Komandan yang Mualaf Ini Dukung Penuh Al-Fatih Taklukkan Konstantinopel

Minggu, 19 Juli 2020 - 08:05 WIB
loading...
A A A
Andai kata negara-negara itu mau memberikan bantuan kepada Byzantium, ujarnya lagi, pastilah mereka akan mengirimkan pasukan dan kapal-kapai perangnya. Andaikata orang-orang Eropa setelah kita taklukkan Kota Konstantinopei, mereka mengajak berperang menantang kita, apakah kita hanya akan berpangku tangan dan tidak melakukan apapun. “Jelas kita akan menyambut mereka dengan serangan paling menyakitkan, demi mempertahankan kehormatan kita,” tandasnya.

Baca juga: Ini Tokoh yang Makamnya Dimuliakan Sultan Muhammad Al-Fatih

“Wahai penguasa Kesultanan!” ujar Zughanusy Pasya kemudian. “Kau telah tanyakan pendapat saya, maka kini aku katakan pendapat ini secara terus terang. Hati kita hendaknya kokoh laksana batu karang, dan kita wajib meneruskan peperangan ini, tanpa dilanda sifat lemah dan kerdil,” tegasnya lagi.

Selanjutnya Zughanusy Pasya menekankan, “Kita telah mulai satu perkara, maka wajib bagi kita untuk menyelesaikan perkara ini sampai sempurna. Wajib bagi kita meningkatkan serangan, membuka perbatasan, dan kita runtuhkan keberanian mereka. Tidak ada pendapat lain yang bisa aku kemukakan, selain ini,” tutupnya. (Baca juga: Al-Fatih Siapkan 400 Kapal dan 250.000 Mujahid untuk Kuasai Konstantinopel)

Mendengar ucapan penuh semangat itu, berbinarlah muka Sultan Al-Fatih. Dia tampak sangat puas. Senyumnya mengembang. Selanjutnya Sultan menoleh kepada komandan perangnya Tharhan dan menanyakan bagaimana pendapatnya. Maka dia pun menjawab dengan tangkas, “Apa yang dikatakan Zughanusy adalah tepat. Saya sependapat dengannya, Wahai Sultan!”

Baca juga: Toleransi Islam di Hagia Sophia: Simbol-Simbol Gereja itu Tetap Utuh

Sultan lalu menoleh ke gurunya, Syaikh Aaq Syamsuddin dan Maulana Al-Kurani. Beliau meminta pendapat dua Syaikh yang sangat dihormati itu. Muhammad Al-Fatih berharap keduanya menyetujui apa yang dikatakan oleh Zughanus Pasya. “Harus dilanjutkan dan dengan kekuatan yang Mahaagung, maka kemenangan akan segera tercapai, insya Allah,” ujar Syaikh Aaq Syamsuddin, mempertebal keyakinan Sultan Muhammadi Al-Fatih.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Maulana Al-Kurani. Ucapan Syaikh ini semakin menggelorakan semangat di dada orang-orang yang hadir. Sultan merasa demikian gembira dengan doa kedua Syaikh untuk kemenangan tentara Utsmani. Maka dia pun tak kuasa untuk tidak mengatakan, “Siapa di antara nenek moyangku yang memiliki kekuatan seperti aku?" (Baca juga: Meriam Raksasa Andalan Sultan Muhammad Al-Fatih )

Para ulama sepakat mendukung pendapat yang menyatakan, jihad harus dilanjutkan. Secara pribadi Sultan juga berkeinginan untuk menaklukkan Kota Konstantinopel.

Pertemuan selesai dengan diakhiri oleh seruan dari Sultan bahwa serangan umum akan segera dilakukan untuk menundukkan kota. Dia akan mengeluarkan perintah penyerangan dan pengepungan, pada saat kesempatan emas terbuka. Dan semua tentara hendaknya bersiap-siap menyambut serangan itu. (Baca juga: Sejarah Hagia Sophia, antara Katedral Kristen Ortodoks dan Masjid )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Masjid Hagia Sophia...
Masjid Hagia Sophia Turki : Mengenal Toleransi Islam di Dalam Masjid
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni,...
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni, Sultan ke-10 Daulah Turki Utsmani
Kisah Muhammad Al-Fatih...
Kisah Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk: Masa Kejayaan Turki Utsmani
Terbentuknya Daulah...
Terbentuknya Daulah Utsmaniyah: Pada Mulanya Mengabdi ke Turki Seljuk
Kisah Turki Utsmani...
Kisah Turki Utsmani Menaklukkan Kesultanan Mamalik Mesir
Kisah Ottoman Membuat...
Kisah Ottoman Membuat Eropa Tak Berdaya: Pasar Rempah-Rempah Dikuasai Umat Islam
Rekomendasi
Sejarah Kapal Hantu...
Sejarah Kapal Hantu Flying Dutchman Ternyata Dimulai dari Indonesia
Gempa Myanmar Hancurkan...
Gempa Myanmar Hancurkan Kota Purba di Mandalay
Pabrik Senjata Tertua...
Pabrik Senjata Tertua di Dunia Berusia 7.200 Tahun Ditemukan di Jerusalem
Artikel Terkini
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Cara Islam Mengelola...
Cara Islam Mengelola Konflik Rumah Tangga: Teladan Rasulullah, Fatimah, dan Ali bin Abi Thalib
Soal Waktu : Benarkah...
Soal Waktu : Benarkah Sehari di Akhirat Sama dengan 1.000 Tahun di Dunia?
Ayat-ayat Al Quran dan...
Ayat-ayat Al Quran dan Hadis Nabi tentang Waktu
Tiga Dimensi Waktu yang...
Tiga Dimensi Waktu yang Dimiliki Manusia, Kaum Muslim Wajib Tahu
Konsep Waktu dalam Islam...
Konsep Waktu dalam Islam : Amanah Allah yang Wajib Dijaga dan Dipertanggungjawabkan
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved