Perang Salib IV: Tanpa Ada Pertempuran antara Kristen dan Islam

Senin, 05 Agustus 2024 - 11:30 WIB
loading...
Perang Salib IV: Tanpa...
Sejarah Perang Salib IV diyakini merupakan puncak persaingan historis antara kaisar Byzantium dan paus yang berujung pada konflik berdarah. Ilustrasi: Ist
A A A
Perang Salib IV terjadi pada tahun 1202-1204. Dari semua sejarah Perang Salib, kampanye militer pada tahun 1202 hingga 1204 ini adalah yang paling terkenal dan juga kontroversial.

Sejarah Perang Salib IV diyakini merupakan puncak persaingan historis antara kaisar Byzantium dan paus yang berujung pada konflik berdarah.

Sejarah Perang Salib IV dimulai dengan keingingan Paus Innosensius III (memerintah 1198-1216 M) untuk merebut kembali Yerusalem dari peradaban Islam di Timur Dekat.

Akan tetapi, alih-alih memerangi peradaban Islam di Timur Dekat, Tentara Salib justru menjarah Kekaisaran Byzantium dan kota Kristen terbesar di dunia.

Baca juga: Perang Salib IV: Kisah Perang Konstantinopel, Lawannya Bukan Kaum Muslimin

Persaingan Dagang

Selain persaingan politik, Perang Salib IV juga dipicu oleh persaingan perdagangan antara Republik Venesia dengan Byzantium.

Konon, Enrico Dandolo menjadi pemain kunci dengan pecahnya pertempuran sesama Kristen di wilayah Kristen sendiri. Enrico Dandolo mempunyai misi khusus, yaitu perdagangan di Eropa harus dikontrol oleh Venesia.

Michael Angold dalam bukunya berjudul "Fourth Crusade: Event and Context" (New York: Longman Publishing Group, 2003) menyebut Byzantium dengan pusat kotanya, Konstantinopel, merupakan saingan terberat Venesia dalam dunia perdagangan di kawasan Mediterania.

"Ikut sertanya Republik Venesia dipercaya sangat memengaruhi arah Perang Salib IV," tuturnya.

Dengan pengaruh kuat dari Republik Venesia, pasukan Salib yang semula bertujuan ke Acre dipengaruhi untuk berlayar menuju Konstantinopel.

Baca juga: Perang Salib III: Kisah Para Raja Melawan Shalahuddin Al Ayyubi

Menghancurkan Byzantium dan menguasainya, menjadikan Republik Venesia tampil sebagai kekuatan ekonomi nomor satu di Eropa.

Enrico Dandolo merupakan tokoh di balik terjadinya Perang Salib IV yang “tidak pernah berperang melawan Islam”. Pasukan Salib pada waktu itu mayoritas terdiri dari orang-orang Italia, sehingga banyak yang mendukung usulan untuk terlibat dalam masalah politik internal di Byzantium.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Asal Muasal dan Sejarah...
Asal Muasal dan Sejarah Perintah Zakat, Simak Biar Lebih Paham!
Inilah Asal-Usul Bacaan...
Inilah Asal-Usul Bacaan Lafaz Niat Puasa Ramadan
Sejarah Hari Santri:...
Sejarah Hari Santri: Dari Resolusi Jihad hingga Penetapan 22 Oktober sebagai Hari Bersejarah
Mengenal Imarethane...
Mengenal Imarethane : Jejak Sejarah Dapur Umum di Zaman Khilafah Ustmani
Cara Orang Bisu Masuk...
Cara Orang Bisu Masuk Islam, Bagaimana Syahadatnya?
Rekomendasi
Terletak di Indonesia,...
Terletak di Indonesia, Patahan Banda Bisa Picu Bencana Melebihi Gempa Turki
Suara Menyeramkan di...
Suara Menyeramkan di Palung Mariana Ternyata Berasal dari Mahkluk Ini
Makhluk Misterius Ini...
Makhluk Misterius Ini Ditemukan di Jurang Bawah Laut
Artikel Terkini
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
4 Kisah Menuntut Ilmu...
4 Kisah Menuntut Ilmu dalam Al-Qur'an yang Penuh Hikmah, dari Nabi Musa hingga Burung Hudhud
Belajar Agama Lewat...
Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved