Begini Panduan Rasulullah Saat Bermimpi Baik atau Mimpi Buruk

Minggu, 16 Juli 2023 - 16:30 WIB
loading...
Begini Panduan Rasulullah...
Dalam Islam tidak boleh sembarangan menakwilkan mimpi, karena mimpi sendiri terbagi 3 jenis salah satunya bisa jadi mimpi itu datangnya dari setan. Foto ilustrasi/ist
A A A
Mimpi dialami semua manusia, dari anak kecil hingga orang tua. Dalam Islam, tidak boleh sembarangan menakwilkan mimpi . Tidak boleh asal menerka makna sebuah mimpi. Karena di dalam agama Islam, menurut Ustad Muhammad Idris, pengasuh kajian As-Sunnah, mimpi terbagi menjadi tiga macam.

Hal ini berdasarkan hadis Nabishallallahu ‘alaihi wasallamdari sahabat Abu Hurairahradhiyallahu ‘anhu :

Mimpi itu ada tiga macam: bisikan hati, rasa takut dari setan, dan kabar gembira dari Allah.”(HR. Bukhari)

Pertama: Mimpi yang baik(ru’ya shalihah hasanah),yaitu jika seseorang bermimpi hal yang ia sukai. Mimpi ini datangnya dari AllahTa’aladan itu suatu nikmat. Karena jika ia bermimpi seperti itu, ia menjadi semangat dan bergembira.

Inilah yang dimaksud dalam sabda Nabishallallahu ‘alaihi wasallam :

“Tidak tersisa dari kenabian, kecuali kabar-kabar gembira.” Para sahabat bertanya, “Apakah hal yang menggembirakan itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Mimpi yang baik.”(HR. Bukhari)

Kedua: Mimpi buruk(ru’ya makruhah),mimpi ini datang dari setan. Dan ini sering kali menggelisahkan dan mengganggu. Salah satu terapi dari mimpi seperti ini adalah membaca ta’awudz, yaitu meminta perlindungan kepada AllahTa’aladari godaan setan. Jika kita mengalaminya, maka yang harus kita lakukan adalah bersabar. Karena ingatlah bahwa setan itu musuh manusia dan berusaha menyakiti serta membuat sedih, bahkan di dalam tidur kita.

Allah berfirman :

إِنَّمَا النَّجْوَىٰ مِنَ الشَّيْطَانِ لِيَحْزُنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَلَيْسَ بِضَارِّهِمْ شَيْئًا إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِۚ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ


“Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari setan, supaya orang-orang yang beriman itu bersedih, sedang pembicaraan itu tidaklah memberi mudharat sedikit pun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah dan kepada Allahlah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal.”(QS. Al-Mujadalah: 10)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Obat Penenang Hati dari...
Obat Penenang Hati dari Rasulullah SAW, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Arti Mimpi Makan Siang...
Arti Mimpi Makan Siang Menurut Ulama, Ternyata Ini Maknanya
Kisah Tabiin Ibnu Sirin:...
Kisah Tabiin Ibnu Sirin: Pelopor Ilmu Interpretasi Mimpi dalam Islam
Dukun dan Peramal di...
Dukun dan Peramal di Zaman Nabi Yusuf: Tafsir Surat Yusuf Ayat 43-49
Kisah Umar bin Khattab...
Kisah Umar bin Khattab Mendekati Ajal: Mimpi Seekor Ayam Jantan Mematuk Dua Kali
Mau Tahu Manusia Paling...
Mau Tahu Manusia Paling Buruk di Dunia? Inilah Jawaban Rasulullah SAW
Rekomendasi
Ini Wilayah di Bumi...
Ini Wilayah di Bumi dengan Udara Terbersih, Berikut Penjelasan Lengkapnya
Hujan Cacing Melanda...
Hujan Cacing Melanda di China, Penduduk Kegelian Takut Keluar Rumah
Diterjang Badai Debu,...
Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Lebih Baik Minum Air...
Lebih Baik Minum Air Dingin atau Air Hangat saat Buka Puasa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved