Dialog tentang Takdir antara Imam Chirri dan Prof Wilson

Selasa, 26 Desember 2023 - 14:55 WIB
loading...
Dialog tentang Takdir...
Imam Mohammad Jawad Chirri. Foto/Ilustrasi: Historic Images
A A A
Berikut ini adalah dialog Prof Dr Wilson H. Guertin dan Imam Muhammad Jawad Chirri yang dikutip dari buku yang diterjemahkan HM Ridho Umar Baridwan, SH berjudul "Dialog tentang Islam dan Kristen" (Alma'arif, 1981).

Imam Mohammad Jawad Chirri adalah seorang ulama dan dosen , kelahiran Lebanon . Beliau direktur dan Ketua Kerohanian di pusat Islam di Detroit, Amerika Serikat . Sedangkan Prof Dr Wilson H. Guertin adalah Ilmuwan terkemuka dalam ilmu jiwa (psychology).

Berikut petikan dialog tersebut:

Baca juga: Islam Menganjurkan Kebebasan Manusia, Begini Penjelasan Imam Chirri

Prof Wilson: Ayat-ayat yang telah anda kutip dari Kitab Suci Qur'an benar-benar menunjukkan bahwa manusia diberi sejumlah kebebasan yang cukup yang membuat dia bertanggung jawab, dan patut menerima hadiah (ganjaran) atau hukuman tentang apa yang diperbuat. Akan tetapi, ada beberapa ayat-ayat yang dikutip dari Qur'an yang menganjurkan takdir. Ayat-ayat ini menunjukkan bahwa tindakan manusia dikontrol oleh Tuhan.

Ayat-ayat itu sebagai berikut: "Sesungguhnya, inilah suatu peringatan, dan siapa yang mau, hendaklah mengambil jalan kepada Tuhannya.

Dan tiadalah kamu mau, melainkan kalau Tuhan menghendaki ..." QS 76 : 29-30.

"Hal itu adalah ujian engkau, akan menyesatkan siapa yang engkau kehendaki dan memimpin siapa yang engkau sukai ..." QS 7 :155

Ayat-ayat ini menunjukkan pertentangan dengan ayat-ayat yang anda kutip. Ini menyebabkan keragu-raguan dan melahirkan sebuah dilemma (masalah).

Imam Chirri: Untuk seorang Muslim, Kitab Suci Qur'an adalah catatan ilham (wahyu) yang teliti. Qur'an hanya berisi kebenaran, dan seluruh isi-isi Qur'an harus benar. Kebenaran tidak pernah bertentangan dengan kebenaran yang lain.

Baca juga: Bukti Sifat Umum dari Ajaran Islam Menurut Imam Chirri

Bila ada dua kelompok ayat-ayat Qur'an yang berlawanan satu dengan yang lain, maka harus diperlakukan di dalam cara tertentu. Bila salah satu kelompok-kelompok menunjukkan pertentangan mengenai sesuatu hal dengan kelompok yang lain, kelompok yang lebih jelas akan diikuti. Kelompok yang lain harus diartikan dalam arti terbatas yang tidak akan bertentangan dengan yang pertama.

Prof Wilson: Tuhan adalah pencipta dari seluruh alam semesta, dan seluruh kejadian-kejadian. Tidak ada kejadian di dunia ini berada di luar ciptaanNya. Kemauan manusia adalah satu dari kejadian (peristiwa-peristiwa) yang mengambil bagian di dunia ini. Karena itu manusia tidak berkeinginan bebas. (free will).

Imam Chirri: Bila ini adalah benar, kita harus menganggap seluruh ketidakadilan, dan kejahatan-kejahatan yang manusia perbuat disebabkan oleh Tuhan. Tetapi tidak ada yang percaya bahwa Tuhan membuat kesalahan-kesalahan dan dosa-dosa kita. Yang benar, Tuhan menciptakan pada diri manusia kemampuan memilih, dan ini maksudnya bahwa Dia menyumbangkan pada manusia bebas untuk berkeinginan.

Baca juga: Benarkah Adil Sifat Tuhan? Begini Penjelasan Imam Chirri

Tuhan dapat mengarahkan keinginan manusia dan membuat dia memilih tujuan tertentu bila Dia mau, tetapi tidak ada bukti menunjukkan bahwa Tuhan berbuat demikian dan merintangi kemauan/keinginan-keinginan kita.

Karena Dia menyumbangkan pada kita kemarnpuan untuk memilih, kita akan mengharap Dia membiarkan kita tanpa campur-tangan.

Tuhan mengharamkan kita menggunakan kekuatan kita memilih dan membuat keputusan sendiri dan mempunyai pilihan sendiri.

Prof Wilson: Tuhan mengetahui masa depan kita, masa sekarang dan masa lalu. Dia mengetahui apa yang akan saya lakukan di masa yang akan datang yang masih jauh, seperti Dia mengetahui tindakan saya sekarang yaitu pada ucapan kata-kata ini. Dia mengetahui sebelum kita dilahirkan apa tujuan yang akan kita ambil setelah kelahiran kita dan masa-depan kita.

Segala sesuatunya diketahuiNya, seluruh tindakan kita telah ditentukan jauh sebelum kita berbuat.

Kita tidak akan dapat mengambil arah-arah yang baru yang tidak diketahui Tuhan, juga tidak dapat kita menggagalkan mengambil tujuan yang telah ditentukan olehNya. Kegagalan kita untuk mengambil setiap tujuan yang telah Dia ketahui, akan menjadi suatu kegagalan pada ilmuNya. Ilmu Tuhan tidak pernah gagal.

Baca juga: Imam Chirri: Profil Nabi Muhammad SAW Jadi Pendorong Tumbuh Pesatnya Islam

Imam Chirri: Ilmu kita tidak menentukan kejadian-kejadian itu, juga ilmu kita tidak menyebabkan kejadian-kejadian itu terjadi.

Saya ambil contoh: Seluruh pekerja pada pabrik akan makan-siang pada waktu siang. Ini tidak berarti bahwa ilmu saya atau pengharapan saya telah menyebabkan mereka makan-siang pada waktu itu. Tuhan, tidak boleh tidak, mengetahui masa-depan kita, tetapi ini tidak perlu berarti bahwa seluruh tindakan masa depan kita disebabkan oleh ilmuNya.

Masing-masing dan tiap tindakan-tindakan kita mempunyai sebab-sebab tersendiri, dan faktor pokok pada setiap tindakan kita adalah terutama kemauan manusia yang memerlukan tindakan demikian.

Tuhan mengetahui bahwa saya akan melakukan sesuatu pekerjaan tertentu oleh keinginan saya sendiri. Karena ilmu Tuhan tidak gagal, tindakan saya harus menjadi tindakan yang bebas yang disebabkan oleh kebebasan keinginan saya.

Ilmu Tuhan tidak pernah gagal, karena itu saya tidak akan gagal membuat keputusan saya sendiri dengan kebebasan keinginan saya sendiri (by my own free will).

Baca juga: Imam Chirri: Kepercayaan di Dalam Islam Lebih Penting Ketimbang Janji-Janji

Prof Wilson: Pokok terakhir yang anda terangkan adalah sangat penting. Sebenarnya, alasan terakhir yang saya kemukakan meragukan ilmu dari suatu kejadian dengan sebab-sebabnya, tetapi setiap kejadian biasanya mempunyai penyebab-penyebab
sendiri.

Kita tahu Tuhan mengetahui bahwa setiap perbuatan kita menjadi hasil dari keinginan kita sendiri. Dan karena Tuhan telah memberikan pada kita kemampuan memilih, kemauan kita harus merupakan hasil yang bebas dari kemampuan itu.

Ilmu Tuhan tidak akan pernah gagal, karena itu kita tidak akan gagal memiliki perbuatan-perbuatan kita sebagai hasil-hasil dari kebebasan kemauan kita sendiri.

Bila kita menyetujui azas-azas (doktrin) kebebasan manusia, kita akan teguh dan kita akan selamat dari pertentangan.

Azas keadilan Tuhan tidak dapat didamaikan dengan azas takdir. Kita tidak dapat mengatakan bahwa perbuatan manusia diperlukan Tuhan, kecuali jika kita menolak keadilan Tuhan. Karena kita tidak ingin meninggalkan azas keadilan Tuhan, juga kita tidak ingin percaya dalam pertentangan, kita harus menolak dengan mutlak azas Takdir.

Baca juga: Apakah Islam Memberi Bukti pada Prinsip Syahadat? Begini Jawaban Imam Chirri
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Momen Vicky Shu Belajar...
Momen Vicky Shu Belajar Al-Fatihah Bahasa Isyarat Bersama Disabilitas Tunarungu
Berapa Lama Seluruh...
Berapa Lama Seluruh Ayat Al Quran Diturunkan? Ini Fakta di Balik 22 Tahun Perjalanannya!
Dukung Pemenuhan Kebutuhan...
Dukung Pemenuhan Kebutuhan Al-Qur'an, Sinar Mas Wakafkan 2.000 Mushaf kepada ICMI
Teks Khotbah Jumat:...
Teks Khotbah Jumat: Makna Takdir dan Musibah sebagai Ujian Kehidupan
10 Cara Memuliakan Orang...
10 Cara Memuliakan Orang Tua, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Jenis Perceraian yang...
Jenis Perceraian yang Diharamkan dalam Islam
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Deposit...
Ilmuwan Temukan Deposit Litium Terbesar di Dasar Danau
Ukuran Gerbang Neraka...
Ukuran Gerbang Neraka Siberia Terdeteksi Bertambah 3 Kali Lipat
4 Perbedaan El Nino...
4 Perbedaan El Nino dan La Nina yang Sering Dianggap Sama
Artikel Terkini
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Quran tentang Kekayaan, Panduan Mencari dan Mengelola Harta Halal
Bahaya Harta : Ketika...
Bahaya Harta : Ketika Kekayaan Membuat Manusia Lalai dan Durhaka
Kapan Harta Menjadi...
Kapan Harta Menjadi Tercela? Ini Sikap yang Menyebabkannya
Pandangan Islam tentang...
Pandangan Islam tentang Harta: Benarkah Kaya Lebih Baik daripada Miskin?
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved