Kisah Kisra Yazdigird yang Menjadi Pelarian: Satu per Satu Wilayah Persia Dikuasai Muslim

Rabu, 01 Mei 2024 - 05:15 WIB
loading...
Kisah Kisra Yazdigird...
Kisra Yazdigird yang menjadi pelarian, di mana pun ia berada, berita-berita pertempuran selalu diikutinya dari tempat pelariannya itu. Ilustrasi: Ist
A A A
Kisah Kisra Yazdigird yang menjadi pelarian dan satu per satu Wilayah Persia dikuasai pasukan Muslim di era Khalifah Umar bin Khattab dikisahkan Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Al-Faruq Umar" yang diterjemahkan oleh Ali Audah menjadi "Umar bin Khattab" (PT Pustaka Litera AntarNusa, 2000)

Kala itu, Muslim sudah menaklukkan Irak, Khurasan, Isfahan, Ray dan negeri-negeri kerajaan Persia lainnya. Haekal mengisahkan tak lama setelah Nu'aim bin Muqarrin menduduki Ray, Khalifah Umar bin Khattab mengizinkan para komandannya yang diserahi pimpinan brigade untuk memasuki seluruh kawasan Persia.

Sejak itu kekuatan-kekuatan yang bermarkas di Isfahan, Iran , bergerak maju ke Khurasan, dan yang dari Basrah dan Bahrain terjun ke Persia dan Kirman.

Bala bantuan dari negeri-­negeri Arab berdatangan memperkuat pasukan-pasukan yang tersebar di segenap penjuru tanah Kisra itu.

Baca juga: Pertempuran Nahawand Iran: Kisah Matinya Panglima Perang Persia Firozan

Khalifah Umar sudah yakin sekali bahwa Allah memberikan kesempatan kepadanya memasuki semua bumi yang akan diwarisi kaum Muslimin.

Ia tidak ingin membiarkan ada peluang sementara itu terbuka bagi Persia untuk bersatu kembali atau memikirkan kawasan yang di tangan pihak lain.

Dengan demikian kawasan Kisra itu dari ujung utara sampai ke ujung selatan menjadi ajang peperangan yang tiada hentinya.

Dalam setiap pertempuran itu semua pasukan Muslimin yang dalam jumlah lebih kecil, selalu mendapat kemenangan.

Kisra Yazdigird yang menjadi pelarian, di mana pun ia berada, berita-berita pertempuran selalu diikutinya dari tempat pelariannya itu.

Ia menyadari bahwa tempat berlindung agar dapat hidup menetap baginya sudah tak ada lagi. Ia berpindah-pindah dari satu tempat berlindung ke tempat yang lain, mencari selamat dari satu daerah ke daerah yang lain.

Baca juga: Pertempuran Nahawand Iran: Cerita tentang 2 Peti Permata Berlian

Semua tempat perlindungan sudah habis dan tak ada satu kota pun yang dapat dijadikan pegangan. Maka ia pun meneruskan pelariannya, berpindah-pindah selalu, yang berakhir dengan keluarnya sama sekali dari daerah itu sebagai raja terusir dan mencari pertolongan dari satu golongan ke golongan yang lain, dari bangsa yang bukan bangsanya.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Umar bin Khattab...
Doa Umar bin Khattab agar Bisa Meninggal di Tanah Suci
Asbabun Nuzul Surat...
Asbabun Nuzul Surat Ar Rum Ayat 1-2 : Perang Besar Bangsa Romawi vs Bangsa Persia
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Asal-usul Nama Iran:...
Asal-usul Nama Iran: Mengapa Identitas Persia Ditinggalkan?
Rekomendasi
Bandara Kansai Bakal...
Bandara Kansai Bakal Hilang Ditelan Air Laut, Ini Bukti Ilmiahnya
Ilmuwan Ini Menjelaskan...
Ilmuwan Ini Menjelaskan Apa yang Sebenarnya Terjadi Ketika Manusia Mati
Bumi Berdenyut 26 Detik...
Bumi Berdenyut 26 Detik Sekali, Kondisi Genting atau Fenomena Biasa?
Artikel Terkini
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Infografis
Negara Mayoritas Muslim...
Negara Mayoritas Muslim yang Menjadi Pendukung Setia Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved