Hadis tentang Fii Sabilillaah dan Ibnu Salil sebagai Golongan yang Berhak Menerima Zakat
Sabtu, 06 April 2024 - 13:42 WIB
loading...
Orang yang pergi haji termasyk fii sabilillah. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Syaikh Abdul Azhim bin Badawai al-Khalafi dalam kitab "Al-Wajiiz fii Fiqhis Sunnah wal Kitaabil Aziiz" yang dalam edisi Indonesia menjadi "Panduan Fiqih Lengkap" (Penerbit Pustaka Ibnu Katsir, 2007M) mengutip Ibnu Katsir menyebutkan beberapa hadis yang berkaitan dengan 8 golongan yang berhak menerima zakat . Berikut ini adalah hadis tentang Fii Sabilillaah dan Ibnu Salil sebagai golongan yang berhak menerima zakat
Fii Sabilillaah
Mereka adalah para pasukan perang yang tidak punya hak dari baitul mal. Adapun Imam Ahmad, al-Hasan dan Ishaq mengatakan bahwa orang yang berhaji termasuk dalam fii sabilillaah, berdasarkan sebuah hadis.
Baca juga: Macam-macam Zakat Selain Zakat Fitrah
Menurut Syaikh Abdul Azhim bin Badawai al-Khalafi, yang mereka maksud dengan hadis adalah hadis Ibnu ‘Abbas, ia berkata, ‘Rasulullah SAW ingin menunaikan haji dan ada seorang isteri yang berkata kepada suaminya, ‘Sertakanlah aku berhaji bersama Rasulullah.’
Suami tersebut menjawab, ‘Aku tidak memiliki harta yang bisa kugunakan untuk membiayaimu pergi haji.’
Lalu isterinya berkata, ‘Hajikanlah aku dengan untamu itu.’
Dia berkata, ‘Itu adalah unta yang aku gunakan untuk berjuang di jalan Allah.’
Kemudian lelaki tersebut datang kepada Rasulullah SAW dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya isteriku mengucapkan salam atasmu dan ia telah memintaku untuk menghajikannya bersamamu, ia berkata, ‘Hajikanlah aku bersama Rasulullah SAW.’ Lalu aku menjawab, ‘Sesungguhnya aku tidak memiliki harta yang akan kugunakan untuk membia-yaimu pergi haji.’ Ia berkata lagi, ‘Kalau begitu hajikanlah aku dengan untamu itu.’ Aku berkata kepadanya, ‘Itu adalah unta yang aku gunakan untuk berjuang di jalan Allah.’’
Kemudian Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya jika engkau menghajikan ia dengan unta tersebut juga termasuk dalam fii sabilillaah.’”[Shahih Sunan Abi Dawud (no. 1753)], Sunan Abi Dawud (V/465, no. 19740), Mustadrak al-Hakim (I/183), al-Baihaqi (VI/164).]
Fii Sabilillaah
Mereka adalah para pasukan perang yang tidak punya hak dari baitul mal. Adapun Imam Ahmad, al-Hasan dan Ishaq mengatakan bahwa orang yang berhaji termasuk dalam fii sabilillaah, berdasarkan sebuah hadis.
Baca juga: Macam-macam Zakat Selain Zakat Fitrah
Menurut Syaikh Abdul Azhim bin Badawai al-Khalafi, yang mereka maksud dengan hadis adalah hadis Ibnu ‘Abbas, ia berkata, ‘Rasulullah SAW ingin menunaikan haji dan ada seorang isteri yang berkata kepada suaminya, ‘Sertakanlah aku berhaji bersama Rasulullah.’
Suami tersebut menjawab, ‘Aku tidak memiliki harta yang bisa kugunakan untuk membiayaimu pergi haji.’
Lalu isterinya berkata, ‘Hajikanlah aku dengan untamu itu.’
Dia berkata, ‘Itu adalah unta yang aku gunakan untuk berjuang di jalan Allah.’
Kemudian lelaki tersebut datang kepada Rasulullah SAW dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya isteriku mengucapkan salam atasmu dan ia telah memintaku untuk menghajikannya bersamamu, ia berkata, ‘Hajikanlah aku bersama Rasulullah SAW.’ Lalu aku menjawab, ‘Sesungguhnya aku tidak memiliki harta yang akan kugunakan untuk membia-yaimu pergi haji.’ Ia berkata lagi, ‘Kalau begitu hajikanlah aku dengan untamu itu.’ Aku berkata kepadanya, ‘Itu adalah unta yang aku gunakan untuk berjuang di jalan Allah.’’
Kemudian Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya jika engkau menghajikan ia dengan unta tersebut juga termasuk dalam fii sabilillaah.’”[Shahih Sunan Abi Dawud (no. 1753)], Sunan Abi Dawud (V/465, no. 19740), Mustadrak al-Hakim (I/183), al-Baihaqi (VI/164).]
Lihat Juga :