Kisah Bijak Para Sufi: Pukullah pada Tanda Ini

Selasa, 21 Juli 2020 - 06:10 WIB
loading...
Kisah Bijak Para Sufi:...
Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
Dzun-Nun, orang Mesir itu, menulis tentang cara menemukan pengetahuan yang tersembunyi dalam prasasti-prasasti peninggalan Firaun dengan perumpamaan. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Cara Menangkap Kera)

Ada sebuah patung dengan jari menunjuk, dan di situ terpahat tulisan "Pukullah pada tanda ini untuk harta karun."

Baca juga: Ujian Kekayaan: Dari Tiga Orang, Hanya Lulus Satu Orang

Tak ada orang yang tahu awal mula patung tersebut, tetapi dari masa ke masa orang-orang pun datang ke sana untuk menggali tempat yang ditunjuk oleh jari patung itu. Sebab lokasi harta itu terbuat dari batu pilihan, penggalian orang-orang itu pun sia-sia, dan rahasia harta karun itu tetap terselimut misteri.

Suatu siang kala sedang khusuk merenung, tertangkaplah oleh Dzun-Nun bahwa bayangan telunjuk itu ternyata sejajar dengan sebuah garis di lantai di bawah patung tersebut. Hal ini tidak diketahui selama berabad-abad.

Baca juga: Tiga Cincin Permata Pembuka Pintu Harta Karun

Ia pun segera menandai tempat itu, lalu bergegas mengumpulkan peralatan. Dengan alat pahat, dibongkarnya batu ubin besar itu. Perkiraan Dzun-Nun tepat tempat itu adalah pintu masuk di langit-langit sebuah gua bawah tanah.

Di dalam gua itu terdapat berbagai macam alat pertukangan; dari benda-benda inilah Dzun-Nun mampu menarik kesimpulan tentang ilmu pengetahuan mereka, yang sudah lama lenyap, dan karenanya ia mendapatkan harta karun dan hal-hal berharga lainnya yang memang seharusnya menyertainya. (Baca juga: Kebijaksanaan yang Diperjualbelikan )

====

Menurut Idries Shah dalam Tales of The Dervishes yang diterjemahkan Ahmad Bahar dengan judul Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi , kisah yang bisa dibilang serupa dengan apa yang telah dituturkan oleh Paus Sylvester II, yang membawa pengetahuan dari "Negeri Arab". Termasuk matematika, dari Sevilla, Spanyol, pada abad kesepuluh. (Baca juga: Tiga Nasihat Berharga dari Burung yang Tertangkap )

Dikenal sebagai seorang penyihir karena kemampuannya dalam bidang teknik, Gerbert (begitulah ia disapa) 'menginap bersama seorang filsuf dari sekte Saracen'. Kuat dugaan, disinilah Gerbert mendengar tentang kisah Sufi tersebut.

Konon cerita ini juga pernah dikisahkan oleh Khalifah Abu Bakar, yang wafat tahun 634. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Para Pelayan dan Rumah )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Kawah Meteorit yang...
Kawah Meteorit yang Bikin Dinosaurus Punah Ditemukan di Australia
Dilapisi Emas Murni,...
Dilapisi Emas Murni, Kitab Yahudi dan Ilmuwan Yakin Kuil Suci Sulaiman Ada di Yerusalem
Gugusan Kota Kuno Terbesar...
Gugusan Kota Kuno Terbesar di Amazon Ditemukan
Artikel Terkini
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved