Tindakan Momeka Membakar Al-Qur'an di Swedia Membuat Umat Kristen Irak Ketakutan

Selasa, 11 Juli 2023 - 08:21 WIB
loading...
A A A
Saat itu, para teroris melewati Mosul dengan megafon, menuntut orang Kristen meninggalkan kota atau membayar pajak yang ditetapkan dalam Al-Qur'an, untuk non-Muslim.

Qaraqosh, kampung halaman Salwan, membengkak dari populasi sebelumnya 15.000 orang menjadi lebih dari 40.000 orang. Orang-orang Kristen di bawah ancaman pindah ke Qaraqosh dari seluruh negeri. Kala itu, Pasukan Kurdi berjanji untuk melindungi kota.

Diradikalisasi oleh Perang

Momeka menjadi satpam di markas Partai Demokrat Asyur. Pada tahun 2014, pada bulan Agustus, IS datang, pasukan keamanan Kurdi menghilang dan meninggalkan orang-orang Kristen untuk menjaga diri mereka sendiri. Untungnya, hampir semua penduduk berhasil melarikan diri; kota itu kosong ketika para jihadis menyerbunya.

Banyak orang Kristen melarikan diri ke Ain Kawa, pinggiran Erbil, dan mengajukan permohonan untuk meninggalkan negara itu untuk mencari perlindungan di AS atau Kanada.

Momeka bergabung dengan milisi Syiah. Dia mendirikan faksi Kristen bersenjata – Suqur al-Suryan – dalam aliansi dengan Front Mobilitas Populer, yang berperang melawan ISIS dengan dukungan Iran. Spiral radikalisasinya berlanjut.

Baca juga: Pesepak Bola Irak Bawa Al Quran ke Lapangan, Protes Pembakaran di Swedia

Sementara dia awalnya memberi penghormatan kepada para pemimpin milisi yang didominasi Iran, sebagaimana dibuktikan oleh video dan tweet, dia kemudian berkonflik dengan mereka. Ini akibat dia dibui di penjara Badush di utara Mosul selama tiga tahun setelah kecelakaan mobil yang dilakukannya sendiri.

Salwan Momeka bergabung dengan Demokrat Swedia ultra-kanan setelah melarikan diri ke Swedia. Disebutkan bahwa dia membakar Al-Qur'an dua kali di distrik Sodermalm di Stockholm: pada pukul 13.30, pada tanggal 28 Juni dan pukul 6 sore, pada tanggal 29 Juni.

Dia berniat mengulangi aksinya untuk ketiga kalinya. Dia akan membakar bendera Irak dan Al-Qur'an di depan kedutaan Irak di Stockholm. Polisi Swedia sekarang sedang menyelidikinya atas tuduhan penghasutan.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Studi Terbaru: Islam...
Studi Terbaru: Islam Agama dengan Pertumbuhan Tercepat di Dunia
Apakah Yesus dan Nabi...
Apakah Yesus dan Nabi Isa Itu Sama? Simak Penjelasan Ustaz Felix Siauw dan Dondy Tan
Kisah Sufi: Saudagar, Jalaluddin...
Kisah Sufi: Saudagar, Jalaluddin Rumi, dan Darwis Kristen
Kisah Mirza Ghulam...
Kisah Mirza Ghulam Ahmad: Mengaku Nabi untuk Islam, Kristen, dan Hindu
Ini Mengapa Kufah Menjadi...
Ini Mengapa Kufah Menjadi Sumber Pemberontakan di Era Khalifah Utsman
Milad ke-112 Muhammadiyah:...
Milad ke-112 Muhammadiyah: Krismuha Kian Menjadi Sorotan
Rekomendasi
Mereka yang Menolak...
Mereka yang Menolak Hadiah Nobel, Ada Terpaksa maupun Sukarela
Spesies Buaya Trias...
Spesies Buaya Trias Baru Mengungkap Kehidupan Pesisir Kuno AS
Benua Mikro Baru Ditemukan...
Benua Mikro Baru Ditemukan Antara Greenland dan Kanada
Artikel Terkini
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Tradisi Lebaran Anak...
Tradisi Lebaran Anak Yatim di Hari Asyura, Dari Mana Asalnya?
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Infografis
6 Merek Kurma Israel...
6 Merek Kurma Israel yang Diboikot Umat Muslim di Eropa dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved