Kisah Sufi: Sifat Murid Bernama Ibrahim Khawwas
Senin, 28 Oktober 2024 - 14:56 WIB
loading...
A
A
A
Mereka berpisah di gerbang Kota Suci. Ketika bertemu kembali dengan orang bijaksana itu, pemuda itu tidak berani menatap matanya.
"Yang kau pelajari itu," kata sang Guru, "adalah sesuatu tentang sifat murid."
Baca juga: Kisah Sufi Ajaran Guru Hamadani: Minuman Surgawi Bernama Teh
**
Ibrahim Khawwas (Si Penganyam Palem) mendefinisikan jalan Sufi sebagai. "Biarkan apa yang dilakukan bagimu. Kerjakan sendiri apa yang harus kau kerjakan bagi dirimu."
Kisah ini menggarisbawahi secara dramatis perbedaan antara apa yang calon murid pikirkan tentang hubungan yang seharusnya dengan sang guru; dan seperti apa pada kenyataannya.
Khawwas adalah salah seorang guru agung masa awal, dan perjalanan ini dikutip dalam karya Hujwiri, Revelation of the Veiled (Pengungkapan yang Terselubung), ikhtisar tertua yang masih ada tentang Sufisme dalam Bahasa Persia.
Baca juga: Bergantung Kepada-Nya: Kisah Ember dan Tali Seorang Sufi Bernama Khafif
"Yang kau pelajari itu," kata sang Guru, "adalah sesuatu tentang sifat murid."
Baca juga: Kisah Sufi Ajaran Guru Hamadani: Minuman Surgawi Bernama Teh
**
Ibrahim Khawwas (Si Penganyam Palem) mendefinisikan jalan Sufi sebagai. "Biarkan apa yang dilakukan bagimu. Kerjakan sendiri apa yang harus kau kerjakan bagi dirimu."
Kisah ini menggarisbawahi secara dramatis perbedaan antara apa yang calon murid pikirkan tentang hubungan yang seharusnya dengan sang guru; dan seperti apa pada kenyataannya.
Khawwas adalah salah seorang guru agung masa awal, dan perjalanan ini dikutip dalam karya Hujwiri, Revelation of the Veiled (Pengungkapan yang Terselubung), ikhtisar tertua yang masih ada tentang Sufisme dalam Bahasa Persia.
Baca juga: Bergantung Kepada-Nya: Kisah Ember dan Tali Seorang Sufi Bernama Khafif
(mhy)
Lihat Juga :