Amalan Sunnah Fajar yang Berlipat Pahala dan Berkah

Sabtu, 08 April 2023 - 03:05 WIB
loading...
Amalan Sunnah Fajar...
Waktu fajar ini merupakan waktu krusial yang penuh dengan pahala dan berkah, maka umat muslim dianjurkan memperbanyak amalan di waktu tersebut. Foto ilustrasi/ist
A A A
Aktivitas seorang muslim biasanya diawali dari waktu fajar atau sebelum subuh. Setelah menunaikan salat Qiyamul Lail, salat sunnah fajar, dan kemudian salat subuh. Waktu fajar ini merupakan waktu krusial yang penuh dengan pahala dan berkah .

Dikutip dari buku 'Belajar Sunnah Nabi Sehari-hari' yang ditulis Junaidi Ahmad, berikut beberapa amalan di waktu fajar yang biasa dilakukan Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, yakni:

1. Membaca doa saat bangun tidur

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menganjurkan umatnya untuk membaca doa setelah bangun tidur. Sebagaimana hadis dari Hudzaifah bin AL-Yaman, dia mengatakan,

"Biasanya Rasulullah ketika bangun dari tidurnya beliau berdoa, "Alhamdulillahilladzi ahyaana ba'da maa amaatana wa ilaihin nusyuur" (Segala puji bagi Allah yang menghidupkanku dan mematikanku dan kepada-Nya lah kita dikembalikan)." (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca juga: 4 Waktu Paling Berharga, Siapa yang Menjaganya Hidupnya Akan Berkah

Hadis lainnya, dari Abu Hurairah, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

"Apabila salah seorang dari kalian bangun dari tidur, hendaknya dia mengucapkan, "Alhamdulillahilladzi afaaniy fii jasadiy, wa rodda 'alayya ruhiy, wa adzina lii bi dzikrihi (segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesehatan pada jasadku dan telah mengembalikan ruhku serta mengizinkanku untuk berdzikir kepada-Nya" (HR. Tirmidzi).

2. Menatap langit dan membaca 10 ayat terakhir surah Ali Imran

Ibnu Abbas menceritakan, "Ia menginap pada suatu malam di rumah Maimunah, istri Nabi dan ia adalah bibinya. Aku berbaring di sisi bantal, sementara Rasulullah dan istrinya berbaring di sepanjangnya. Rasulullah tidur. Hingga pada waktu pertengahan malam, atau sedikit sebelumnya, atau sedikit setelahnya, Rasulullah bangun, duduk dan mengusap kedua matanya dengan tangannya. Lalu beliau membaca ayat-ayat penutup Ai Imran lalu bangkit dan mengambil kantong air yang tergantung, lalu berwudhu menggunakan air tersebut dan memperbagus wudhunya, lalu berdiri dan salat." (HR. Bukhari dan Muslim).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menjaga Kemabruran Haji:...
Menjaga Kemabruran Haji: Inilah Amalan setelah Pulang dari Tanah Suci
5 Amalan Sunnah di Bulan...
5 Amalan Sunnah di Bulan Zulkaidah, Jangan Dilalaikan!
4 Amalan yang Besar...
4 Amalan yang Besar Pahalanya di Hari Raya Idulfitri, Cek Penjelasannya di Sini!
Sunnah Idulfitri, Tempuh...
Sunnah Idulfitri, Tempuh Jalan Berbeda Setelah Salat Ied
11 Sunnah di Hari Lebaran,...
11 Sunnah di Hari Lebaran, Jangan Lupa Amalkan!
Ramadan, Waktu yang...
Ramadan, Waktu yang Tepat Mendulang Berbagai Pahala
Rekomendasi
Rotasi Inti Bumi Melambat,...
Rotasi Inti Bumi Melambat, Ahli Beberkan Dampaknya
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Baru Kehidupan di Mars
Fenomena Cahaya Aneh...
Fenomena Cahaya Aneh Berwarna-warni Terlihat di Langit Kanada
Artikel Terkini
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Infografis
4 Amalan Idulfitri yang...
4 Amalan Idulfitri yang Setara Pahala Perang Badar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved