9 Hal yang Bisa Membatalkan Wudu, Yuk Kenali Bersama

Jum'at, 01 September 2023 - 18:11 WIB
loading...
9 Hal yang Bisa Membatalkan...
Setiap muslim dianjurkan selalu menjaga wudunya dari hal-hal yang berpotensi membatalkan wudu tersebut. Foto ilustrasi/ist
A A A
Ada sejumlah hal yang dapat membatalkan wudu seseorang. Salah satunya adalah tidur nyenyak dengan berbaring. Secara bahasa, kata wudu' dalam bahasa Arab berasal dari kata Al-Wadha'ah. Adapun maknanya sendiri adalah An-Nadhzafah, yaitu kebersihan.

Seorang Muslim yang hendaknya menjaga wudu ketika akan melakukan ibadah, misalnya salat. Hal ini karena wudu termasuk syarat sah salat dan wajib dipenuhi.

Maka dari itu, perlu sekiranya umat Muslim menjaga wudunya dari hal-hal yang berpotensi membatalkan. Berikut sejumlah hal yang bisa membatalkan wudu seseorang.

Hal-hal yang Membatalkan Wudu Seseorang

1. Buang Air Kecil atau Besar

Berbicara hal yang bisa membatalkan wudu, sebagian besar umat Muslim tentu sudah mengetahui yang satu ini. Seseorang akan batal wudunya ketika buang air kecil hingga buang air besar.

Hal ini dijelaskan dalam Kitab Taqrib karya Imam Abu Syuja'. Ada beberapa hal yang membatalkan wudu, di antaranya seperti keluar angin atau kentut, buang air kecil dan besar, hilang akal karena tertidur, pingsan, gila atau mabuk.

2. Menyentuh Kemaluan

Seseorang akan batal wudunya apabila menyentuh kemaluan. Jika ingin melanjutkan ibadahnya, dia wajib kembali berwudu.

Hal ini pernah diterangkan dalam sebuah hadis dari Busrah binti Safwan RA:

“Rasulullah SAW bersabda: barangsiapa yang menyentuh kemaluannya maka hendaklah ia berwudu”. (HR. Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmiidzi, an-Nasa`i, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban dan at-Tirmidzi berkata: Hasan sahih).

3. Hilang Akal

Hilang akal juga disebutkan menjadi hal yang dapat membatalkan wudu. Kitab Taqrib karya Imam Abu Syuja’ menyebutkan bahwa yang termasuk membatalkan wudu adalah seperti hilang akal sebab mabuk, gila, pingsan.

4. Tidur Berbaring dengan Nyenyak

Saat tidur nyenyak dalam keadaan berbaring, seseorang bisa saja tidak merasakan datangnya hal yang membatalkan wudu. Misalnya seperti kentut, memegang kemaluan, dan lainnya.

“Dari Ibnu Abbas bahwa ia melihat Nabi SAW tidur dalam posisi sujud sampai ia mendengkur, kemudian ia berdiri untuk salat. Lalu saya bertanya kepada Rasulullah SAW: Wahai Rasulullah sesungguhnya engkau telah tertidur. Maka beliau bersabda: Sesungguhnya wudu itu wajib (batal) melainkan bagi orang yang tidur berbaring, karena jika berbaring maka lemaslah sendi-sendinya”. (H.R. At Tirmidzi dan Ahmad).

5. Mengeluarkan Kentut

Jika seseorang telah bersuci dengan berwudu, dia wajib melakukannya kembali apabila mengeluarkan kentut. Hal ini pernah dijelaskan dalam sebuah hadis dari Abu Hurairah RA.

”Rasulullah SAW bersabda: Tidak akan diterima salatnya orang yang berhadas sampai ia berwudu. Kemudian seorang laki-laki dari Hadramaut bertanya: Apakah hadats itu ya Abu Hurairah? Abu Hurairah menjawab: Hadas itu kentut yang tidak bersuara atau kentut yang bersuara”. (HR. Al-Bukhari dan Ahmad).

6. Menyentuh Dubur

Tak hanya menyentuh qubul, ketika seseorang menyentuh dubur juga bisa membatalkan wudu. Pada kitab Taqrib karya Imam Abu Syuja’, disebutkan bahwa yang termasuk membatalkan wudhu juga adalah menyentuh kemaluan belakang (dubur) dengan telapak tangan tanpa penghalang.

Namun, perlu digarisbawahi jika ada kain yang menghalangi maka wudhunya tidak batal. Dalil yang melandasi hal ini adalah qiyas pada menyentuh kemaluan depan (qubul).

7. Mengeluarkan Madzi

Madzi adalah sebuah cairan bening lengket yang biasanya keluar ketika adanya dorongan syahwat. Misalnya, bercumbu, mengingat jima’ (persetubuhan), dan lainnya. Mengeluarkan madzi juga termasuk hadas kecil dan wajib berwudu. Hal ini pernah didasarkan pada sebuah hadis Ali RA.

“Aku adalah seorang laki-laki yang sering mengeluarkan madzi. Terkait hal itu, aku menyuruh seseorang untuk bertanya kepada Nabi SAW mengingat kedudukan putrinya sebagai istriku. Setelah orang itu bertanya, Nabi SAW menjawab: Wudhulah dan cucilah kemaluanmu”. (H.R. Bukhari dan lainnya).

8. Mengeluarkan Wadi

Mirip seperti madzi, wadi adalah cairan berwarna putih dan kental yang bisa keluar setelah buang air kecil. Mengeluarkan wadi juga termasuk hadas kecil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Wudu dengan Air Hujan,...
Wudu dengan Air Hujan, Sunnah Nabi yang Sering Dilalaikan
Alasan Mengapa Harus...
Alasan Mengapa Harus Selalu Menjaga Wudu, Begini Penjelasannya
Apakah Sah Wudu Muslimah...
Apakah Sah Wudu Muslimah saat Masih Pakai Skincare?
Hukum Wudu Pakai Air...
Hukum Wudu Pakai Air yang Terkena Limbah, Apakah Diperbolehkan?
Ada Tidur yang Tidak...
Ada Tidur yang Tidak Membatalkan Wudu, Benarkah? Begini Penjelasan Gus Baha
Cara Wudu Setelah Kecelakaan,...
Cara Wudu Setelah Kecelakaan, jika Ada Bagian yang Seharusnya Terkena Air Terluka
Rekomendasi
Benua Ekstrem Tersembunyi...
Benua Ekstrem Tersembunyi Ditemukan di Bawah Es Antartika
Gumpalan Putih Misterius...
Gumpalan Putih Misterius di Pantai Bikin Bingung Para Ilmuwan
Anomali Magnetik Aneh...
Anomali Magnetik Aneh Ditemukan di Peta Baru Danau Rotorua
Artikel Terkini
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Infografis
Ilmuwan Temukan Planet...
Ilmuwan Temukan Planet yang Berpotensi Bisa Dihuni Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved