Anti-Semitisme: Sebuah Kamuflase bagi Kelanjutan Penjajahan Yahudi di Palestina
Kamis, 09 Mei 2024 - 10:04 WIB
loading...
Theodor Herzl mengatakan anti-Semitisme yang disponsori negara terbukti sangat membantu Zionisme. Foto/Ilustrasi: al Jazeera
A
A
A
Bapak Zionis, Theodor Herzl , mengatakan anti-Semitisme yang disponsori negara terbukti sangat membantu Zionisme . Ia menyatakan dalam pamflet dasarnya bahwa “Pemerintah semua negara yang terkena dampak Anti-Semitisme akan sangat tertarik untuk membantu kita memperoleh kedaulatan yang kita inginkan”; dan memang bukan “hanya orang Yahudi miskin” yang akan menyumbang dana imigrasi bagi orang Yahudi Eropa , “tetapi juga orang Kristen yang ingin menyingkirkan mereka”.
Herzl menyimpulkan dalam Buku Hariannya bahwa “kaum anti-Semit akan menjadi teman kita yang paling dapat diandalkan, negara-negara anti-Semit akan menjadi sekutu kita”.
Prof Joseph Massad membenarkan bahwapara pemimpin Zionis secara sadar mengakui bahwa anti-Semitisme negara sangat penting dalam proyek kolonial mereka. Herzl tidak berbasa-basi mengenai hal ini.Hal tersebut bukanlah kesalahan, namun merupakan strategi jangka panjang yang terus diterapkan oleh Zionisme dan Israel hingga saat ini.
Baca juga: Definisi Anti-Semitisme, ELSC: Ada Efek Mengerikan yang Parah
Itu sebabnya, Israel dan Zionisme sangat berduka atas meninggalnya rezim-rezim anti-Semit dan rezim-rezim yang dapat berperan dalam hal tersebut, karena rezim-rezim ini telah memberi mereka begitu banyak kekuatan propaganda untuk membenarkan proyek kolonial mereka.
"Setelah jatuhnya Uni Soviet, Zionis kehabisan argumen dan rezim yang bisa mereka sebut anti-Semit," tulis Prof Joseph Massad dalam artikelnya berjudul "Zionism, anti-Semitism and Colonialism" yang dilansir Al-Jazeera.
Profesor Madya Politik Arab Modern dan Sejarah, Intelektual di Universitas Columbia ini menjelaskan dalam situasi baru ini, propaganda Israel akan menjadi histeris.
Dalam upayanya untuk menyebut beberapa pernyataan anti-Zionis dari Presiden Iran Ahmadinejad sebagai anti-Semitisme genosida, Israel berharap dapat menutupi penjajahannya yang sedang berlangsung di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
“Anti-Semitisme dalam wacana Israel hanyalah sebuah kamuflase bagi kelanjutan penjajahan Yahudi di Palestina.”
Jika hal ini tidak berhasil, kedutaan Israel di Dublin memanggil kekuatan supernatural Yesus Kristus untuk membantu menutupi kolonialisme Zionis.
Herzl menyimpulkan dalam Buku Hariannya bahwa “kaum anti-Semit akan menjadi teman kita yang paling dapat diandalkan, negara-negara anti-Semit akan menjadi sekutu kita”.
Prof Joseph Massad membenarkan bahwapara pemimpin Zionis secara sadar mengakui bahwa anti-Semitisme negara sangat penting dalam proyek kolonial mereka. Herzl tidak berbasa-basi mengenai hal ini.Hal tersebut bukanlah kesalahan, namun merupakan strategi jangka panjang yang terus diterapkan oleh Zionisme dan Israel hingga saat ini.
Baca juga: Definisi Anti-Semitisme, ELSC: Ada Efek Mengerikan yang Parah
Itu sebabnya, Israel dan Zionisme sangat berduka atas meninggalnya rezim-rezim anti-Semit dan rezim-rezim yang dapat berperan dalam hal tersebut, karena rezim-rezim ini telah memberi mereka begitu banyak kekuatan propaganda untuk membenarkan proyek kolonial mereka.
"Setelah jatuhnya Uni Soviet, Zionis kehabisan argumen dan rezim yang bisa mereka sebut anti-Semit," tulis Prof Joseph Massad dalam artikelnya berjudul "Zionism, anti-Semitism and Colonialism" yang dilansir Al-Jazeera.
Profesor Madya Politik Arab Modern dan Sejarah, Intelektual di Universitas Columbia ini menjelaskan dalam situasi baru ini, propaganda Israel akan menjadi histeris.
Dalam upayanya untuk menyebut beberapa pernyataan anti-Zionis dari Presiden Iran Ahmadinejad sebagai anti-Semitisme genosida, Israel berharap dapat menutupi penjajahannya yang sedang berlangsung di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
“Anti-Semitisme dalam wacana Israel hanyalah sebuah kamuflase bagi kelanjutan penjajahan Yahudi di Palestina.”
Jika hal ini tidak berhasil, kedutaan Israel di Dublin memanggil kekuatan supernatural Yesus Kristus untuk membantu menutupi kolonialisme Zionis.
Lihat Juga :