Peristiwa Muharam: Fir'aun Mati Tenggelam di Laut Merah, Ingin Tobat tapi Gagal

Selasa, 25 Juli 2023 - 16:03 WIB
loading...
Peristiwa Muharam: Firaun...
Firaun mati tenggelam di Laut Merah pada saat ia mengejar Nabi Musa dan pengikutnya pada 10 Muharam. Foto/ilustrasi: Ist
A A A
Fir'aun mati tenggelam di Laut Merah pada saat ia mengejar Nabi Musa dan pengikutnya. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 10 Muharram . Raja sombong ini pada detik-detik kematiannya, hendak bertobat karena menyadari kebenaran Nabi Musa. Tobat ini gagal karena Malaikat Jibril menyumpal mulut Firaun dengan lumpur laut.

Jibril sangat membenci Raja Fir'aun karena kesombongannya. Kisah tentang kebencian Jibril kepada Fir'aun tersebut diceritakan dalam hadis yang diriwayatkan Tirmidzi dalam Kitab Tafsir, bab dari surat Yunus, 4/287.

Baca juga: Kembalinya Nabi Musa dan Prediksi Fir'aun

Diriwayatkan:

Jibril telah memberitahu Rasulullah SAW bahwa pada saat Firaun tenggelam dia berkata, "Aku percaya bahwa tidak ada tuhan selain Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil."

Lalu, Jibril menyumbat mulutnya dengan lumpur laut, sehingga dia tidak bisa berucap kalimat tauhid . "Wahai Muhammad, seandainya kamu melihatku mengambil lumpur laut, lalu aku suapkan di mulutnya karena aku takut rahmat mendapatinya," ujar Jibril kepada Rasulullah. Jibril khawatir dia meraih rahmat Allah dan tobatnya diterima.

Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman:

وَجَاوَزْنَا بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ وَجُنُودُهُ بَغْيًا وَعَدْوًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا أَدْرَكَهُ الْغَرَقُ قَالَ آمَنْتُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا الَّذِي آمَنَتْ بِهِ بَنُو إِسْرَائِيلَ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ


"Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)". ( QS Yunus : 90)

Syaikh ‘Umar Sulaiman al-Asyqor dalam bukunya berjudul "Kisah-Kisah Shahih Dalam Al-Qur’an dan Sunnah" menuturkan, apa yang dilakukan oleh Jibril tidak lain karena kebenciannya yang sangat besar terhadap Firaun. Itu sebabnya Firaun tenggelam dalam kekufuran dan kerusakan.

Baca juga: Begini Dialog Antara Nabi Musa AS dan Fir'aun Tentang Ketuhanan

Akhir Perjalanan

Sejumlah ulama tafsir mengatakan, ketika Firaun dan bala tentaranya mencari jejak Bani Israil, jumlah mereka saat itu sangat banyak. Ada yang mengatakan bahwa jumlah kuda mereka saja sekitar 100.000 dan jumlah pasukan Firaun secara keseluruhan tidak kurang dari 1.600.000 orang dengan persenjataan lengkap. Sedangkan jumlah Bani Israil yang bersama Nabi Musa hanya berjumlah 600.000 orang dengan perlengkapan seadanya.

Nasib Bani Israil dan pengikutnya berada di ujung tanduk manakala mereka sampai di tepi Laut Merah sedangkan di belakang mereka ada Firaun dan bala tentaranya yang siap menggempur. Nabi Musa yang pada saat itu berada di barisan belakang kelompok lantas maju ke depan, tepat di tepi pantai. Beliau berkata, “Di sinilah aku diperintahkan oleh Allah SWT.”

Bani Israil hanya bisa diam mematung seraya melihat lautan dan ombaknya yang melambai-lambai. Sebagian dari mereka khawatir bahwa ini adalah akhir perjalanan mereka, bahwa Firaun beserta tentaranya akan segera menyusul dan membinasakan mereka. Kondisi mencekam tersebut untungnya dapat diatasi dengan arahan Nabi Musa as.

