Amalan-amalan Setara Ibadah Haji dan Umrah Beserta Dalilnya
Senin, 13 Mei 2024 - 09:14 WIB
loading...
A
A
A
Ibnu Hajar Al-Haitamy ketika membahas salat dhuha berkata:
“Termasuk sunnah mengerjakan shalat dhuha di masjid karena ada hadis yang menunjukkan hal tersebut, sehingga menjadi pengecualian (dari sholat sunnah lainnya).” (Asyraful Wasail ila fahmissyamail : 1/408).
“Siapa yang salat shubuh berjamaah, kemudian duduk berdzikir kepada Allah sampai terbit matahari, kemudian mengerjakan salat dua rakaat, dia akan mendapatkan pahala haji dan umrah”. Rasulullah ﷺ bersabda: “sempurna, sempurna, sempurna”. (HR. Tirmidzy no. 586, lihat shahih aljami’ no. 6346).
Maksud mengerjakan salat saat matahari terbit adalah ketika matahari sudah setinggi tombak, kira-kira 15 menit dari matahari terbit.
Syaikh Muhammad bin Sholih al-utsaimin berkata: “Salat isyraq adalah salat yang dikerjakan saat matahari sudah setinggi tombak, jika dikonversikan ke jam kira-kira 15 menit setelah terbit matahari. Inilah yang dinamakan salat isyraq, dan juga termasuk salat dhuha.” (Majmu’ fatawa wa rasail : 14/305).
Baca juga: 7 Amalan Pahalanya Setara Ibadah Haji dan Umrah
Wallahu A'lam
“Termasuk sunnah mengerjakan shalat dhuha di masjid karena ada hadis yang menunjukkan hal tersebut, sehingga menjadi pengecualian (dari sholat sunnah lainnya).” (Asyraful Wasail ila fahmissyamail : 1/408).
5. Salat subuh berjamaah kemudian duduk berzikir sampai terbit matahari, lalu mengerjakan salat dhuha (isyraq).
Dalilnya:مَن صَلّى الغَداةَ فِي جَماعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ، ثُمَّ صَلّى رَكْعَتَيْنِ كانَتْ لَهُ كَأجْرِ حَجَّةٍ وعُمْرَةٍ، قالَ: قالَ رَسُولُ اللَّهِ
“Siapa yang salat shubuh berjamaah, kemudian duduk berdzikir kepada Allah sampai terbit matahari, kemudian mengerjakan salat dua rakaat, dia akan mendapatkan pahala haji dan umrah”. Rasulullah ﷺ bersabda: “sempurna, sempurna, sempurna”. (HR. Tirmidzy no. 586, lihat shahih aljami’ no. 6346).
Maksud mengerjakan salat saat matahari terbit adalah ketika matahari sudah setinggi tombak, kira-kira 15 menit dari matahari terbit.
Syaikh Muhammad bin Sholih al-utsaimin berkata: “Salat isyraq adalah salat yang dikerjakan saat matahari sudah setinggi tombak, jika dikonversikan ke jam kira-kira 15 menit setelah terbit matahari. Inilah yang dinamakan salat isyraq, dan juga termasuk salat dhuha.” (Majmu’ fatawa wa rasail : 14/305).
Baca juga: 7 Amalan Pahalanya Setara Ibadah Haji dan Umrah
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :