Pecat Syaikh Kurani sebagai Hakim, Sultan Muhammad Al-Fatih Menyesal

Selasa, 21 Juli 2020 - 13:28 WIB
loading...
A A A
Nah, peristiwa penyobekan kertas bergambar itu sangat memukul perasaan Sultan Muhammad Al-Fatih. Dia marah besar atas perbuatan Syaikh tersebut. Saking marahnya, Sultan memecat Syaikh Kurani dari kedudukannya. Maka terjadilah konflik antara Sultan dengan gurunya itu.

Al-Kurani segera berangkat ke Mesir . Di Mesir dia diterima dengan penghormatan tinggi oleh Sultan Mesir Qaytabay. Syaikh tinggal bersamanya beberapa waktu lamanya. (Baca juga: Ketika Sultan Muhammad Al-Fatih Ubah Daratan Menjadi Lautan )

Prof Dr Ali Muhammad Ash-Shalabi dalam Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah, menceritakan tak lama kemudian, Sultan Muhammad Al-Fatih menyesali apa yang dia lakukan. Dia pun menulis surat kepada Sultan Qaytabay dan memintanya untuk memulangkan Syaikh Al-Kurani kepadanya. Sultan Qaytabay menceritakan isi surat Sultan Muhammad Al-Fatih kepada Syaikh Al-Kurani. Kemudian Qaytabay berkata. “Janganlah kau kembali padanya, sebab aku menghormatimu lebih dari penghormatannya."

Syaikh Al Kurani menjawab, “Apa yang kau katakan adalah benar. Hanya saja antara aku dan dia, tumbuh rasa saling mencintai yang demikian mulia, layaknya cinta seorang anak kepada orangtuanya. Sedangkan apa yang terjadi antara kita adalah sesuatu yang lain. Dia tahu ini. Dia juga tahu bahwa saya suka padanya secara alami. Maka jika saya tidak datang padanya, dia akan tahu bahwa saya dilarang olehmu dan ini akan menimbulkan permusuhan antara engkau dan dia."

Baca juga: Sujud Syukur Dunia Islam Sambut Kemenangan Al-Fatih, Hagia Sophia Jadi Masjid

Sultan Qaytabay membenarkan apa yang dikatakan Syaikh. Maka dia pun memberikan uang dalam jumlah besar kepada Al Kurani dan mempersiapkan seluruh keperluan perjalanan. Dia juga mengirimkan hadiah kepada Sultan Muhammad Al-Fatih. Sesampainya di Konstantinopel, Sultan mengangkatnya sebagai hakim kemudian sebagai mufti. Sultan menyediakan semua keperluan Syaikh dan menghormatinya dengan penghormatan tinggi.

Imam Asy-Syaukani berkata, “Syaikh Al-Kurani berubah posisi dari seorang hakim menjadi seorang ahli fatwa. Banyak orang-orang besar datang menemuinya. Dia mensyarah buku Jam’ul Jawami’ dan memberi catatan penting terhadap Jalaluddin Al-Mahalli, seorang mufassir.

Baca juga: Al-Fatih Kirim Hadiah dan Surat kepada Penguasa Makkah, Begini Isinya

Dia menulis tafsir dan mensyarah buku Shahih Bukhari. Dia juga menulis kasidah dalam ilmu 'Arudh dalam 600 bait syair. Dia membangun sebuah masjid dan sekolah di Istambul yang diberi nama Daarul Hadits.

Dunia berada di bawah kekuasaannya dan dia membangun banyak tempat singgah. Ilmunya menyebar ke mana-mana dan diambil oleh banyak orang besar. Dia menunaikan ibadah Haji pada tahun 761 H. Dia tetap terhormat sampai wafatnya pada akhir tahun 792 H. Sultan dan bawahan-bawahannya menyalatkan jenazahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Masjid Hagia Sophia...
Masjid Hagia Sophia Turki : Mengenal Toleransi Islam di Dalam Masjid
Kisah Hakim Syuraih...
Kisah Hakim Syuraih bin al-Harits Kalahkan Khalifah Ali dalam Kasus Baju Perang
Kisah Hakim Syuraih...
Kisah Hakim Syuraih Menangani Kasus Sengketa Kuda yang Melibatkan Khalifah Umar
Kisah Khalifah Umar...
Kisah Khalifah Umar bin Abdul Aziz Mengangkat Iyas bin Mu’awiyah sebagai Hakim
Kisah Muhammad Al-Fatih...
Kisah Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk: Masa Kejayaan Turki Utsmani
Kisah Ottoman Membuat...
Kisah Ottoman Membuat Eropa Tak Berdaya: Pasar Rempah-Rempah Dikuasai Umat Islam
Rekomendasi
Cekungan Saint Croix,...
Cekungan Saint Croix, Ilmuwan Sebut Keajaiban Irigasi dari Peradaban yang Terlupakan
Seperti Amuba! Inilah...
Seperti Amuba! Inilah Jenis Virus Purba yang Dihidupkan Kembali
Spesies Buaya Trias...
Spesies Buaya Trias Baru Mengungkap Kehidupan Pesisir Kuno AS
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved