadan dengan Niat Diet? Simak Jangan Sampai Keliru
Rekomendasi
Umur Bumi Semakin Pendek,...
Umur Bumi Semakin Pendek, Ternyata Ini Penyebabnya
Ini Alasan Presiden...
Ini Alasan Presiden Turkmenistan Ngotot Tutup Gerbang Mulut Neraka
Erdogan: Kekuatan Gempa...
Erdogan: Kekuatan Gempa Turki 3 Kali Lebih Kuat dari Marmara
Artikel Terkini
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Infografis
Hari Pertama Puasa Ramadan,...
Hari Pertama Puasa Ramadan, Daging Sapi Dijual Rp140 Ribu per Kg
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved