alexametrics

Hari Tasyrik, Harinya Berzikir

Keutamaan dan Dahsyatnya Pahala Berzikir

loading...
Keutamaan dan Dahsyatnya Pahala Berzikir
Berzikir, walau hanya dilakukan satu menit saja, pahalanya sangat luar biasa. Foto ilustrasi/ist
Hari Tasyrik (11,12 dan 13 Dzulhijjah), selain hari makan dan minum juga disebut sebagai hari berzikir. Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan segenap muslim dan muslimah untuk memperbanyak zikir dan salat, baik yang wajib maupun sunah.

Firman Allah Ta'ala :

وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ فِىٓ أَيَّامٍ مَّعْدُودَٰتٍ ۚ فَمَن تَعَجَّلَ فِى يَوْمَيْنِ فَلَآ إِثْمَ عَلَيْهِ وَمَن تَأَخَّرَ فَلَآ إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ لِمَنِ ٱتَّقَىٰ ۗ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّكُمْ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ

“Dan berzikirlah kepada Allah pada hari yang telah ditentukan jumlahnya. Barang siapa mempercepat (meninggalkan Mina) setelah dua hari, maka tidak ada dosa baginya. Dan barang siapa mengakhirkannya tidak ada dosa (pula) baginya, (yakni) bagi orang yang bertakwa. Dan bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwa kamu akan dikumpulkan-Nya.” (QS Al-Baqarah : 203)



Ayat ini, menunjukkan adanya perintah berzikir di hari-hari Tasyrik. Nah, muslimah mumpung masih dalam suasana hari Tasrik, kita perbanyak amalan zikir dan sunnahnya yang lain, meskipun di hari-hari biasa zikir juga harus sering kita lakukan. (Baca juga : Ngerinya Doa Malaikat untuk Orang yang Pelit)

Zikir merupakan amalan ringan yang memiliki pahalaluar biasa. Sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliau mengatakan Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,



“Barangsiapa mengucapkan subhaanallaah wa bihamdih (سبحان الله وبحمده) seratus kali setiap hari, maka gugurlah semua dosanya walau sebanyak buih di lautan!" (HR. Bukhari dan Muslim)

Betapa dahsyatnya pahala zikir ini. Berikut keutamaan dan pahala zikir yang perlu diketahui :

1. Zikir lebih banyak daripada dunia dan seisinya.
halaman ke-1 dari 3
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
cover top ayah
اَلۡمُنٰفِقُوۡنَ وَالۡمُنٰفِقٰتُ بَعۡضُهُمۡ مِّنۡۢ بَعۡضٍ‌ۘ يَاۡمُرُوۡنَ بِالۡمُنۡكَرِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ الۡمَعۡرُوۡفِ وَيَقۡبِضُوۡنَ اَيۡدِيَهُمۡ‌ؕ نَسُوا اللّٰهَ فَنَسِيَهُمۡ‌ؕ اِنَّ الۡمُنٰفِقِيۡنَ هُمُ الۡفٰسِقُوۡنَ
Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, satu dengan yang lain adalah (sama), mereka menyuruh (berbuat) yang mungkar dan mencegah (perbuatan) yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya (kikir). Mereka telah melupakan kepada Allah, maka Allah melupakan mereka (pula). Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.

(QS. At-Taubah:67)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak