Anjuran Mengqadha Sholat Wajib yang Pernah Ditinggalkan

Minggu, 29 Oktober 2023 - 16:44 WIB
loading...
Anjuran Mengqadha Sholat...
Mayoritas ulama mengatakan, orang yang meninggalkan sholat dibebani untuk meng-qadhanya atau menggantinya di luar waktunya. Foto/ist
A A A
Bagi Anda yang pernah meninggalkan sholat wajib (sholat fardhu 5 waktu) baik karena lupa atau sengaja, maka diperintahkan untuk meng-qadhanya. Mayoritas ulama mengatakan, orang yang meninggalkan sholat dibebani untuk meng-qadhanya atau menggantinya di luar waktunya.

Ini pendapat mayoritas ulama di berbagai mazhab dan zaman. Dalam Fiqh al-Manhaji disebutkan:

وقد اتفق جمهور العلماء من مختلف المذاهب على أن تارك الصلاة يكلف بقضائها، سواء تركها نسياناً أم عمداً، مع الفارق التالي: وهو أن التارك لها بعذر كنسيان أونوم لايأثم، ولا يجب عليه المبادرة إلى قضائها فوراً، أما التارك لها بغيرعذر- أي عمداً - فيجب عليه – مع حصول الإثم – المبادرة إلى قضائها

Artinya: "Mayoritas ulama telah sepakat -di antara perbedaan mazhab- bahwa orang yang meninggalkan sholat dibebani untuk mengqadhanya, baik meninggalkan sholat karena lupa atau sengaja, dengan adanya perbedaan sebagai berikut:

1. Orang yang tidak sholat karena ada uzur seperti lupa atau ketiduran, tidaklah berdosa dan tidak wajib atasnya segera mengqadha.
2. Orang yang tidak shalat tidak ada uzur -yaitu sengaja- maka dia berdosa dan wajib atasnya segera mengqadhanya. (Al Fiqh Al Manhaji, jilid 1 hal. 110)

Di antara dalil perintah mengqadha sholat yang ditinggalkan adalah:

Dari Abu Qatadah radhiyallahu 'anhu, katanya:

ذَكَرُوا لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَوْمَهُمْ عَنْ الصَّلَاةِ فَقَالَ إِنَّهُ لَيْسَ فِي النَّوْمِ تَفْرِيطٌ إِنَّمَا التَّفْرِيطُ فِي الْيَقَظَةِ فَإِذَا نَسِيَ أَحَدُكُمْ صَلَاةً أَوْ نَامَ عَنْهَا فَلْيُصَلِّهَا إِذَا ذَكَرَهَا

"Mereka menceritakan kepada Nabi ﷺ bahwa tertidurnya mereka membuat lalai dari shalat. Maka Beliau ﷺ bersabda: 'Sesungguhnya bukan termasuk lalai karena tertidur, lalai itu adalah ketika terjaga. Maka, jika kalian lupa atau tertidur maka sholatlah ketika kalian ingat (sadar)." (HR At Tirmidzi No. 177, katanya: hasan shahih. Juga diriwayatkan Imam Muslim 680, namun dengan lafaz agak berbeda)

Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Apakah Boleh Mengqadha...
Apakah Boleh Mengqadha Salatnya Orang yang Sudah Meninggal?
Haruskah Mengqadha Salat...
Haruskah Mengqadha Salat karena Haid? Begini Penjelasan Imam 4 Mazhab
Haruskah Muslimah Mengganti...
Haruskah Muslimah Mengganti Sholat Fardhu yang Ditinggalkan karena Haid?
Adakah Waktu yang Tepat...
Adakah Waktu yang Tepat untuk Mengqadha Sholat? Begini Penjelasannya
Begini Aturan Mengganti...
Begini Aturan Mengganti Shalat Saat Haid Menurut 4 Mazhab
Inilah Waktu yang Tepat...
Inilah Waktu yang Tepat untuk Meng-qadha’ Sholat
Rekomendasi
Ahli Ungkap Semua Gempa...
Ahli Ungkap Semua Gempa di Jawa Berpotensi Menghancurkan dalam Sekejap Mata
India dan Pakistan Dilanda...
India dan Pakistan Dilanda Gelombang Cuaca Panas Terburuk hingga 51 Derajat Celcius
Berhala yang Biasa Disembah...
Berhala yang Biasa Disembah Firaun Ditemukan di Dasar Laut
Artikel Terkini
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
Lima Pesepak Bola Muslim...
Lima Pesepak Bola Muslim yang Bangun Masjid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved