Derita Palestina, The Lancet: Jumlah Korban Tewas Sebenarnya 186.000 orang

Jum'at, 26 Juli 2024 - 06:09 WIB
loading...
A A A
Perspektif ini menjelaskan perilaku barbar dan keterlibatan negara-negara Barat dalam kejahatan yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina.

Baca juga: Hamas: AS Mensponsori Perang Genosida Israel di Gaza

Selain mengungkap supremasi kulit putih, apa yang terjadi di Gaza juga menandakan degradasi peradaban yang mengklaim menjunjung tinggi kemanusiaan, keadilan, dan akal sehat.

Kegagalan untuk menerapkan aturan keadilan dan akuntabilitas menegaskan tidak hanya standar ganda dan kemunafikan Barat tetapi juga kemunduran tatanan yang dibangun oleh para pemenang Perang Dunia II, karena gagal menghentikan pertumpahan darah, genosida, ketidakadilan dan eksploitasi di Palestina dan negara-negara lain di dunia.

Memang benar, tatanan pasca-Perang Dunia II, yang diatur oleh kepentingan nasional yang sempit, monopoli pengambilan keputusan, dan penaklukan negara-negara kecil, tidak menjaga keamanan maupun perdamaian.

Sebaliknya, hal ini justru berkontribusi terhadap penyebaran peperangan, kejahatan, kelaparan, kemiskinan dan rasisme ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah umat manusia, sehingga membawa dunia ke ambang perang global yang dapat menyebabkan kehancuran besar dan kematian.

Sistem yang menurun ini telah menghalangi negara-negara yang mempunyai pengaruh peradaban yang signifikan dan kontribusi penting terhadap stabilitas, perdamaian dan kerja sama internasional, seperti India, Mesir dan Brasil, untuk menjadi anggota tetap dan memainkan peran utama dalam urusan internasional.

Baca juga: Genosida Israel: Jika Hamas Dibubarkan, Kelompok Perlawanan Lain Menggantikannya

Sistem yang semakin merosot ini telah merampas hak dunia yang beragam dan terus berubah untuk mengupayakan tatanan yang lebih adil, seimbang, dan masuk akal, yang diatur oleh hubungan adil yang membangun perdamaian dan kerja sama internasional berdasarkan penolakan perang, pendudukan dan eksploitasi, serta menghormati martabat manusia, hak asasi manusia dan keadilan.

Keadaan ini telah membawa kita ke persimpangan jalan yang berbahaya: Kita harus mencari keadilan bagi semua orang atau menyerah pada hukum rimba; kita membangun kerja sama berdasarkan kesetaraan, penghormatan terhadap kedaulatan dan hak untuk menentukan nasib sendiri, atau kita terjerumus pada supremasi ras dan budaya, ketidakadilan dan eksploitasi.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Pemicu Gerakan Gempa...
Pemicu Gerakan Gempa Bumi Melambat Ternyata Ini Penyebabnya
Jadi Tempat Terpanas...
Jadi Tempat Terpanas di Bumi, NASA Cap Gurun Dasht-e Lut sebagai Area Neraka
Struktur Misterius Ditemukan...
Struktur Misterius Ditemukan di dalam Perut Bumi
Artikel Terkini
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Infografis
Korban Tewas Kebakaran...
Korban Tewas Kebakaran Los Angeles Menjadi 24 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved