Abdul Malik yang Berjuluk Abul Muluk karena 4 Putranya Jadi Khalifah
Kamis, 12 September 2024 - 16:31 WIB
loading...
Pada masa awal pemerintahannya, Abdul Malik mengalami banyak hambatan dalam menjalankan pemerintahan. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Abdul Malik adalah Khalifah Dinasti Umayyah dan mengganti kedudukan ayahnya, Marwan bin Hakam. Nama lengkap dan trahnya yaitu Abdul Malik bin Marwan bin Hakam bin Abul Aas bin Umayya bin Abd Shams bi Abdi Manaf bin Qussai bin Kilab.
Samsul Nizar dalam "Sejarah Pendidikan Islam (Menelusuri Jejak Sejarah Pendidikan Era Rasulullah sampai Indonesia)" (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2013) menjelaskan para sejarawan mengenal Abdul Malik dengan sebutan Abul Muluk atau ayah para raja.
"Hal ini karena empat putranya, yaitu Al Walid, Sulaiman, Yazid II, dan Hisyam adalah para khalifah Dinasti Umayyah yang membawa dinasti ini mencapai masa keemasannya," tulis Samsul Nizar.
Baca juga: Khalifah Abdul Malik dan Kisah Cucu Abu Bakar yang Dipenggal Kepalanya
Abdul Malik lahir pada tahun 23 H pada bulan Ramadan . Armai Arief dalam bukunya berjudul "Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Lembaga-lembaga Pendidikan Pendidikan Islam Klasik" (Bandung: Angkasa, 2004) menyebut dari segi pendidikan, Abdul Malik bin Marwan dibesarkan dari keluarga ningrat.
Pendidikan, kesejahteraan dan spiritual ia dapatkan dengan mudah. Walaupun demikian sebelum ia diangkat menjadi khalifah ia tergolong orang yang tidak begitu menyukai kemewahan berupa fasilitas-fasilitas dari ayahnya.
"Pada masa mudanya, ia termasuk sosok yang zuhud , faqih dan dianggap sebagai salah satu ulama besar di kota Madinah," tulis Armai Arief
Ia sempat menjabat gubernur kota Madinah di usia 16 tahun, di era Muawiyyah. Selanjutnya ia menjadi khalifah menggantikan ayahnya Marwan bin Hakam. Ayahnya meninggal karena dibunuh oleh ibu tirinya sendiri.
Abdul Malik bin Marwan tercatat berhasil menyingkirkan khalifah yang legal yaitu Abdullah bin Zubair . Ia berhasil mengambil Irak dari tangan Abdullah bin Zubair dan menaklukan Hijaz secara keseluruhan. Setelah Abdullah bin Zubair terbunuh maka ia dibaiat menjadi Khalifah sejak tahun 73 H/692 M.
Baca juga: Lelaki Zuhud Ini Tolak Pinangan Khalifah Abdul Malik bin Marwan
Samsul Nizar dalam "Sejarah Pendidikan Islam (Menelusuri Jejak Sejarah Pendidikan Era Rasulullah sampai Indonesia)" (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2013) menjelaskan para sejarawan mengenal Abdul Malik dengan sebutan Abul Muluk atau ayah para raja.
"Hal ini karena empat putranya, yaitu Al Walid, Sulaiman, Yazid II, dan Hisyam adalah para khalifah Dinasti Umayyah yang membawa dinasti ini mencapai masa keemasannya," tulis Samsul Nizar.
Baca juga: Khalifah Abdul Malik dan Kisah Cucu Abu Bakar yang Dipenggal Kepalanya
Abdul Malik lahir pada tahun 23 H pada bulan Ramadan . Armai Arief dalam bukunya berjudul "Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Lembaga-lembaga Pendidikan Pendidikan Islam Klasik" (Bandung: Angkasa, 2004) menyebut dari segi pendidikan, Abdul Malik bin Marwan dibesarkan dari keluarga ningrat.
Pendidikan, kesejahteraan dan spiritual ia dapatkan dengan mudah. Walaupun demikian sebelum ia diangkat menjadi khalifah ia tergolong orang yang tidak begitu menyukai kemewahan berupa fasilitas-fasilitas dari ayahnya.
"Pada masa mudanya, ia termasuk sosok yang zuhud , faqih dan dianggap sebagai salah satu ulama besar di kota Madinah," tulis Armai Arief
Ia sempat menjabat gubernur kota Madinah di usia 16 tahun, di era Muawiyyah. Selanjutnya ia menjadi khalifah menggantikan ayahnya Marwan bin Hakam. Ayahnya meninggal karena dibunuh oleh ibu tirinya sendiri.
Abdul Malik bin Marwan tercatat berhasil menyingkirkan khalifah yang legal yaitu Abdullah bin Zubair . Ia berhasil mengambil Irak dari tangan Abdullah bin Zubair dan menaklukan Hijaz secara keseluruhan. Setelah Abdullah bin Zubair terbunuh maka ia dibaiat menjadi Khalifah sejak tahun 73 H/692 M.
Baca juga: Lelaki Zuhud Ini Tolak Pinangan Khalifah Abdul Malik bin Marwan
Lihat Juga :