Ketika Firaun beserta bala tentaranya mulai mendekat dengan segala macam senjata dan suasana semakin genting, Allah SWT kemudian berfirman kepada Nabi Musa sebagaimana tercatat dalam surat Asy-Syuara ayat 63: Lalu Kami wahyukan kepada Musa, “Pukullah laut itu dengan tongkatmu.” Maka terbelahlah lautan itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar.

Baca juga: Kisah Nabi Yosua Dituduh Membunuh Nabi Musa

Lautan pun terbelah layaknya dua buah ngarai yang di tengahnya ada jalan tak berujung. Allah SWT lantas memerintahkan Nabi Musa dan Bani Israil untuk melaluinya sesegera mungkin. Mereka senang sekaligus takjub dengan pemandangan luar biasa yang mereka lihat dan itu semua terjadi atas izin Allah SWT. Hal ini juga membuat keimanan dan kepercayaan mereka semakin mantap.

Setelah seluruh rombongan Bani Israil sampai di seberang, Nabi Musa awalnya ingin memukulkan tongkatnya lagi agar lautan kembali seperti sedia kala sehingga Firaun beserta bala tentaranya terhenti dan tidak bisa mengejar mereka. Namun hal ini dilarang Allah SWT melalui firman-Nya, “Dan biarkan laut itu tetap terbelah,” yakni biarkan apa adanya.

Ketika sampai di tepi pantai, awalnya Firaun sedikit ragu dan takut karena melihat fenomena yang begitu menakjubkan, yaitu terbelahnya laut. Namun setelah beberapa saat, sikap sombongnya kembali muncul. Ia berkata “Lihatlah oleh kalian semua bagaimana lautan ini terbelah supaya aku dapat menyusul para budakku yang melarikan diri dan membangkang dari negeriku.”

Firaun dan bala tentaranya kemudian melintasi lautan. Tatkala mereka berada di tengah-tengah, Allah SWT memerintahkan Nabi Musa untuk memukulkan tongkatnya ke laut dan beliau melakukannya. Maka tenggelamlah Firaun yang sombong itu beserta bala tentaranya, tidak ada seorangpun dari mereka yang selamat dari peristiwa tersebut.

Baca juga: Rasulullah Saksikan Protes Nabi Musa kepada Nabi Adam
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Nabi Musa dan...
Kisah Nabi Musa dan Pendosa 40 Tahun, Bukti Allah Menutupi Aib Hamba yang Bertobat
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
3 Doa yang Diajarkan...
3 Doa yang Diajarkan Malaikat Jibril untuk Umat Nabi Muhammad
Sebelum Perjalanan Isra...
Sebelum Perjalanan Isra Mikraj, Malaikat Jibril Membelah Dada dan Menyucikan Hati Nabi SAW
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Malaikat Jibril, Simak Penjelasannya di Sini!
6 Tugas Malaikat Jibril,...
6 Tugas Malaikat Jibril, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Misteri Dagon hingga...
Misteri Dagon hingga Bulan Terbentuk dari Tabrakan antar Kosmis
Belasan Patung Ini Menceritakan...
Belasan Patung Ini Menceritakan Budaya LGBT Pompeii
DNA Pertama Manusia...
DNA Pertama Manusia Purba dengan Kromosom X Ditemukan
Artikel Terkini
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Keutamaan Menutup Aib...
Keutamaan Menutup Aib Orang Lain dalam Islam, Allah Janjikan 3 Balasan Luar Biasa
Kisah Nabi Musa dan...
Kisah Nabi Musa dan Pendosa 40 Tahun, Bukti Allah Menutupi Aib Hamba yang Bertobat
Doa Agar Allah Menutupi...
Doa Agar Allah Menutupi Aib Kita, Lengkap Arab, Latin, Artinya, dan Hadis Nabi
4 Cara Mengetahui Aib...
4 Cara Mengetahui Aib Diri Sendiri Menurut Islam, Jangan Sibuk Mencari Aib Orang
Tanda Allah Menutup...
Tanda Allah Menutup Aib Seseorang, Ini Pesan Mendalam Habib Umar bin Hafizh
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved