Kisah Pembebasan Mesir: Dialog Amr bin Ash dengan Para Uskup Utusan Muqauqis

Senin, 24 Juni 2024 - 08:58 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Politik Amr bin Ash di Mesir: Bebas Berkeyakinan dan Memberi Keringanan Pajak

Beberapa sumber menyebutkan bahwa ketika pertama kali Amr memasuki Bilbis, Muqauqis mengirim delegasi kepadanya untuk merundingkan agar ia menarik diri dari Mesir, dan bahwa Amr berbicara dengan para uskup perunding itu tentang Allah yang telah mengutus seorang rasul yang sebenarnya dan bahwa Rasulullah Sallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan sahabat-sahabatnya agar memaafkan semua orang.

"Kami mengajak Anda semua ke dalam Islam. Barang siapa sudi menyambutnya maka ia sama dengan kami, dan bagi yang menolak, kami tawarkan jizyah dengan imbangan perlindungan dari kami. Kami sudah diberi tahu bahwa kami yang akan menaklukkan kalian, dan dipesankan kepada kami untuk menjaga hubungan silaturahmi dengan kalian, dan bahwa jika kalian menyetujui seruan kami kalian sepenuhnya berada dalam perlindungan kami."

Para uskup itu segera sadar, bahwa yang dimaksud oleh Amr dengan hubungan silaturahmi ialah Hajar, ibu Ismail. Maka mereka berkata: "Ya, hubungan kerabat jauh, yang hanya dicapai oleh para nabi!"

Baca juga: Kisah 4.000 Orang Pasukan Amr bin Ash Menerobos Farama, Pasukan Romawi Mundur

Kemudian mereka menambahkan: "Beri kami jaminan sampai kami kembali lagi kepada Anda."

Akan tetapi Amr menjawab: "Kami tidak akan tertipu. Tetapi saya akan memberi tenggang waktu tiga hari supaya dapat kalian pertimbangkan dan membicarakannya dengan golongan kalian; kalau tidak kami akan memerangi kalian."

Mereka meminta tambahan waktu. Oleh Amr ditambah sehari dan sehari lagi hingga menjadi lima hari. Rombongan itu pun kembali kepada Muqauqis dan pembicaraan dengan Amr mereka sampaikan.

Akan tetapi panglima Atrabun 'menolak dan tetap akan memerangi Muslimin. Sungguhpun begitu para uskup yang melakukan perundingan itu dibayangi oleh kekhawatiran; mereka berkata: "Kami akan berusaha membela kalian dan tidak akan kembali kepada mereka. Sekarang tinggal lagi empat hari, jangan sampai terjadi sesuatu dan harapan kami tetap dalam keadaan aman."

Baca juga: Profil dan Biografi Amr bin Ash, Sahabat Nabi yang Sukses Menaklukkan Mesir
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Doa Umar bin Khattab...
Doa Umar bin Khattab agar Bisa Meninggal di Tanah Suci
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Rekomendasi
Deretan Ilmuwan Penemu...
Deretan Ilmuwan Penemu Teori Fenomena Alam
Inilah 5 Batu Meteor...
Inilah 5 Batu Meteor Termahal yang Pernah Ditemukan di Bumi
Fenomena Alam Cincin...
Fenomena Alam Cincin Hitam Muncul di Langit Disneyland
Artikel Terkini
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Infografis
10 Negara Mayoritas...
10 Negara Mayoritas Muslim dengan Personel Militer Terbanyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved