Mukjizat Turun Ketika Pasukan Muslim Perangi Kaum Murtad di Bahrain

Kamis, 13 Agustus 2020 - 13:03 WIB
loading...
A A A
Mereka yang selamat dari tawanan dan dari maut melarikan diri, berlayar ke pulau Darin. Oleh Ala' mereka dibiarkan di sana. Sementara itu Ala' mendapat surat yang memberitahukan bahwa kabilah-kabilah yang tinggal di Bahrain sudah kembali kepada agama Allah.

Bala tentara Ala' pun bertambah jumlahnya dengan bergabungnya warga keturunan Persia di tempat itu. Ia memerintahkan orang pergi ke Darin supaya tak ada lagi di sana tempat berlindung buat golongan murtad.

Darin adalah sebuah pulau di kepulauan Teluk Persia, berhadapan dengan Bahrain. Di tempat ini ada lima biara besar dari lima kabilah yang beragama Kristen. Seterusnya sumber itu menyebutkan, bahwa tatkala Ala' memerintahkan pergi ke sana, mereka tak punya kapal untuk menyeberang ke tempat itu.

Baca juga: Debat Khalifah Abu Bakar dengan Umar Bin Khattab Soal Pembangkang Zakat

Salah seorang di antara mereka berkata: "Allah telah memperlihatkan tanda-tanda kebesaran-Nya kepada kita di darat supaya jadi pelajaran buat kita di laut. Berangkatlah kalian menghadapi musuh. Kemudian pelajarilah laut yang menuju ke tempat mereka, sebab Allah telah mengumpulkan mereka."

"Akan kami laksanakan," jawab mereka. "Kami tak akan pernah gentar sesudah mengalami peristiwa gurun Dahna'. Demi Allah, sedikit pun tak ada rasa takut pada kami."

Ketika mereka berangkat itu, dan begitu sampai di pantai, langsung mereka berlompatan menyerbu kuda, bagal, keledai dan unta. Setelah berdoa kepada Allah, mereka menyeberangi selat, berjalan seperti semut di atas lumpur pasir yang digenangi air dan melumuri kaki-kaki unta itu.

Baca juga: Beda Haluan Politik antara Umar bin Khattab dan Abu Bakar

Adakah ketika itu Selat Persia sedang surut, atau cerita itu yang berlebihan, ataukah penduduk yang bergabung dengan Muslimin itu meminjamkan perahu-perahu untuk menyeberangi lautan?! Sumber-sumber itu tidak menyinggung kemungkinan terakhir ini, meskipun menurut hemat beberapa ahli sejarah mungkin saja. Tetapi bagaimanapun juga, Muslimin sampai di Darin dan bertemu dengan mereka yang melarikan diri.

Di tempat itu terjadi pertempuran yang hebat sekali. Tak ada yang tertinggal dari mereka, anak-istri ditawan, harta benda yang jumlahnya mencapai sedemikian rupa sehingga yang menjadi bagian pasukan berkuda enam ribu dan bagian yang berjalan kaki dua ribu.

Ala' bin Hadrami dan yang lain kembali ke Bahrain, kecuali mereka yang memang ingin menetap di sana.

Baca juga: Kisah Konsolidasi Nabi-Nabi Palsu di Era Khalifah Abu Bakar

Ala' menulis surat kepada Khalifah Abu Bakar melaporkan kemenangannya itu. la tinggal di Bahrain setelah pembangkangan kaum murtad dapat ditumpas. Sejak itu ia tak lagi merasa khawatir selain dari suku-suku badui yang biasa menyerang untuk merampok, sedang pengaruh intrik-intrik Persia di Semenanjung itu sudah menyusut.

Di samping dari segi ini ia sudah merasa aman, sebelum ia berangkat ke Darin, tiba-tiba kabilah-kabilah dan warga keturunan Persia di Bahrain ikut pula bergabung kepadanya. Hal ini berarti dapat menghilangkan bahaya yang selama ini masih dikhawatirkan. Yang memimpin penggabungan ini ialah Utaibah bin Nahhas dan Musanna bin Harisah asy-Syaibani.

Baca juga: Kisah Aswad al-Ansi, Nabi Palsu yang Sempat Menguasai Yaman

Di setiap jalan mereka mencegat orang-orang yang mau melarikan diri dan para pengacau. Bahkan Musanna mengejarnya sampai ke pantai Teluk Persia. Dihadapinya intrik-intrik Persia dan dikikisnya pembela-pembelanya yang terdiri dari kabilah-kabilah dan warga keturunan Persia setempat, sampai ke muara Sungai Furat.

Tercapainya muara itu serta hubungannya dengan Irak dan dakwahnya mengajak orang kepada Islam di tempat itu ada juga pengaruhnya. Barangkali tidaklah berlebihan kalau kita katakan bahwa inilah langkah awal memasuki Irak. (Baca juga: Akhlak Umar bin Khattab dan Kesedihannya Ketika Nabi Wafat)
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Karomah Khalid bin Walid,...
Karomah Khalid bin Walid, Si Pedang Allah yang Tak Mempan Diracun
Jejak Hormuz dan Khalid...
Jejak Hormuz dan Khalid bin Walid: Dari Duel Maut hingga Gerbang Penaklukan Persia
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Kisah Teladan di Bulan...
Kisah Teladan di Bulan Ramadan: Abu Bakar Ash Shiddiq Setia Mendampingi Rasulullah di Perang Badar
9 Mukjizat Nabi Isa...
9 Mukjizat Nabi Isa AS dalam Al Quran, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Kisah Sahabat Nabi:...
Kisah Sahabat Nabi: Keutamaan Abu Bakar Ash Shiddiq dan Anjing yang Bisa Bicara
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Patrick...
Ilmuwan Temukan Patrick Bintang Laut Pantat Besar di Argentina
Iran Gunakan Inovasi...
Iran Gunakan Inovasi Penyemaian Awan di Tengah Kemarau Terburuk dalam Sejarah
Suhu Panas di Prancis...
Suhu Panas di Prancis Mencapai 80 Derajat Celcius, Bisa untuk Goreng Telur!
Artikel Terkini
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Infografis
Ilmuwan Yakin Kesadaran...
Ilmuwan Yakin Kesadaran Manusia Bisa Disimpan di Komputer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved